SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya terus menggencarkan pelaksanaan try out sebagai langkah persiapan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA). Namun, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menegaskan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas formalitas, melainkan disertai evaluasi menyeluruh dan tindak lanjut yang konkret.
Menurut Ajeng, pelaksanaan try out yang telah berlangsung hingga sebelas kali harus dimanfaatkan untuk memetakan kemampuan siswa secara detail. Hasil ujian, kata dia, tidak cukup hanya dilihat dari nilai akhir, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kategori soal guna mengetahui bagian mana yang masih menjadi kelemahan siswa.
“Setelah hasil keluar, harus dilihat di kategori soal mana siswa paling banyak mengalami kesulitan. Dari situ bisa ditentukan materi apa yang perlu diperdalam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, analisis tersebut dapat menjadi dasar penyusunan strategi pembelajaran yang lebih terarah dan efektif. Dengan mengetahui titik lemah siswa, sekolah dapat memberikan penguatan materi secara spesifik sehingga proses belajar lebih sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, Ajeng juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendukung persiapan TKA. Hasil evaluasi try out sebaiknya disampaikan secara terbuka agar orang tua dapat mendampingi anak belajar di rumah.
“Orang tua harus mengetahui perkembangan anaknya. Sinergi antara guru dan keluarga sangat penting agar persiapan TKA berjalan maksimal,” tegas Ketua Fraksi Gerindra Surabaya
Di sisi lain, ia meminta dinas terkait memastikan kesiapan sarana dan prasarana, terutama di sekolah swasta, agar seluruh siswa memiliki fasilitas yang memadai dalam mengikuti rangkaian try out dan persiapan TKA. Dengan evaluasi yang tepat dan dukungan semua pihak, diharapkan hasil TKA siswa Surabaya dapat lebih optimal. (dim)
Editor : Redaksi