"Merawat Pertiwi, Melangitkan Perjuangan": PDI Perjuangan Probolinggo Kukuhkan Politik Kerakyatan di HUT ke-53

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo saat menggelar peringatan HUT ke-53 Partai
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo saat menggelar peringatan HUT ke-53 Partai

i

PROBOLINGGO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo memadukan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai dengan refleksi Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Dalam acara tersebut, partai kembali menegaskan komitmennya untuk mengusung politik kerakyatan yang membumi, beretika, dan dilandasi nilai spiritual.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, dalam sambutannya, menyatakan bahwa 53 tahun perjalanan partai merupakan proses panjang yang menempa keteguhan ideologi dan konsistensi perjuangan membela rakyat, khususnya masyarakat kecil.

“Sebagaimana tema HUT ke-53, Satyam Eva Jayate — di sanalah aku berdiri untuk selama-lamanya. Ini adalah komitmen kesetiaan PDI Perjuangan pada ideologi, etika, dan keteladanan Bung Karno yang diteruskan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Momentum HUT partai ini juga dimaknai sebagai titik balik konsolidasi internal. Seluruh jajaran pengurus, dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting dan kader, diminta untuk menyatu dalam satu barisan, satu komando, dan satu tujuan: membesarkan PDI Perjuangan dan mengabdi kepada rakyat.

Mengusung tema “Merawat Pertiwi, Melangitkan Perjuangan”, DPC setempat menekankan bahwa merawat Ibu Pertiwi adalah wujud politik membumi. Politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi juga kepekaan terhadap lingkungan dan keselamatan rakyat.

“Kabupaten Probolinggo adalah daerah rawan bencana. Karena itu, kehadiran partai harus nyata melalui BAGUNA, layanan kesehatan, dan kekuatan ranting di 330 desa sebagai sistem peringatan dini jika terjadi kerusakan alam atau bencana,” lanjutnya.

Dalam refleksi Isra Mi'raj, disampaikan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya mukjizat, tetapi terjadi saat Rasulullah SAW berada pada titik terberat secara batin. Justru dari situlah, Rasulullah memasuki fase baru perjuangan hingga mencapai kemenangan sosial dan politik.

“Ini pelajaran penting bagi kita: dari ujian dan kesabaran, lahir kekuatan moral dan kemenangan yang berpihak pada kemanusiaan,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menegaskan kembali bahwa politik harus berakar di bumi dan berorientasi pada nilai moral. Hal ini agar kekuasaan tidak menjauh dari rakyat dan perjuangan tetap setia pada cita-cita keadilan sosial.

Acara ditutup dengan ucapan Dirgahayu ke-53 PDI Perjuangan, serta penegasan komitmen partai untuk terus hadir di tengah rakyat, menjaga ideologi Bung Karno, dan merawat Indonesia.

Berita Terbaru

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tim …

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

POLDA SULBAR- Keselamatan dan ketertiban di jalan raya terus menjadi prioritas utama Polantas Polda Sulbar, melalui pengaturan lalu lintas pada jam-jam padat…

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

SURABAYA- Sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, mengeluhkan gangguan anak jalanan (anjal) dan pengemis yang meminta…