Sisir Kawasan Mangrove, PAC PDIP Kecamatan Bulak Petakan Dinamika Abrasi–Akresi Pesisir Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyisiran kawasan hutan mangrove dan pesisir di wilayah Kecamatan Bulak, Pantai Ria Kenjeran, hingga kawasan Keputih
Penyisiran kawasan hutan mangrove dan pesisir di wilayah Kecamatan Bulak, Pantai Ria Kenjeran, hingga kawasan Keputih

i

SURABAYA– Menindaklanjuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan terkait pengecekan dan pendataan kondisi mangrove serta abrasi laut di wilayah pesisir, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bulak melakukan penyisiran kawasan hutan mangrove dan pesisir di wilayah Kecamatan Bulak, Pantai Ria Kenjeran, hingga kawasan Keputih, Surabaya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian PDI Perjuangan terhadap ancaman kerusakan lingkungan pesisir, terutama abrasi pantai dan berkurangnya kawasan mangrove sebagai benteng alami masyarakat pesisir.

Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) per Mei 2026, sekitar 65,8 persen wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa mengalami erosi dan abrasi pantai. Kondisi tersebut menjadi peringatan penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat langkah mitigasi, rehabilitasi, dan pelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Selain itu, hasil kajian dinamika garis pantai di kawasan pesisir Suramadu menunjukkan bahwa wilayah pesisir Surabaya mengalami perubahan yang cukup signifikan antara tahun 2007 hingga 2023. Kawasan Pantai Ria Kenjeran tercatat mengalami kemajuan garis pantai atau akresi mencapai 170,5 meter. Sementara itu, wilayah Kecamatan Kalisari mengalami penambahan garis pantai hingga 644 meter dan Kalisari Utara mencapai 1.093 meter.

Namun di sisi lain, kawasan pesisir Wonorejo justru mengalami kemunduran garis pantai atau erosi mencapai minus 98,8 meter dalam periode yang sama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dinamika abrasi dan sedimentasi di pesisir Surabaya terjadi secara tidak merata dan membutuhkan penanganan berbasis data di setiap kawasan.

Dalam kegiatan penyisiran tersebut, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak turut menggandeng berbagai unsur, mulai dari akademisi, ahli kelautan, hingga masyarakat nelayan. Turut hadir ahli perkapalan dan kelautan Ali Yusa, S.T., M.T., Doktor Geomatika Koni Dwi Prasetya, S.T., M.T., Ph.D., serta para nelayan pesisir yang selama ini merasakan langsung dampak abrasi dan perubahan kondisi laut.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung instruksi partai dalam memperkuat gerakan politik hijau yang berpihak pada keselamatan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat pesisir.

“PDI Perjuangan hadir tidak hanya berbicara soal politik kekuasaan, tetapi juga politik lingkungan dan keberlanjutan. Mangrove merupakan benteng alami yang melindungi masyarakat pesisir dari abrasi, gelombang tinggi, hingga dampak perubahan iklim. Karena itu, keberadaannya harus dijaga bersama,” ujar Abdul Ghoni.

Selain mengecek kondisi hutan mangrove, tim juga melakukan identifikasi titik-titik abrasi, pendataan kawasan yang mengalami kerusakan ekosistem pantai, serta memetakan kebutuhan rehabilitasi dan penanaman kembali mangrove di sejumlah wilayah pesisir Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, para nelayan turut menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Mereka mengungkapkan adanya pengikisan bibir pantai, perubahan arus laut, sedimentasi, hingga berkurangnya kawasan hijau mangrove yang sebelumnya menjadi habitat alami berbagai biota laut.

Doktor Geomatika Koni Dwi Prasetya menjelaskan bahwa pendekatan ilmiah dan pemetaan berbasis data sangat penting untuk menentukan langkah mitigasi abrasi secara tepat sasaran.

“Data menunjukkan adanya wilayah yang mengalami akresi cukup besar, namun di sisi lain terdapat kawasan yang mengalami erosi serius seperti Wonorejo. Karena itu, kerusakan pesisir harus dipetakan secara komprehensif agar upaya rehabilitasi mangrove dan perlindungan pantai dapat dilakukan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan,” jelas Koni.

Sementara itu, Ali Yusa, S.T., M.T. menambahkan bahwa keberadaan mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, gelombang, dan perubahan arus laut, tetapi juga dapat menjadi bangkitan ekonomi sirkular bagi masyarakat pesisir.

“Keberadaan mangrove bisa menjadi bangkitan ekonomi sirkular. Hal ini dapat dilihat sejak proses pembibitan, penanaman, perawatan, hingga ketika mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pesisir dan mendukung keberlangsungan ekosistem laut serta aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Ali Yusa.

Melalui kegiatan ini, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak juga mendorong kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan hidup, akademisi, serta masyarakat pesisir. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat gerakan gotong royong dalam menjaga ekosistem pantai.

Ke depan, hasil penyisiran dan pendataan lapangan akan didokumentasikan dalam bentuk laporan, foto, dan video sebagai bagian dari gerakan nasional pelestarian mangrove yang diinisiasi PDI Perjuangan.

Gerakan menjaga mangrove dan lingkungan hidup bukan hanya menjadi agenda politik lingkungan, tetapi juga tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan bangsa, keselamatan ekologis, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir Indonesia. (dim)

Berita Terbaru

Genmuda ISRI Luncurkan AI Pancasila untuk Perkuat Literasi Kebangsaan

Genmuda ISRI Luncurkan AI Pancasila untuk Perkuat Literasi Kebangsaan

Rabu, 02 Sep 2026 07:15 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 07:15 WIB

BACASAJA.ID — Generasi Muda Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (Genmuda ISRI) meluncurkan AI Pancasila, sebuah platform kecerdasan buatan yang dirancang untuk m…

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmen transparansi dan modernisasi layanan publik melalui akselerasi program digitalisasi…

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Kapolda Sulbar Tinjau Pembangunan RS Bhayangkara, Pastikan Fasilitas Nyaman dan Memadai

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:10 WIB

Polda Sulbar - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor pelayanan publik, khususnya di bidang…

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:35 WIB

SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk pertama kalinya menghadirkan kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) sebagai koleksi satwa baru. Empat…

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Catatan Anggota Komisi III DPRD Nganjuk saat Sidak Proyek Drainase Rp 575 Juta

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:38 WIB

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Raditya Harya Yuangga melakukan sidak ke proyek drainase di Kelurahan Ploso.…

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi di Polda Jatim: 5 Kapolres dan 1 Wakapolres di Jawa Timur Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:34 WIB

SURABAYA- Mabes Polri mengeluarkan sejumlah telegram rahasia tentang mutasi sejumlah perwira menengah dan tinggi bergulir pada 30 Agustus 2026. Mutasi tersebut…