Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta Beredar Usai APK Eri-Armudji Dirusak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu APK Erji yang dirusak di daerah Surabaya timur
Salah satu APK Erji yang dirusak di daerah Surabaya timur

i

BACASAJA.ID - Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsAp berisi sayembara Pilwali Surabaya dengan hadiah Rp 10 juta. Menariknya, sayembara itu beredar setelah ada perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) Paslon Nomor Urut 1 Eri Cahyadi dan Armudji.

Dalam pesan berantai yang diterima bacasaja.id, Jumat (6/11/2020), disebutkan sayembara itu tak hanya terkait perusakan APK Eri Cahyadi-Armudji (Erji). Tapi juga dugaan praktik politik uang (money politics).

Berikut ini isi lengkap pesan tersebut:

"Sayembara Pilkada

Surabaya Damai Bersih

Berhadiah Hingga 10 Juta

A. Sayembara Pilkada DAMAI

Barangsiapa BISA memberi Bukti Foto/ Video Orang atau Sekelompok Orang yang merusak Atribut/ Banner Paslon 1 Eri - Armuji akan mendapat Hadiah Tunai Rp. 250.000 s/d 500.000 (sesuai ukuran banner).

CATATAN: Merusak atribut kampanye melanggar *Pasal 187 ayat 3 UU No. 1 TAHUN 2015 Adalah pidana pemilu dengan hukuman maksimal 6 bulan atau denda maksimal 1 miliar.

B. Sayembara Pilkada BERSIH.

Barangsiapa BISA memberi Foto/ Video Aktivitas Penyuapan dan atau Aktivitas Jual Beli Suara terkait Pilkada Surabaya. Sebelum dan/atau Sesudah Pencoblosan Pilkada Surabaya dan SIAP jadi saksi; akan mendapat Hadiah Tunai Rp. 10 Juta.

CATATAN: Menggunakan Politik uang adalah tindak pidana yang melanggar *Pasal 187A ayat 1* dengan hukuman *maksimal 6 Tahun.*

Foto + Keterangan Lengkap kirim ke WhatsApp Nomer 08383.444.7997

Mohon bantuanya info ini untuk bisa disebar ke Group2x WhatsApp, IG, Twitter dan FB. Terima Kasih.

#Tim Pemenangan *Eri-Armuji*

#DPC PDI Perjuangan Surabaya

#Banteng Lawas Suroboyo

#Pilkada Surabaya Damai Bersih

#PDI berjuang untuk Surabaya."

Ketika nomor 08383.444.7997 dihubungi, ia membenarkan bahwa sayembara itu bukan abal-abal. Bahkan pemilik nomer itu menyebut dirinya Saleh Ismail Mukaddar, kader senior PDIP.

"Benar sekali... Saya Saleh Ismail Mukadar ketua Banteng Lawas Surabaya," jawab pemegang nomer tersebut saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Ditanya mengenai motif sayembara itu, Saleh mengatakan sebagai upaya untuk menemukan pelaku perusakan APK. "Banyak sekali alat peraga Er-Ji yang dirusak orang atau hilang diambil maka dan kita sulit menemukan siapa orangnya, maka sayembara ini kami umumkan agar ada masyarakat yang bisa ikut membantu mengawasi alat peraga kita di bawah," papar dia.

"Sedangkan soal money politik itu kebijakan DPC PDI Perjuangan Surabaya hadiah juga dari mereka. Motivasinya karena ingin menjaga Surabaya agar bersih dari praktek2 politik sembako dan politik uang yang akan membuat masyarakat cenderung individualistis dan mengabaikan kepentingan bersama," lanjut Saleh. (Ji)

Tag :

Berita Terbaru

Pengelolaan Limbah B3 di Surabaya Capai 95 Persen, Edukasi Terus Digencarkan

Pengelolaan Limbah B3 di Surabaya Capai 95 Persen, Edukasi Terus Digencarkan

Minggu, 21 Jun 2026 11:48 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:48 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pengelolaan sampah medis dan nonmedis melalui pengawasan berbasis data, penyediaan fasilitas…

Anggota DPR RI Tagih Solusi Jangka Panjang Usai PLN Putuskan Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Timur

Anggota DPR RI Tagih Solusi Jangka Panjang Usai PLN Putuskan Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Timur

Minggu, 21 Jun 2026 11:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:35 WIB

JAKARTA- Gangguan pasokan listrik yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah dalam Sistem Interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) menjadi sorotan…

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Minggu, 21 Jun 2026 11:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:32 WIB

JAKARTA- Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis…

Plt Bupati Ponorogo: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Bahan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Plt Bupati Ponorogo: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Bahan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Minggu, 21 Jun 2026 11:16 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:16 WIB

PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berkepentingan terhadap hasil Sensus Ekonomi (SE) 2026. Plt Bupati Lisdyarita meminta responden yang mencakup…

Gemerlap Fiktif Surabaya:  Saat Hiburan Rakyat Surabaya Kembali Dibayar Air Mata Kemacetan!

Gemerlap Fiktif Surabaya:  Saat Hiburan Rakyat Surabaya Kembali Dibayar Air Mata Kemacetan!

Sabtu, 20 Jun 2026 12:26 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:26 WIB

Oleh: Tri Widayanto Kordinator Liputan Bacasaja.id Di bawah gemerlap lampu pedestrian yang estetik dan deretan piala Adipura Kencana yang dipajang rapi l…

Pemadaman Bergilir Berulang, Mufti Anam Desak Transparansi Pemerintah dan PLN

Pemadaman Bergilir Berulang, Mufti Anam Desak Transparansi Pemerintah dan PLN

Sabtu, 20 Jun 2026 11:20 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 11:20 WIB

JAKARTA- Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah dan PT PLN (Persero) memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat terkait pemadaman…