Alokasi APBD 2025: Pendidikan Rp8,76 Triliun, Kesehatan Rp5,35 Triliun, Infrastruktut Rp1,15 Triliun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono bersama pimpiman DPRD Jatim di rapat paripurna terkait nota APBD 2025. (Dok. Sekwan DPRD Jatim)
Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono bersama pimpiman DPRD Jatim di rapat paripurna terkait nota APBD 2025. (Dok. Sekwan DPRD Jatim)

i

SURABAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memaparkan dan menjelaskan Nota terkait rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 pada sidang paripurna di Gedung DPRD Jawa Timur.

Dilansir dari Kominfo Jatim, Minggu (27/10/2024), Pj Gubernur, Adhy menerangkan, bahwa APBD 2025 difokuskan pada sektor-sektor utama untuk menjamin kesejahteraan masyarakat, dengan alokasi terbesar pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Hal ini disampaikan saat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono. Sidang juga dihadiri oleh Ketua DPRD M. Musyafak Rouf, wakil Ketua DPRD Jatim lainnya, Blegur Prijanggono, Hidayat, dan Sri Wahyuni serta anggota DPRD Jatim periode 2024-2029.

Dalam paparannya, Adhy menyampaikan target Pendapatan Daerah 2025 sebesar Rp26,16 triliun, dengan kontribusi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp16,49 triliun dan Pendapatan Transfer Rp9,67 triliun. Untuk mendukung pembangunan, alokasi Belanja Daerah diproyeksikan mencapai Rp27,66 triliun.

Adhy merinci bahwa sektor Pendidikan menjadi prioritas dengan anggaran sebesar Rp8,76 triliun, diikuti sektor Kesehatan dengan Rp5,35 triliun. Sebagian besar dana kesehatan dialokasikan untuk peningkatan fasilitas di RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Dr. Saiful Anwar, rumah sakit andalan provinsi.

"Infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Kami mengalokasikan Rp1,15 triliun untuk memperbaiki jalan, jembatan, serta sarana pendukung lainnya demi mendorong mobilitas dan konektivitas di Jawa Timur," kata Pj Gubernur Adhy.

APBD 2025, juga menggarisbawahi dukungan untuk sektor unggulan daerah, seperti kelautan, perikanan, pariwisata, pertanian, dan transmigrasi. Dukungan ini, menurut Adhy, diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal di berbagai daerah di Jawa Timur.

"Setiap alokasi anggaran sudah dirancang untuk menyasar masalah riil di masyarakat, termasuk pengembangan sektor-sektor potensial yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah,”paparnya.

Kendati demikian, APBD 2025 menghadapi defisit sebesar Rp1,49 triliun. Defisit ini akan ditutup melalui Pembiayaan Neto, dengan sumber utama dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SILPA) senilai Rp1,5 triliun, serta alokasi pengeluaran Rp9,17 miliar untuk pembayaran cicilan utang terkait pemulihan ekonomi.

Adhy menegaskan bahwa rancangan APBD 2025 telah diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum APBD (KUA), serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), demi mencapai target Indikator Kinerja Utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Di akhir pemaparannya, Adhy mengajak anggota DPRD untuk segera membahas rancangan APBD ini agar dapat ditetapkan sesuai dengan ketentuan. "Kami berharap sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan Jawa Timur yang sejahtera dan maju," pungkasnya

Sidang paripurna ini menandai langkah awal dari pembahasan APBD 2025 yang diharapkan akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, khususnya dalam pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …