Wali Kota Eri Cahyadi Bagikan Momen Retret di Akmil Magelang, Begini Keseruannya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi di lokasi retreat di Akmil Magelang
Eri Cahyadi di lokasi retreat di Akmil Magelang

i

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengikuti rangkaian pembekalan atau retret untuk kepala daerah, di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Kegiatan retret ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), mulai 21-28 Februari 2025, dengan diikuti 503 kepala daerah yang meliputi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Wali Kota Eri juga membagikan sepenggal aktivitasnya sebelum mengikuti retret, di Akmil, Magelang, Kamis (27/2/2025) pagi. Cuplikan aktivitas itu dibagikan melalui video yang diunggah di akun instagram pribadinya @ericahyadi_.

Terlihat suasana dalam video tersebut, Wali Kota Eri bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Bupati Ponorogo Sugiri Sukoco, dan Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad), di depan tenda atau barak E1-12, tempat mereka beristirahat.

“Suasana di depan tenda E1-12, kami mengenakan seragam Komcad untuk segera mengikuti pelatihan-pelatihan dan pembelajaran. Mohon doanya untuk Surabaya agar semakin maju, semua program yang telah dicanangkan akan berjalan baik dan membawa Surabaya terus maju berkelanjutan,” kata Wali Kota Eri.

Para kepala daerah yang mengikuti retret akan mendapat sejumlah materi, antara lain soal visi dan misi pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Seperti, pencegahan korupsi, hingga mengenai tugas dan fungsi sebagai kepala daerah.

Tujuan utama retret ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan para kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan. Serta, menyelaraskan program strategis pemerintah pusat dengan visi dan misi di serah masing-masing.

“Di sini, kami bisa bertukar pikiran dengan semua kepala daerah untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya Surabaya,” ujar dia.

Selama retret berlangsung, para kepala daerah saling melakukan pendekatan secara informal antara kepala daerah. Selain itu, para kepala daerah juga dapat mengenal lebih dekat jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Sebab, para menteri dijadwalkan memberikan materi terkait tugas dan fungsinya masing-masing.

“Pembekalan ini menjadi instrumen konsolidasi paradigma dan program pembangunan se-Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” terangnya.

Dalam kegiatan retret ini, para narasumber menyampaikan berbagai materi. Antara lain, aspek pemerintahan, termasuk pengelolaan anggaran, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di mulai saat pembukaan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pembekalan retret lainnya. Yakni, pengarahan Kepala BPSDM, Pre Test & Building Learning Commitment, Ceramah geopolitik oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily, Materi Sistem Pertahanan Negara, Implementasi Wawasan Nusantara, Kewaspadaan Nasional, dan Materi Kebijakan Keuangan Negara.

Selanjutnya, Visi, Misi Presiden & Sosialisasi RPJMN 2025 - 2029, Materi Asta Cita (Demokrasi, HAM, 7 Pertahanan), Materi tentang Lapangan Kerja, Materi Asta Cita (SDM, Kesetaraan Gender, Teknologi, UMKM, Hilirisasi, & Korupsi), Pencegahan Korupsi & Narkoba.

Kemudian, pemberian Materi Lingkungan, Toleransi, Tugas Kepala Daerah, & Bedah APBD, Komunikasi Politik & Manajemen Perubahan, dan ditutup dengan pengarahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, pada Kamis (27/2/2025), ratusan wakil kepala daerah dijadwalkan hadir mengikuti retret di Akmil, Magelang. Mereka menyusul para kepala daerah yang lebih dulu mengikuti retret. (*)

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Kirim Damkar Bantu Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo

Pemkot Surabaya Kirim Damkar Bantu Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo

Rabu, 12 Agu 2026 20:03 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:03 WIB

PROBOLINGGO-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengerahkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk membantu penanganan kebakaran hutan …

AH alias AM Mangkir di Panggilan Pertama, Deputi BNN Aswin Sipayung: Kita Panggil Lagi

AH alias AM Mangkir di Panggilan Pertama, Deputi BNN Aswin Sipayung: Kita Panggil Lagi

Rabu, 12 Agu 2026 18:44 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:44 WIB

BATAM – Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol. Aswin Sipayung, membenarkan bahwa AH tidak memenuhi panggilan pertama BNN RI u…

Gelar Operasi Semester I Polda Sulbar: Evaluasi Kinerja, Penyamaan Persepsi, dan Perkuat Strategi Jaga Kamtibmas Kondusi

Gelar Operasi Semester I Polda Sulbar: Evaluasi Kinerja, Penyamaan Persepsi, dan Perkuat Strategi Jaga Kamtibmas Kondusi

Rabu, 12 Agu 2026 18:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:02 WIB

POLDA SULBAR - Polda Sulawesi Barat menggelar kegiatan Gelar Operasi (GO) Semester I Tahun 2026 di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Rabu (12/8/26). Kegiatan ini…

Polda Sulbar Tuntaskan Penyidikan Kasus Kecelakaan Kerja di Pasangkayu, Tersangka dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polda Sulbar Tuntaskan Penyidikan Kasus Kecelakaan Kerja di Pasangkayu, Tersangka dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 12 Agu 2026 17:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:58 WIB

POLDA SULBAR – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Barat telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II kepada Kejaksaan N…

Polri Melayani dengan Hati: Perjuangan Evakuasi Nenek Sania dari Pegunungan Mambi Wilayah Hukum Polda Sulbar

Polri Melayani dengan Hati: Perjuangan Evakuasi Nenek Sania dari Pegunungan Mambi Wilayah Hukum Polda Sulbar

Rabu, 12 Agu 2026 14:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:58 WIB

POLDA SULBAR - Aksi kepedulian luar biasa jajaran Bhabinkamtibmas Polda Sulbar bersama masyarakat di wilayah pegunungan Mambi, Kabupaten Mamasa, menyita…

Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Hama Yang Bernilai Mahal

Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Hama Yang Bernilai Mahal

Rabu, 12 Agu 2026 11:19 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:19 WIB

Oleh : Singky Soewadji Salam Lestari ! Monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) sering dipakai dalam penelitian medis karena DNA dan organ tubuhnya mirip…