Senator Lia Istifhama dan Kasus Elina: Refleksi Seorang Penyintas Mafia Tanah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lia Istifhama
Lia Istifhama

i

SURABAYA - Nama Senator Lia Istifhama kembali disebut dalam pusaran kasus Elina. Namun kali ini, ia tidak hadir sebagai komentator, melainkan sebagai saksi pengalaman—seseorang yang pernah berada di ruang sunyi yang sama: ruang para korban mafia tanah.

Ketika sosok Samuel muncul dalam perkara Elina, ingatan Senator Lia melayang pada satu nama lama: Andreas. Bukan sekadar individu, melainkan simbol dari pola berulang—cara yang sama, luka yang sama, hanya nama yang berbeda.

“Ini mengingatkan saya pada Andreas,” ucapnya pelan, seolah mengajak publik memahami bahwa kasus seperti ini jarang berdiri sendiri.

Bagi Senator Lia, pengalaman menghadapi konflik agraria bukanlah cerita ringan. Ia adalah jalan terjal yang menguji keberanian, kesabaran, bahkan iman. Ada wilayah yang tidak semua orang pernah masuki—wilayah ketika hukum terasa jauh, suara korban nyaris tak terdengar, dan kebenaran berjalan tertatih.

“Saya bisa berdiri seperti sekarang karena sudah melewati wilayah yang belum tentu semua orang sanggup jalani,” tuturnya.

Dalam refleksinya, Senator Lia tidak menampik adanya rasa waspada. Namun ia menolak hidup dalam ketakutan. Jika keberanian harus dibayar dengan risiko, ia memilih menyerahkannya pada kehendak Yang Maha Kuasa.

“Insyaallah aman-aman saja. Jika ada pihak yang merasa terusik oleh keberanian ini, saya percaya pertolongan Allah datang melalui cara-cara yang tidak kita sangka.”

Baginya, keberanian bukan soal melawan dengan suara keras, melainkan bertahan dengan keyakinan. Ia percaya, ketika seseorang membela kebenaran dengan niat lurus, akan selalu ada jalan yang dibukakan—meski bukan jalan yang paling mudah.

Kasus Elina, dalam pandangannya, bukan hanya soal sengketa tanah. Ia adalah cermin tentang bagaimana negara diuji dalam melindungi yang lemah, dan bagaimana nurani publik diuji untuk tidak berpaling.

Dengan mengingat Andreas, Senator Lia seakan menyampaikan pesan sunyi:

bahwa luka yang dibiarkan akan kembali terulang, dan korban yang tidak dipeluk hari ini bisa menjadi jeritan esok hari.

Refleksi ini bukan tentang siapa melawan siapa. Ini tentang keadilan, ingatan, dan keberanian untuk tidak lupa. (dims)

Berita Terbaru

Sholat Dzuhur di Masjid Raya Suada, Kapolda Sulbar Silaturahmi dengan Imam dan Titip Doa untuk Tugas

Sholat Dzuhur di Masjid Raya Suada, Kapolda Sulbar Silaturahmi dengan Imam dan Titip Doa untuk Tugas

Minggu, 18 Okt 2026 14:13 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:13 WIB

POLDA SULBAR- Usai menunaikan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Raya Suada Mamuju, Minggu (18/10/26), Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto meluangkan…

Titip Doa, Dengarkan Harapan: Kehangatan Minggu Kasih Kapolda Sulbar di Gereja Santa Maria

Titip Doa, Dengarkan Harapan: Kehangatan Minggu Kasih Kapolda Sulbar di Gereja Santa Maria

Minggu, 18 Okt 2026 13:09 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:09 WIB

MAMUJU— Di penghujung ibadah Minggu di Gereja Katolik Santa Maria, sebuah perjumpaan hangat mempertemukan Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto d…

Merawat Persaudaraan di Hari Minggu, Kapolda Sulbar Sapa Jemaat Santa Maria: Mohon Doa agar Kami Amanah Melayani

Merawat Persaudaraan di Hari Minggu, Kapolda Sulbar Sapa Jemaat Santa Maria: Mohon Doa agar Kami Amanah Melayani

Minggu, 18 Okt 2026 13:07 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:07 WIB

MAMUJU— Kehangatan menyelimuti penghujung ibadah di Gereja Katolik Santa Maria, Minggu (18/10/2026). Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto hadir m…

Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polda Sulbar Satukan Kekuatan Jaga Mamuju dan Generasi Muda

Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polda Sulbar Satukan Kekuatan Jaga Mamuju dan Generasi Muda

Minggu, 18 Okt 2026 13:03 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:03 WIB

POLDA SULBAR– Polda Sulawesi Barat menyatukan kekuatan lintas instansi untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Mamuju. Melalui operasi gabungan p…

Polantas Polda Sulbar Berbagi Masker di Tengah Kabut Asap: Hadir Melindungi, Pastikan Perjalanan Aman dan Selamat

Polantas Polda Sulbar Berbagi Masker di Tengah Kabut Asap: Hadir Melindungi, Pastikan Perjalanan Aman dan Selamat

Minggu, 18 Okt 2026 12:59 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:59 WIB

POLDA SULBAR- Kehadiran kepolisian di jalan raya bukan hanya sekedar untuk menertibkan, tetapi juga untuk melindungi dan peduli. Hal inilah yang ditunjukkan…

Gerak Cepat Tim URC Polres Mateng! Terduga Pelaku Pembakaran Dua Motor di Karossa Berhasil Ditangkap

Gerak Cepat Tim URC Polres Mateng! Terduga Pelaku Pembakaran Dua Motor di Karossa Berhasil Ditangkap

Minggu, 18 Okt 2026 12:54 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:54 WIB

MAMUJU TENGAH – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat d…