BATAM – Sebuah video call bernuansa asusila yang diduga melibatkan oknum pejabat di Kota Batam beredar luas dan kini menjadi sorotan publik.
Video tersebut dilaporkan telah masuk ke meja redaksi, Sabtu (27/12/2025). Dalam video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan si pria yang disebut-sebut oknum pejabat kota Batam ini melakukan percakapan dengan seorang perempuan melalui sambungan video call.
Konten dalam rekaman itu memperlihatkan keduanya terlibat pembicaraan bernada cabul.
Lantaran percakapan dalam video itu dinilai tidak pantas, apalagi diduga dilakukan aparatur sipil negara, publik di Batam meminta agar video tersebut diusut tuntas
Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodrat 86), Tain Komari atau yang akrab disapa Cak Ta’in mempertanyakan etika oknum yang ada di video tersebut. Ia mendesak agar Inspektorat turun tangan.
"Dipertanyakan etikanya, apakah kemudian itu menjadi pelanggaran etika ASN ya tentu bagian Inspektorat, Sekda dan Walikota yang perlu mendalami persoalan tersebut. Apalagi kalau kasusnya sudah viral," kata Cak Ta'in kepada bacasaja.id, Minggu (28/12/2025).
Ia menegaskan perilaku oknum tersebut melakukan video call dengan nada cabul itu hanya iseng, atau sudah jadi tabiat yang bersangkutan.
"Apakah tindakan tersebut sebagai gambaran perilaku iseng atau memang perilaku sebenarnya?," pungkas dia. (dims)
Editor : Redaksi