Buronan Interpol Bebas Berkeliaran di Batam, Kantongi KTP Lokal dan 3 Paspor Berbeda

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buronan interpol
Buronan interpol

i

BATAM— Kota Batam kembali menjadi sorotan tajam terkait celah pengawasan orang asing dan administrasi kependudukan. Seorang buronan internasional (Interpol) dilaporkan dapat dengan bebas beraktivitas di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Ironisnya, pelarian asing tersebut tidak hanya berhasil berbaur dengan warga lokal, tetapi juga diduga kuat mengantongi tiga paspor dari negara berbeda serta sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) resmi Batam.
‎
‎Berdasarkan data yang dihimpun, buronan tersebut diketahui menggunakan beberapa identitas berbeda untuk mengelabui aparat hukum. Di Batam, ia menggunakan nama RBH dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) resmi, Dalam dokumen kependudukan lokal tersebut, RBH tercatat beralamat di salah satu perumahan di Kota Batam.
‎
‎Namun, di jaringan hukum internasional, pria ini juga dikenal dengan identitas HJM yang tercatat sebagai warga negara Republik Guinea-Bissau, serta nama alias lainnya, HR

Bebasnya sang buronan berkeliaran di wilayah perbatasan strategis seperti Batam dengan membawa tiga paspor lintas negara memicu pertanyaan besar terkait efektivitas sistem pengawasan di pintu masuk Indonesia. Kasus ini secara langsung menyenggol kinerja dan fungsi pengawasan dari dua instansi vertikal dan daerah di Batam.
‎
‎Yang mana dalam hal ini seharusnya menjadi catatan untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam.
‎
‎Instansi ini menjadi sorotan utama mengenai bagaimana seorang buronan internasional bisa lolos dalam sistem verifikasi data kependudukan hingga berhasil diterbitkannya KTP elektronik lokal dengan NIK resmi. Publik mempertanyakan sejauh mana validasi faktual dilakukan terhadap pemohon dokumen kependudukan di tingkat kelurahan hingga dinas.‎‎

‎Tidak hanya itu, sebagai garda terdepan pengawasan lalu lintas warga negara asing (WNA), pihak Imigrasi dipertanyakan atas lolosnya individu yang memegang tiga paspor berbeda negara tersebut. Keberadaan buronan Interpol yang dapat bergerak bebas di Batam mengindikasikan adanya celah serius dalam sistem border control (perlintasan) serta fungsi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di lapangan.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, keberadaan RBH alias HJM di Batam memicu desakan dari berbagai pihak agar aparat penegak hukum, Imigrasi, dan pemerintah daerah segera berkoordinasi melakukan tindakan tegas, guna mencegah Batam menjadi surga aman (safe haven) bagi para pelaku kejahatan internasional. 

Berita Terbaru

Usai Keributan, Louis Disebut Masih Beraktivitas Normal

Usai Keributan, Louis Disebut Masih Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:57 WIB

SURABAYA – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (6/10/2026). Dua t…

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

SURABAYA - Ledakan keras terjadi di Kompleks Rumah Toko (Ruko) San Antonio Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.00…

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

SURABAYA– Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya masih menyelidiki penyebab ledakan di kawasan Pakuwon City, Surabaya. Dugaan awal mengarah pada k…

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

POLDA SULBAR- Setiap bel pulang sekolah berbunyi, wajah-wajah ceria melangkah keluar gerbang. Di saat itulah, Polantas dengan rompi hijau menyala berdiri di…

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

SURABAYA — Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day pada 5 Oktober menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi mer…

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur mengambil sikap tegas terhadap tiga kadernya yang terlibat kasus pesta narkoba di salah satu h…