Pansus DPRD Surabaya Dorong Normalisasi Saluran Air Jadi Prioritas Pengendalian Banjir

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Pansus Raperda Pengendalian Banjir di gedung DPRD Surabaya
Rapat Pansus Raperda Pengendalian Banjir di gedung DPRD Surabaya

i

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya melalui Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengendalian Banjir menyoroti persoalan drainase lingkungan yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir berulang di sejumlah kawasan Kota Pahlawan. Pansus pun mendorong agar normalisasi saluran air menjadi prioritas, termasuk mengusulkan penggunaan dana kelurahan (Dakel) untuk penanganan banjir di tingkat lingkungan.

Dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis (7/5/2026), anggota Pansus menilai pembangunan box culvert, rumah pompa, hingga pelebaran saluran tidak akan maksimal apabila drainase lingkungan tetap dipenuhi sedimentasi dan sampah.

Anggota Pansus sekaligus Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa paradigma pengendalian banjir harus diubah. Menurutnya, penanganan banjir selama ini terlalu bertumpu pada pembangunan fisik skala besar, sementara pemeliharaan saluran lingkungan belum menjadi perhatian utama.

“Pembangunan infrastruktur semata tidak akan mampu mengatasi permasalahan banjir apabila tidak diiringi pola pemeliharaan yang berkelanjutan dan penguatan konsep infrastruktur hijau,” ujarnya.

Ia menambahkan, normalisasi drainase harus menjadi gerakan utama dalam pengendalian banjir kota. Sebab, banyak titik genangan muncul bukan karena kurangnya infrastruktur, melainkan akibat aliran air tersumbat sedimentasi dan buruknya perawatan saluran.

Sorotan serupa disampaikan Sekretaris Pansus, Achmad Nurdjayanto, yang mengusulkan agar dana kelurahan dapat dimanfaatkan untuk normalisasi drainase dan penanganan banjir skala lingkungan.

Menurutnya, pola penanganan yang hanya mengandalkan kerja bakti warga sudah tidak cukup menghadapi kompleksitas persoalan banjir perkotaan.

“Kalau hanya mengandalkan kerja bakti, itu belum maksimal. Pemerintah kota harus hadir dengan sistem yang lebih terukur,” katanya.

Ia juga mengusulkan agar kecamatan dan kelurahan diberi peran lebih besar dalam menangani saluran lingkungan, termasuk melalui patroli rutin dan pembersihan drainase berkala oleh satgas wilayah.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus, Aning Rahmawati, menilai kendala di lapangan bukan hanya keterbatasan personel, tetapi juga minimnya alat normalisasi drainase yang dimiliki satgas kecamatan.
“Satgas sering kesulitan bergerak cepat karena alatnya terbatas,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bappeda Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, mengingatkan agar pengaturan persentase dana kelurahan tidak dimasukkan dalam perda pengendalian banjir karena berkaitan dengan regulasi keuangan daerah.

Tenaga ahli hukum administrasi dari Universitas Narotama, Rusdianto Sesung, juga menekankan pentingnya kepastian hukum dalam pengadaan alat normalisasi drainase agar tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.

Pada akhir rapat, Pansus DPRD Surabaya sepakat bahwa Raperda Pengendalian Banjir tidak hanya berfokus pada proyek infrastruktur besar, tetapi juga memperkuat sistem perawatan drainase hingga tingkat kampung sebagai langkah strategis mencegah banjir berulang di Surabaya. (dim)

Berita Terbaru

KDMP di Tengah Sawah Ngabetan Gresik Viral, Kades Ungkap Fakta Sebenarnya

KDMP di Tengah Sawah Ngabetan Gresik Viral, Kades Ungkap Fakta Sebenarnya

Jumat, 07 Agu 2026 21:24 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 21:24 WIB

Gresik - Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, viral di media sosial. Dalam video…

Polantas PJR Polda Sulbar Salurkan Air Bersih ke Desa Saloleyang, Bantuan Nyata di Tengah Musim Kemarau

Polantas PJR Polda Sulbar Salurkan Air Bersih ke Desa Saloleyang, Bantuan Nyata di Tengah Musim Kemarau

Jumat, 07 Agu 2026 20:03 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 20:03 WIB

POLDA SULBAR- Kepedulian nyata ditunjukkan jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Sulbar yang menyalurkan bantuan air bersih ke Desa…

Titipan Doa Tulus: Polda Sulbar Bersama Anak Yatim Memohon Keberkahan Keamanan Negeri

Titipan Doa Tulus: Polda Sulbar Bersama Anak Yatim Memohon Keberkahan Keamanan Negeri

Jumat, 07 Agu 2026 19:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:58 WIB

POLDA SULBAR - Keberkahan dan kekuatan spiritual menjadi pondasi utama Polda Sulbar dalam menjaga kedamaian. Lewat kegiatan rutin Jumat Berkah bersama anak…

Terungkap! KPRI Sejahtera Jombang Utang ke Bank Jatim Rp2,64 Miliar

Terungkap! KPRI Sejahtera Jombang Utang ke Bank Jatim Rp2,64 Miliar

Jumat, 07 Agu 2026 17:39 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:39 WIB

JOMBANG- Laporan keuangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Jombang tahun buku 2025 mengungkap koperasi tersebut masih memiliki kewajiban…

Polantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan: Jumat Berkah, Berbagi Senyum dan Peduli Sepenuh Hati

Polantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan: Jumat Berkah, Berbagi Senyum dan Peduli Sepenuh Hati

Jumat, 07 Agu 2026 17:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:30 WIB

POLDA SULBAR - Menjalin kedekatan dan menebar kasih sayang, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menghadirkan kehangatan lewat kegiatan…

Kebacut Rek! Kursi Fasum Pemkot Surabaya Diduga Dicuri Pakai Ambulans

Kebacut Rek! Kursi Fasum Pemkot Surabaya Diduga Dicuri Pakai Ambulans

Jumat, 07 Agu 2026 14:21 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 14:21 WIB

SURABAYA- Modus tak biasa terungkap dalam kasus dugaan pencurian kursi fasilitas umum (fasum) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Terduga pelaku diduga…