Nggak Nyangka, Kepala Dinas Surabaya ini Ternyata Jebolan Asrama Bibit Unggul, Begini Kisahnya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asrama Bibit Unggul di Jl. Villa Kalijudan Indah XV/Kav. 2-4 Surabaya
Asrama Bibit Unggul di Jl. Villa Kalijudan Indah XV/Kav. 2-4 Surabaya

i

SURABAYA - Asrama Bibit Unggul telah resmi diluncurkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (26/8/2024). Asrama yang berlokasi di Jl. Villa Kalijudan Indah XV/Kav. 2-4 Surabaya tersebut, dirancang untuk mencetak generasi emas dari keluarga tidak mampu.

Namun tahukah anda? Jika Asrama Bibit Unggul sebenarnya telah dicetuskan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak zaman Wali Kota Soenarto Soemoprawiro. Satu di antara alumni angkatan pertama Asrama Bibit Unggul adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati.

Perempuan yang lekat disapa Febri itu pun berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana program ini telah mengubah hidupnya secara drastis.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota. Kalau dulu tidak ada program Bibit Unggul dari pemerintah kota, mungkin saat itu saya tidak menjadi apa-apa sampai sekarang," ujar Febri dengan penuh syukur, Jumat (30/8/2024).

Febri pun menceritakan masa lalunya yang tidak mudah. Ayahnya yang hanya seorang sopir taksi, mengalami kesulitan untuk membiayai sekolah. Namun, keberuntungan datang ketika Pemkot Surabaya memperkenalkan program beasiswa Bibit Unggul bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu.

"Bapakku itu dulu sopir taksi. Karena pada saat itu bapakku sudah tidak bisa membiayai sekolah, kok ada sambutan dari pemerintah kota membuat Asrama Bibit Unggul," kenang Febri.

Nah, berkat rekam jejak prestasi akademik yang baik di sekolah, sehingga guru-gurunya mengusulkan Febri mengikuti seleksi program beasiswa Bibit Unggul. "Alhamdulillah akhirnya saya lolos," ujar wanita kelahiran Surabaya, 11 Februari 1976 tersebut.

Program Bibit Unggul mengambil siswa-siswi dari keluarga tidak mampu namun memiliki nilai rapor yang memenuhi kriteria. Febri pun berhasil melewati seleksi dan berkesempatan melanjutkan pendidikan di Universitas Airlangga (Unair). "Saya tidak terpikir saat itu bisa kuliah, kalau itu (program Bibit Unggul) tidak ada, saya tidak sampai kuliah," katanya.

Selama masa kuliah, Febri menjalani pembinaan di Asrama Bibit Unggul selama kurang lebih tiga tahun hingga akhirnya lulus. Setelah itu, peluang kembali menghampirinya ketika ada rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Febri mencoba peruntungan dan berhasil lolos seleksi PNS.

"Dulu saat kuliah semester awal sudah masuk Asrama Bibit Unggul, kurang lebih 3 tahunan sampai lulus. Setelah lulus kebetulan ada rekrutmen PNS, kemudian saya melamar dan Alhamdulillah lolos," tuturnya.

Febri merupakan alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Airlangga (Unair). Pilihannya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri, didasari oleh kesadaran bahwa ia harus mempertahankan beasiswa yang diberikan oleh Pemkot Surabaya.

"Aku sampai berpikir saat memilih perguruan tinggi, aku tidak akan memilih perguruan tinggi yang sulit karena aku harus mempertahankan beasiswa ini," jelasnya.

Febri mengakui bahwa program Bibit Unggul adalah estafet yang mengantarkannya pada kesuksesan. Tanpa program tersebut, besar kemungkinan ia tidak akan bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Kalau saya tidak masuk negeri, beasiswaku terputus. Alhamdulillah Allah masih memberikan izin semua dan pemerintah kota support," terangnya.

Sementara dalam peresmian, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajrihatin menjelaskan, saat ini ada 138 anak yang mengikuti program pendidikan "1 Keluarga 1 Sarjana" di Asrama Bibit Unggul. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah. "Kami berharap asrama ini dapat mencetak generasi muda yang luar biasa," kata Anna.

Ia menyebut jika Pemkot Surabaya telah menyediakan berbagai fasilitas di Asrama Bibit Unggul. Sejumlah fasilitas itu di antaranya adalah ruang pembelajaran, ruang kreasi, ruang makan hingga lapangan futsal dan basket.

"Anak-anak yang tinggal di Asrama Bibit Unggul juga kami beri kesempatan untuk mengembangkan bakat. Mulai dari musik, melukis dan berbagai kegiatan kreatif lainnya," katanya.

Anna menambahkan bahwa Asrama Bibit Unggul menjadi pusat kegiatan bagi anak-anak. Selama di asrama, anak-anak akan mendapatkan pembinaan baik pendidikan akademik maupun non-akademik.

"Asrama Bibit Unggul juga menjadi tempat untuk membentuk jiwa dan empati anak-anak dalam mewujudkan generasi yang hebat," pungkas Anna. (*)

Berita Terbaru

Izin Alkohol Kedaluwarsa dan Remaja Masuk Klub, DPRD Surabaya Desak RHU Ditindak Tegas

Izin Alkohol Kedaluwarsa dan Remaja Masuk Klub, DPRD Surabaya Desak RHU Ditindak Tegas

Sabtu, 26 Sep 2026 21:49 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 21:49 WIB

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Enny Minarsih, mendesak Pemkot Surabaya menindak tegas rumah rekreasi dan hiburan umum (RHU) y…

Terpukau Tradisi Mandar, Kapolda Sulbar: Tahun Depan Kami Ikut Sandeq Silumba

Terpukau Tradisi Mandar, Kapolda Sulbar: Tahun Depan Kami Ikut Sandeq Silumba

Sabtu, 26 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 16:33 WIB

MAJENE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, mengaku terkesan dengan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 y…

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 Sep 2026 14:05 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Fraksi P…

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Sabtu, 26 Sep 2026 14:03 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:03 WIB

JAKARTA – Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB. Guruh yang dikenal sebagai s…

Cegah 3C hingga Balap Liar, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju 

Cegah 3C hingga Balap Liar, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju 

Sabtu, 26 Sep 2026 14:00 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:00 WIB

MAMUJU — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat melaksanakan patroli hunting di wilayah Kota Mamuju d…

Jokowi Kenang Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Seni Budaya Indonesia

Jokowi Kenang Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Seni Budaya Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2026 13:57 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 13:57 WIB

JAKARTA- Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra pada Sabtu, 26 September 2026, pagi. Jokowi turut mendoakan…