Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein

i

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam kegiatan importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menerbitkan dua sprindik baru. Namun, baru satu sprindik yang sudah ada tersangkanya.

"Satu sprindik sudah kami tetapkan tersangkanya karena masih terkait dengan konstruksi perkara pejabat Bea Cukainya. Jadi, kami langsung tetapkan," kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, yang dikutip, Rabu 22 Juli 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka tersebut adalah Kepala Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda. Nama Gatot sebelumnya muncul dalam persidangan dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Rizal serta Sisprian Subiaksono di DJBC sebelumnya.

Dalam persidangan, John Field mengaku memberikan uang Rp3,2 miliar kepada Gatot Heru terkait pengurusan barang impor Blueray Cargo. John menyebut pemberian uang tersebut merupakan bagian dari aliran dana kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

JPU KPK juga membacakan BAP yang menyebut total uang Rp61,9 miliar diberikan Blueray Cargo kepada pejabat Bea Cukai. Keterangan tersebut dibenarkan oleh John di persidangan.

Selain menetapkan satu tersangka baru, KPK juga menerbitkan sprindik umum lainnya yang masih berkaitan dengan pejabat Bea Cukai. Namun, Taufik menegaskan dalam sprindik tersebut belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena masih melengkapi alat bukti.

"Klaster yang kedua masih terkait pejabat Bea Cukai, tetapi peristiwanya berbeda. Itu masih sprindik umum, sehingga penetapan tersangka akan dilakukan setelah terpenuhi minimal dua alat bukti," ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka dalam perkara dugaan suap importasi. Mereka terdiri atas empat pejabat Bea Cukai, yakni Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, dan Budiman Bayu Prasojo.

Tiga pihak swasta, yaitu pemilik PT Blueray Cargo John Field,dan Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Andri. Terakhir Manajer Operasional PT Blueray Dedy Kurniawan.

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Rabbanny Al Yunyfar Tekankan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

Dua Tahun Prabowo, Rabbanny Al Yunyfar Tekankan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

Rabu, 21 Okt 2026 06:30 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 06:30 WIB

SURABAYA – Pemerataan pembangunan dan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi perhatian anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Rabbanny Al Y…

Dua Tahun Kepimpinan Presiden Prabowo, Ketua Fraksi Gerindra Apresiasi Manfaat Nyata Program bagi Warga Surabaya

Dua Tahun Kepimpinan Presiden Prabowo, Ketua Fraksi Gerindra Apresiasi Manfaat Nyata Program bagi Warga Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 06:28 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 06:28 WIB

SURABAYA – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyoroti pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto s…

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Sebuah granat kuno diduga aktif ditemukan saat pembersihan Panti Pidana Karaton Surakarta Hadiningrat. LDA langsung berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polri.…

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendengarkan suara rakyat, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto…

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat dan Korem 142/Tatag memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan daerah, mendukung agenda pembangunan Presiden, serta menghadirkan m…

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelaraskan pelaksanaan Program …