Laila Mufidah Ingatkan DLH: Jangan Ada Penumpukan Sampah di TPS Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah

i

SURABAYA — Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah, mengingatkan agar tidak ada penumpukan sampah di seluruh wilayah Kota Pahlawan, terutama di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Menurutnya, persoalan sampah bukan sekadar urusan teknis, melainkan menyangkut kenyamanan, kesehatan, dan wajah kota.

“Penumpukan sampah tidak hanya menimbulkan bau dan kesan jorok, tetapi juga mengundang penyakit, merusak estetika kota, dan mengganggu kenyamanan warga Surabaya. Jangan sampai ada tumpukan sampah di mana pun,” kata Laila, Rabu (21/1/2026).

Ia menegaskan, pengelolaan sampah yang tidak dilakukan secara serius dan profesional berpotensi menimbulkan persoalan serius bagi kota besar seperti Surabaya. Problem sampah, lanjutnya, kerap menjadi pemicu berbagai masalah perkotaan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Apa pun kondisinya, Surabaya harus terhindar dari masalah sampah. Ini menyangkut kenyamanan warga kota,” tegasnya.

Laila menyebutkan, saat ini Surabaya menghasilkan sekitar 1.600 ton sampah per hari, baik organik maupun anorganik, termasuk sampah plastik. Sampah tersebut berasal dari rumah tangga, tempat usaha, hingga kawasan industri, sehingga membutuhkan pengelolaan yang optimal dan berkelanjutan.

Meski demikian, ia menyatakan kepercayaannya terhadap langkah-langkah yang selama ini dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Namun, ia tetap mendorong agar DLH terus meningkatkan kinerja dan sistem pengelolaan sampah.

“Bagi warga, yang penting lingkungannya bersih, tidak bau, dan tidak ada tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal mereka, terutama di TPS maupun sudut-sudut wilayah Surabaya,” ujarnya.

Selain peran pemerintah, Laila menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak, termasuk pengembang perumahan dan masyarakat kampung. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat paling bawah sebelum dibuang ke TPS.

“Pengembang perumahan harus sadar dan bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di wilayahnya. Begitu juga di kampung-kampung, warga perlu bermusyawarah dan membuat kesepakatan bersama soal pengelolaan sampah lokal,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar Surabaya tidak mengalami persoalan sampah seperti yang terjadi di kota-kota besar lain, termasuk Jakarta.

“Kami yakin Pemkot Surabaya mampu mengelola sampah dengan optimal jika dilakukan secara konsisten dan terencana,” kata Laila.

Lebih lanjut, ia mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengingat keterbatasan jangkauan petugas DLH hingga ke perkampungan. Pengelolaan sampah berbasis kampung, termasuk keberadaan petugas pengangkut sampah dengan gerobak, perlu dimusyawarahkan bersama, termasuk soal pembiayaan.

Laila juga meminta Pemkot Surabaya konsisten mendukung sarana dan prasarana pengelolaan sampah di tingkat kampung, seperti penyediaan tong sampah, gerobak, hingga fasilitas penunjang lainnya.
“Pemkot harus hadir dan konsisten membantu agar kebersihan kampung benar-benar terjaga,” ucapnya.

Tak hanya itu, Laila mendesak agar ada batas waktu pengangkutan sampah dari TPS, yakni sebelum pukul 07.00 WIB, mengingat jam tersebut bertepatan dengan aktivitas antar sekolah dan jam masuk kerja.

“Kami juga mendesak DLH untuk mengoperasikan armada pengangkut sampah yang lebih modern. Kota metropolitan sekelas Surabaya sudah bukan zamannya lagi menggunakan truk sampah yang menimbulkan lendir dan bau di jalan,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Jemput Bola! Gerai Samsat Keliling Ditlantas Polda Sulbar Mudahkan Urusan Pajak Kendaraan Masyarakat

Jemput Bola! Gerai Samsat Keliling Ditlantas Polda Sulbar Mudahkan Urusan Pajak Kendaraan Masyarakat

Sabtu, 15 Agu 2026 14:30 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:30 WIB

Polda Sulbar - Memberikan kemudahan dan pelayanan prima bagi masyarakat menjadi prioritas utama Ditlantas Polda Sulawesi Barat.  Melalui inovasi layanan …

Sambut HUT RI ke-81, Personel Polda Sulbar Tetap Siaga Jaga Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Sambut HUT RI ke-81, Personel Polda Sulbar Tetap Siaga Jaga Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 15 Agu 2026 14:28 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:28 WIB

Mamuju — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat pengabdian personel Polda Sulawesi Barat tetap terjaga. Meski s…

Polres Mateng Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Menjelang HUT RI ke-81

Polres Mateng Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Menjelang HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agu 2026 14:26 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:26 WIB

Mamuju Tengah — Menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Mamuju Tengah membagikan bendera Merah Putih kepada p…

Warga Banyuanyar Sampang Adu Cepat di Sungai, Lomba Dayung Berhadiah Rp10 Juta

Warga Banyuanyar Sampang Adu Cepat di Sungai, Lomba Dayung Berhadiah Rp10 Juta

Sabtu, 15 Agu 2026 14:18 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:18 WIB

SAMPANG - Warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, bakal punya cara unik merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mereka akan adu cepat…

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Sigit Susanto menekankan program unggulan Commander Wish "Honai Papeda" sebagai pedoman bagi seluruh personel.…

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya menyepakati Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran…