10 Ribu Jamaah Pasuruan ke Solo, Besok Haul Habib Ali ke-115, Setelahnya Ada Tradisi PB XII

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persiapan Haul Habib Ali Solo ke-115 di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Surakarta
Persiapan Haul Habib Ali Solo ke-115 di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Surakarta

i

SOLO — Solo bersiap menghadapi lonjakan kedatangan jamaah dari berbagai daerah menjelang puncak Haul Habib Ali Solo ke-115, Sabtu (3/10/2026), di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Surakarta.

Dari Kabupaten Pasuruan saja, tercatat sekitar 10.000 peserta akan datang ke Solo. Jumlah tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dan Karaton Surakarta Hadiningrat karena kedatangan jamaah berlangsung dalam waktu yang relatif bersamaan.

Sehari menjelang puncak haul, Jumat (2/10/2026), Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto (Respati Ardi) meninjau kesiapan kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Hadiningrat.

Respati didampingi KPH Eddy Wirabhumi selaku perwakilan Karaton Surakarta Hadiningrat dan Lembaga Dewan Adat (LDA), Braj. Lung Ayu yang merupakan cucu Pakubuwono XII (PB XII), sejumlah cucu PB XII lainnya, Camat Pasar Kliwon, Kapolsek Pasar Kliwon, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Bagi Karaton, tantangan menghadapi kedatangan jamaah dalam jumlah besar bukan hanya persoalan menyiapkan fasilitas fisik. Pengelolaan kawasan, transportasi dan pelayanan juga harus dipersiapkan agar kedatangan jamaah tidak menimbulkan persoalan.

“Ini bukan hanya masalah fisik, tetapi masalah manajemen pengelolaan kawasan dan transportasi. Mau tidak mau kita harus menghadapi kedatangan mereka agar tidak jadi masalah, tetapi bisa diberdayakan,” ujar KPH Eddy Wirabhumi.

10 Ribu dari Pasuruan, Jamaah dari Daerah Lain Terus Berdatangan

KPH Eddy menyoroti jumlah jamaah yang datang dari satu daerah saja sudah mencapai angka yang cukup besar.

“Pasuruan ini satu kabupaten saja 10 ribu. Kalau kemudian kabupaten yang lain, misalnya sampai 20 ribuan, dalam waktu yang begitu pendek, kalau tidak dimanajemen bersama dengan baik, itu jadi masalah,” katanya.

Menurut dia, diperlukan komunikasi dan manajemen bersama antara Karaton, Pemkot Surakarta, TNI-Polri serta unsur terkait lainnya.

Pengelolaan tersebut mencakup arus kedatangan, transportasi, tempat beristirahat, fasilitas umum hingga kebutuhan dasar jamaah.

KPH Eddy juga mengingatkan pengalaman pelaksanaan kegiatan sebelumnya. Jamaah dalam jumlah besar membutuhkan tempat yang layak untuk beristirahat serta fasilitas sanitasi yang memadai agar tidak menimbulkan persoalan di ruang publik.

Karaton: Kedatangan Jamaah Harus Menggerakkan UMKM

Besarnya arus jamaah tidak hanya dilihat dari sisi tantangan pelayanan. Karaton juga melihat adanya potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat Solo.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah UMKM.

“Terutama adalah UMKM. Kalau tidak dimanajemeni yang baik dan bersama-sama antara Karaton dengan pemerintah kota dan unsur terkait, kedatangan mereka bisa menjadi masalah. Tapi kalau komunikasi dan manajemennya baik, itu bisa diberdayakan,” ujar KPH Eddy.

Dengan kedatangan jamaah dari berbagai daerah, aktivitas perdagangan, kuliner, transportasi dan usaha masyarakat berpotensi ikut bergerak selama rangkaian kegiatan berlangsung.

CCTV, Toilet, Air hingga Tenda Disiapkan

Untuk mendukung pelayanan jamaah, sejumlah fasilitas dipersiapkan di kawasan pendukung.

Karaton dan Pemkot Surakarta menyiapkan CCTV, kursi, area antrean, toilet, air hingga fasilitas mandi.

Pemkot juga menyiapkan toilet portable di sejumlah lokasi.

“Termasuk penyediaan air, termasuk toilet. Tadi dalam pembicaraan Mas Wali dengan Bu Ayu, ada toilet portable dari pemerintah kota. Mudah-mudahan kita bisa semaksimal yang kita bisa,” kata KPH Eddy.

Sementara itu, Respati Ardi mengatakan Pemkot Surakarta menambah tenda pendukung di kawasan Alun-Alun Utara.

Saat ini terdapat sekitar lima tenda yang telah tersedia. Penambahan akan dilakukan melalui dukungan sejumlah pihak, termasuk Korem, Kodim dan lembaga vertikal lainnya.

“Tenda-tenda ini untuk melayani kedatangan tamu dan jamaah yang akan mengikuti Haul Solo,” ujar Respati.

Pemkot juga membuka sejumlah fasilitas layanan di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon yang dapat digunakan para tamu secara gratis.

TNI-Polri Dilibatkan, Satgas Parkir Disiapkan

Pengamanan menjadi bagian lain yang dimatangkan Pemkot Surakarta.

Respati mengatakan koordinasi dilakukan bersama TNI dan Polri untuk memastikan keamanan selama kegiatan.

“Yang lebih penting kami berkoordinasi dengan rekan-rekan dari TNI-Polri untuk pengamanan dan memastikan kesiapannya dengan baik,” katanya.

Pemkot juga menyiapkan kendaraan derek di sejumlah titik serta Satgas Parkir untuk mengawasi kawasan parkir.

Satgas tersebut juga akan mengantisipasi adanya tarif parkir yang tidak wajar.

“Kita siapkan derek di setiap titik dan kita siapkan Satgas Parkir untuk memastikan wilayah-wilayah mana saja yang tarifnya abnormal, memberikan tarif berlebih. Kita sudah kerjasamakan dengan polisi,” tegas Respati.

Braj. Lung Ayu: Setelah Haul Habib Ali, Ada Rangkaian Tradisi Keluarga PB XII

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, keluarga besar PB XII juga memiliki agenda tersendiri yang berlangsung beriringan dengan momentum haul.

Braj. Lung Ayu, cucu PB XII, mengatakan kegiatan keluarga setiap tahun memiliki rangkaian tradisi, termasuk tahlilan haul PB XII.

Tahun ini, tahlilan haul PB XII akan dilaksanakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, sehari setelah puncak Haul Habib Ali Solo, bertempat di Siti Hinggil Utara Karaton Surakarta.

“Setiap tahun hal yang ada di situ selalu berbarengan. Jadi kita juga punya acara yang utama. Biasanya pas haul berlangsung, biasanya selalu kita tahlilan,” ujar Braj. Lung Ayu.

Rangkaian tersebut kemudian berlanjut pada Senin, 5 Oktober 2026, dengan agenda sadranan di makam almarhum PB XII di Pajimatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Menurut Braj. Lung Ayu, kegiatan keluarga besar tersebut juga biasanya dihadiri banyak anggota keluarga. Dalam pengalaman sebelumnya, rombongan keluarga yang hadir mencapai sekitar 400 orang.

“Kalau keluarga besar biasanya datang semua. Yang sudah terbiasa sekitar 400,” katanya.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa momentum awal Oktober di lingkungan keluarga besar PB XII tidak hanya diisi kegiatan haul, tetapi juga tradisi keluarga berupa tahlilan dan sadranan di makam leluhur.

Haul Jadi Momentum Interaksi Budaya

KPH Eddy juga melihat kedatangan jamaah dari berbagai daerah sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kebudayaan Solo dan Karaton Surakarta.

Menurutnya, jamaah yang datang semakin beragam dan tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Solo.

“Kita juga harus mengedukasi masyarakat kita supaya mereka mau belajar tentang kebudayaan kita, bagaimana hubungan antara budaya, bagaimana kita melakukan dialog dengan yang lain. Itu mesti berinteraksi secara baik,” tutur KPH Eddy.

Ia juga mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan kawasan dan kegiatan ke depan.

Menurut KPH Eddy, pengalaman dari tahun ke tahun menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan.

“Dari tahun ke tahun kita belajar. Apa yang sukses, apa yang perlu diperbaiki. Akhirnya hari ini semakin baik,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkot Surakarta dan Karaton Surakarta Hadiningrat berupaya memastikan puncak Haul Habib Ali Solo ke-115 pada Sabtu (3/10/2026) berlangsung tertib dan nyaman.

Setelah itu, rangkaian kegiatan keluarga PB XII berlanjut dengan tahlilan haul PB XII di Siti Hinggil Utara Karaton Surakarta pada Minggu (4/10/2026) dan sadranan di Pajimatan Imogiri pada Senin (5/10/2026).

Berita Terbaru

Sambut Kapolri Jenderal Suyudi, Polda Sulbar Bersama Anak Yatim Titip Doa untuk Bhayangkara yang Semakin Amanah

Sambut Kapolri Jenderal Suyudi, Polda Sulbar Bersama Anak Yatim Titip Doa untuk Bhayangkara yang Semakin Amanah

Jumat, 02 Okt 2026 16:56 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:56 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khusyuk menyelimuti Aula Marannu yang saat ini difungsikan sebagai masjid sementara Mapolda Sulawesi Barat, Jumat (2/10/26). Ratusan…

Berburu Berkah, Polantas Polda Sulbar Kembali Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat

Berburu Berkah, Polantas Polda Sulbar Kembali Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat

Jumat, 02 Okt 2026 16:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:53 WIB

POLDA SULBAR- Semangat berbagi membalut kehangatan Jumat yang penuh berkah yang menjadi salah salah program unggulan Polantas Karib Polda Sulbar, dimana…

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

SURABAYA- Kota Surabaya kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih Penghargaan Pembangunan…

Aksi 5 Bandit Residivis Ganjal ATM, Dicokok Subdit Jatanras Polda Jatim

Aksi 5 Bandit Residivis Ganjal ATM, Dicokok Subdit Jatanras Polda Jatim

Jumat, 02 Okt 2026 07:44 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:44 WIB

SURABAYA — Para pelaku pengganjal kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) di daerah rest area harus menyesali perbuatannya. Pasalnya, aksi mereka berhenti karena d…

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pengelolaan sampah ilegal di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kamis (1/10/2026).…

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

JAKARTA – Presiden telah resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Mengawali m…