Pemkot Surabaya Sabet Peringkat Pertama PIMTI Awards 2025

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto (kanan) dan Deputi Bidang Koordinasi Kemenko PMK Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum
Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto (kanan) dan Deputi Bidang Koordinasi Kemenko PMK Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih penghargaan Ikatan Pimpinan Tinggi Perempuan Indonesia (PIMTI) Awards 2025. Penghargaan ini, diberikan secara langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto di Ruang Sidang Wali Kota pada Jumat, (6/2/2026). 

Pemkot Surabaya dinilai berhasil dalam penerapan kebijakan pengarusutamaan gender melalui penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Perempuan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi sebesar 62,90 persen pada Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan berdasarkan keputusan presidium ikatan PIMTI Nomor: 04/SK-IPIMTI/XII/2025. 

Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan, berdasarkan penilaian PIMTI, pegawai pemimpin tertinggi tingkat Eselon II perempuan di lingkungan Pemkot Surabaya secara jumlah dan kinerja memiliki nilai terbaik. Selain jumlah dan kinerja, lanjut Lilik, PIMTI juga menilai pemkot berhasil mewujudkan kesetaraan gender di Kota Surabaya. 

“Memang juga kita wujudkan ya, kita punya yang namanya Ruang Laktasi di setiap Perangkat Daerah (PD) dan kantor, termasuk juga adanya daycare dan PAUD. Dimana adanya daycare ini, bisa menitipkan anak disaat mereka (ASN) bekerja, dan itu gratis tidak ada dipungut biaya,” kata Lilik. 

Tidak hanya itu, Pemkot Surabaya juga memiliki layanan Pos Sahabat Perempuan dan Anak. Adanya layanan ini, maka perempuan dan anak bisa mendapat pendampingan atau konsultasi yang difasilitasi Pemkot Surabaya. 

Lilik menambahkan, ke depannya pemkot terus mempertahankan proporsi ideal dalam melibatkan ASN perempuan dalam penerapan kebijakan ke depannya. “Untuk ASN perempuan memang selalu jaga, bahwa proporsinya harus ideal dan bahkan kita melebihkan dari 30 persen. Bahkan di pegawai ASN kita hampir mendekati 43 persen, dan ini harus kita pertahankan yang penting kinerja mereka tidak mengganggu kondisi-kondisi yang ada di keluarganya,” tambahnya.

PIMTI merupakan organisasi yang dibentuk untuk mendorong kepemimpinan perempuan di dalam jabatan publik tingkat Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian/Lembaga, hingga Pemerintah Daerah. Tidak hanya itu, PIMTI juga memfasilitasi advokasi terhadap kebijakan yang ramah terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya. 

Deputi Bidang Koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum menjelaskan, tujuan adanya PIMTI Awards ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang memberikan ruang bagi perempuan untuk menduduki jabatan publik. Baik itu di jabatan Eselon I atau tingkat Madya maupun Eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. 

“Jadi ini kita berikan apresiasi, karena ini artinya (pemkot) memberikan ruang bagi perempuan untuk mengambil kebijakan. Kalau mereka menjadi pemimpin kan mereka mengambil kebijakan,” jelas Woro. 

Woro mengungkapkan, keterlibatan perempuan dalam kedudukan jabatan tinggi di Pemkot Surabaya melebihi 30 persen. Artinya, jumlah keterlibatan perempuan dalam jabatan tinggi di Pemkot Surabaya sudah melebihi target ketentuan PIMTI. 

Meski demikian, PIMTI tidak hanya menilai dari segi persentase keterlibatan perempuan dalam kedudukan jabatan tinggi, akan tetapi juga menilai dari segi fasilitas yang mendukung atau ramah perempuan dan anak. “Misalnya ketersediaan ruang laktasi, ketersediaan daycare atau PAUD. Kemudian juga ketersediaan tempat konseling atau Pos Sahabat Perempuan dan Anak sehingga mereka bisa berkonsultasi dan sebagainya,” kata Woro. 

Selain itu, juga ada Pemkot Surabaya juga memberikan ruang bagi perempuan untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan atau diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (PIM) sebelum menduduki jabatan Eselon I, Eselon II dan sebagainya. “Nah, itu yang kita cek data tersebut, dari seluruh data yang ada kita olah dan kita beri pembobotan, alhamdulillah Kota Surabaya menempati rangking pertama,” ujarnya. 

Agar peringkat Kota Surabaya bertahan di peringkat pertama, Woro berharap pemkot bisa memberikan lebih banyak kesempatan kepada ASN perempuan untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan. Tidak hanya itu, ia juga berharap pemkot bisa memberikan wawasan dan pemahaman kepada ASN laki-laki mengapa perempuan perlu duduk sebagai pemimpin.

“Karena belum tentu semuanya bisa menerima, nah ini harusnya juga bisa didorong untuk memberikan kesadaran. Kenapa kita perlu memberikan ruang bagi perempuan untuk bisa meningkatkan prestasi dan jabatan mereka? Karena kita tahu sendiri, secara demografi struktur penduduk Indonesia itu 50 perempuan 50 laki-laki, artinya kita harus bisa mengoptimalkan potensi yang dimiliki baik oleh perempuan maupun laki-laki untuk mendukung pembangunan di Kota Surabaya,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Polda Sulbar - Menjadikan momen peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai pengingat nyata untuk melanjutkan perjuangan mulia para pendahulu dalam menjaga…

Polda Sulbar Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Saset Sabu di Malunda

Polda Sulbar Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Saset Sabu di Malunda

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Polda Sulbar - Tim Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat berhasil membekuk tiga orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu di…

Yasinan dan Doa Bersama Anak Yatim, Polda Sulbar Isi Hari Juang Polri dengan Kebaikan

Yasinan dan Doa Bersama Anak Yatim, Polda Sulbar Isi Hari Juang Polri dengan Kebaikan

Jumat, 21 Agu 2026 13:49 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 13:49 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka semarak peringatan Hari Juang Polri tahun 2026, Polda Sulbar menggelar kegiatan ibadah Yasinan dan doa bersama yang dirangkaikan…

Peringati Hari Juang Polri, Wakapolda Sulbar: Teladani Semangat Pendahulu, Perkokoh Pelayanan Masyarakat

Peringati Hari Juang Polri, Wakapolda Sulbar: Teladani Semangat Pendahulu, Perkokoh Pelayanan Masyarakat

Jumat, 21 Agu 2026 09:42 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:42 WIB

POLDA SULBAR - Seluruh personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Polda Sulawesi Barat mengikuti upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 dengan…

Bahtiyar: Rusunami Jadi Solusi Warga Surabaya yang Kesulitan Punya Rumah

Bahtiyar: Rusunami Jadi Solusi Warga Surabaya yang Kesulitan Punya Rumah

Jumat, 21 Agu 2026 06:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 06:12 WIB

SURABAYA – Warga berpenghasilan rendah di Surabaya berpeluang memiliki hunian di dalam kota tanpa harus mencari rumah hingga ke wilayah penyangga. Wakil Ketua D…

Yuwanky DPO Kasus Narkoba: Kelanjutan Pembangunan Pasar Induk Jodoh Dipertanyakan

Yuwanky DPO Kasus Narkoba: Kelanjutan Pembangunan Pasar Induk Jodoh Dipertanyakan

Kamis, 20 Agu 2026 22:07 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 22:07 WIB

BATAM- Status Direktur PT Usaha Jaya Karya Makmur (PT UJKM), Yuwanky alias Yuanky, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam perkara narkotika dan dugaan tindak…