Reni Astuti Dorong Amandemen UU Perlindungan Anak, Negara Diminta Tanggap Ledakan Kasus Bullying

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti
Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti

i

SURABAYA - Lonjakan kasus perundungan di sekolah memicu desakan politik dari DPR RI agar pemerintah segera melakukan amandemen UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, menilai regulasi yang ada tidak lagi mampu merespons pola kekerasan terhadap anak yang semakin kompleks.

Reni menegaskan maraknya cyberbullying, kekerasan berbasis kelompok, hingga tekanan sosial di sekolah menunjukkan bahwa negara tertinggal dalam menyediakan perangkat hukum yang adaptif. “UU yang dipakai saat ini belum menjangkau model perundungan modern. Tanpa revisi, respons negara akan selalu terlambat,” ujar Reni.

Secara politik, Reni menyebut DPR memiliki mandat untuk memastikan perlindungan anak tidak berhenti pada seruan moral. Amandemen regulasi dibutuhkan agar pemerintah pusat, sekolah, dan keluarga memiliki landasan hukum yang lebih kokoh dalam mencegah berulangnya kekerasan.

Ia menegaskan pentingnya sinergi tiga pilar—keluarga, sekolah, dan lingkungan—dalam menciptakan ruang aman bagi anak. Tanpa kolaborasi tersebut, upaya pencegahan hanya akan menjadi program temporer tanpa dampak nyata.

“Jika tiga unsur ini tidak berjalan bersama, ruang aman bagi anak sulit terwujud,” jelas mantan legislator DPRD Surabaya tiga periode itu.

Reni juga menyoroti beban berat guru Bimbingan Konseling (BK) yang setiap hari menangani persoalan psikososial ratusan siswa. Ia mendorong peningkatan kapasitas, apresiasi, dan dukungan sistem agar guru BK tidak ditinggalkan bekerja sendirian menghadapi dinamika kekerasan modern.

Melalui revisi regulasi dan penguatan peran keluarga serta sekolah, Reni menegaskan bahwa bullying merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

“Ini bukan sekadar isu pendidikan, ini isu masa depan bangsa,” tegasnya. (dims)

Berita Terbaru

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

JAKARTA- Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, memasuki babak baru yang penuh spekulasi. Kabar…

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

POLDA SULBAR- Usai puncak upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Sulbar, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan…

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

JAKARTA- Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, membantah klaim sepihak Hotman Paris Hutapea, pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, yang menyeret…

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Direktorat Pencegahan dan Penanganan Isu S…