Daycare Petrokimia Gresik Diguyur Apresiasi, Layani Anak Karyawan hingga Warga Umum

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan penghargaan kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan penghargaan kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo

i

Gresik - PT Petrokimia Gresik terus memperkuat komitmennya dalam melindungi hak anak sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga pekerja. Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare yang kini mendapat penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo dalam puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Malang, beberapa waktu lalu.

Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga.

Menurutnya, kesejahteraan pekerja dan keluarganya merupakan bagian penting dari keberlanjutan perusahaan.

"Petrokimia Gresik meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya," kata Herdijanto, yang akrab disapa Didik, dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

"Daycare menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan agar para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat bekerja dengan tenang sekaligus memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi," imbuhnya.

Daycare Petrokimia Gresik telah hadir sejak 1993 melalui TPA Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG). Fasilitas yang berada di kawasan perumahan dinas perusahaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengasuhan anak usia dini bagi pekerja.

Perusahaan juga secara rutin memetakan jumlah pekerja yang memiliki anak usia dini. Pemetaan itu menjadi dasar dalam menentukan kapasitas layanan maupun menyusun kebijakan yang mendukung kebutuhan keluarga pekerja.

"Melalui pemetaan yang dilakukan secara berkala, kami dapat memastikan kapasitas layanan dan berbagai kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan keluarga pekerja," jelasnya.

Saat ini, Daycare Petrokimia Gresik didukung tujuh pengasuh yang telah memiliki sertifikat kompetensi hak asuh anak dan pengasuhan positif.

Tak hanya memberikan layanan pengasuhan, daycare tersebut juga memantau tumbuh kembang anak secara rutin. Pemantauan meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, hingga imunisasi yang dicatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Untuk meningkatkan kualitas layanan, Petrokimia Gresik menggandeng Rumah Sakit Grha Husada dalam penyelenggaraan program parenting bagi orang tua. Perusahaan juga bekerja sama dengan Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung layanan rujukan kesehatan anak.

Menariknya, manfaat daycare tersebut tidak hanya dirasakan keluarga besar Petrokimia Gresik. Saat ini terdapat 56 anak yang mendapat layanan, terdiri dari 22 anak karyawan Petrokimia Gresik dan 34 anak dari masyarakat umum.

Anak-anak yang dilayani memiliki rentang usia mulai dari tiga bulan hingga enam sampai tujuh tahun.

"Daycare Petrokimia Gresik hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga pekerja, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Kami ingin layanan ini menjadi ruang pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi setiap anak," ujarnya.

Didik menilai kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak yang berkualitas.

Karena itu, perusahaan akan terus melakukan penyempurnaan untuk meningkatkan kualitas layanan daycare.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga mampu menciptakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan sehingga Daycare Petrokimia Gresik dapat menjadi rujukan penyelenggaraan daycare perusahaan yang ramah anak," pungkasnya.

Sebelumnya, Daycare Petrokimia Gresik juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi.

Saat berkunjung ke Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu, Arifah menilai keberadaan daycare tersebut memberikan manfaat luas karena tidak hanya melayani anak-anak karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar. (rdn)

Berita Terbaru

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR - Saat lampu-lampu kota mulai menyala dan kegelapan menyelimuti perjalanan warga pulang ke rumah, kehadiran Polantas Polda Sulawesi Barat justru…

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

PB XIV mampir ke Kamis di Sriwedari dan berbaur dengan warga hingga berebut foto. Kegiatan ini memperkuat wisata seni budaya dan ekonomi kreatif Solo.…

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Pahlawan untuk menjual seragam sekolah, termasuk seragam batik. Kebijakan…

Wali Kota Eri Minta Usut Tuntas Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai DPKP Surabaya

Wali Kota Eri Minta Usut Tuntas Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai DPKP Surabaya

Kamis, 24 Sep 2026 21:35 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:35 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret nama dua orang yakni Pungki Purnomo dan Imam…

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai wujud komitmen mewujudkan proses seleksi yang objektif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis, Polda Sulbar menggelar upacara…

Polda Sulbar Hadirkan Eks Napiter sebagai Narasumber Binrohtal, Bentengi Personel dari Radikalisme

Polda Sulbar Hadirkan Eks Napiter sebagai Narasumber Binrohtal, Bentengi Personel dari Radikalisme

Kamis, 24 Sep 2026 10:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:38 WIB

Polda Sulbar - Ada yang berbeda dan menarik dalam program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Polda Sulbar kali ini. Sebagai upaya preventif membentengi…