Wali Kota Eri Gelar Masa Orientasi bagi Ribuan Orang Tua, Minta Jaga Kesehatan Mental Peserta Didik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya menggelar Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) Siswa yang dihadiri langsung Wali Kota Eri Cahyadi
Pemkot Surabaya menggelar Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) Siswa yang dihadiri langsung Wali Kota Eri Cahyadi

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) Siswa). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring, yang diikuti oleh seluruh orang tua peserta didik pada jenjang SD dan SMP, baik swasta dan negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir di SMP Kristen YPBK-1 Kota Surabaya. Ia memberikan motivasi kepada orang tua untuk ikut menjaga kesehatan mental anak-anaknya selama di lingkungan sekolah.

Wali Kota Eri mengatakan, melalui kegiatan ini, orang tua siswa diharapkan bisa memperkuat rasa kepeduliannya terhadap pendidikan dan lingkungan sekolah.

“Saya ingin orang tua saat berkomunikasi kepada anak-anaknya, tidak membuat anaknya timbul rasa persaingan. Contoh, kalau anaknya tidak masuk (sekolah) negeri, anaknya dimarahi. Nah ini bisa mematikan mental anak, orang tua tidak boleh begitu,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri pun menjelaskan bahwa pendidikan di sekolah negeri dan swasta tidak ada perbedaan. Karenanya, MOOT ini bertujuan untuk membangun mindset atau pola pikir orang tua agar tidak membebani anak-anaknya berbagai macam.

“Karena pendidikan di negeri dan swasta itu sama saja, yang terbaik adalah kita menata mental anak-anak untuk menjadi berani bertarung dan berjuang bagi masa depannya,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan tentang solusi, jika akan dilaksanakan wisuda pelajar. Apabila kegiatan itu memungut biaya maka diharapkan para orang tua peserta didik yang mampu dapat membantu siswa yang tidak mampu.

“Harapan saya, orang tua bisa saling menutup. Kalau ada wisuda, saya tidak melarang. Kalau ada wisata setelah lulus, saya juga tidak melarang. Tetapi yang mampu menjadi satu, menutup kekurangan yang tidak punya,” ujar dia.

Sebab, menurutnya, bila tidak adanya rasa saling peduli, dikhawatirkan peserta didik yang tidak mengikuti wisuda itu, mentalnya menjadi down. “Jangan sampai ada kalimat bayar se-ikhlasnya, biarkan orang tuanya yang membayar, tidak lewat anaknya. Sehingga anaknya hanya tau kalau sekolah ini gratis, jadi mental anak sejak kecil adalah saling membantu,” imbuhnya.

Tak hanya itu saja, Wali Kota Eri juga mengajak kepada seluruh guru di Surabaya, untuk terus memotivasi siswanya supaya lebih baik ke depannya. Sebab, para pelajar SD dan SMP itu sudah memiliki karakter yang berbeda.

“Saya berharap juga tentang sekolah ada rasa saling membantu. Sudah ada subsidi dari pemerintah, sekolah juga membantu seperti apa,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

SURABAYA - DitSiber Polda Jatim membongkar sindikat penipuan berkedok investasi yang memanfaatkan media sosial, aplikasi komunikasi, serta platform perdagangan…

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Korps Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, jajaran Bid Propam Polda Sulbar menggelar aksi kepedulian…

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Awal Dua Pria Diciduk di Sendana, Satuan Res Narkoba Polres Majene Kembangkan Kasus Hingga Temukan 24 Sachet Sabu MAJENE – Satuan Res Narkoba Polres Majene k…

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR - Saat lampu-lampu kota mulai menyala dan kegelapan menyelimuti perjalanan warga pulang ke rumah, kehadiran Polantas Polda Sulawesi Barat justru…

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

PB XIV mampir ke Kamis di Sriwedari dan berbaur dengan warga hingga berebut foto. Kegiatan ini memperkuat wisata seni budaya dan ekonomi kreatif Solo.…

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai wujud komitmen mewujudkan proses seleksi yang objektif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis, Polda Sulbar menggelar upacara…