JAKARTA– Kenaikan harga plastik dan produk dari plastik tak terbendung akibat konflik di Timur Tengah. Apalagi Indonesia masih mengandalkan impor yang membuat harga plastik semakin mahal.
Kenaikan harga plastik mulai terasa memasuki bulan April 2026, karena harganya melonjak drastis antara 30-50 persen. Sebagai contoh, plastik kresek yang harganya semula Rp15.000 per kemasan sekarang harganya bisa mencapai Rp25.000.
Konflik di Timur Tengah membuat pasokan pasokan bahan baku plastik terganggu. Selain harga bahan bakunya sendiri yang berbasis minyak bumi juga mengalami kenaikan, seiring naiknya harga minyak.
Di sisi lain, Indonesia masih banyak mengimpor plastik dan barang dari plastik (kode HS 39). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Februari 2026, impor plastik dan barang dari plastik nilainya mencapai USD873,2 juta.
“Asal impor komoditi ini antara lain dari Tiongkok senilai USD380,1 juta. Selain itu dari Thailand senilai USD82,7 juta dan dari Korea Selatan senilai USD66,7 juta,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dikutip Jumat, 3 April 2026.
Sementara bahan baku plastik berupa nafta banyak diimpor dari Timur Tengah. Untuk Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, akan mencari negara alternatif untuk impor nafta.
“Kita carikan alternatif bahan baku termasuk nafta itu dari India, Afrika dan Amerika. Namun untuk in ikan butuh proses, tidak biasa instan,” ujanya.
Nafta merupakan produk turunan minyak bumi yang diolah menjadi bahan baku plastik seperti etilena dan propilena. Sementara itu kode barang HS 39 cakupannya mulai dari pipa, selang, kemasan plastik untuk makanan, hingga perlengapan rumah tangga yang terbuat dari plastik. (RRI)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB
POLDA SULBAR - Memastikan setiap penumpang berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat, Polda Sulbar bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja…
Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB
SURABAYA – Pengembangan riset dan inovasi di Jawa Timur dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah provinsi. Minimnya dukungan anggaran menjadi s…
Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB
SURABAYA, BacaSaja.id – Mempersiapkan pernikahan bukan perkara sederhana. Selain menentukan konsep acara, calon pengantin juga harus mengatur berbagai k…
Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB
MAMUJU – Tim Opsnal Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat bergerak melakukan penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (…
Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB
POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling), didampingi para Pejabat Utama dan personel…
Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB
POLDA SULBAR– Kinerja Polda Sulawesi Barat beserta jajaran dalam sepekan terakhir menunjukkan upaya penguatan pelaksanaan tugas kepolisian melalui penegakan h…
Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB
POLDA SULBAR– Terobosan humanis dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat dalam gelaran Operasi Patuh Marano 2026. Demi menjangkau m…
Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB
JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pegawai DJBC, sebagai tersangka baru. Ia ditetapkan dalam pengembangan …
Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB
Sutradara hingga para pemeran film Piye To Kih menyapa penonton di Nganjuk.…
Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Embong Blimbing, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan…