Banjir Melanda Negeri, Megawati Perintah Kader PDIP Bersihkan Sungai

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Dok Humas PDI Perjuangan)
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Dok Humas PDI Perjuangan)

i

BACASAJA.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghimbau kepada semua kader partai supaya dapat menerapkan dan mewujudkan politik hijau yang mencintai dan melestarikan lingkungan.

Hal itu Megawati ungkapkan dalam sebuah diskusi virtual bertajuk Politik Hijau PDI Perjuangan, Sabtu (20/2/2021).

Himbauan Presiden ke-5 RI itu bukannya tanpa alasan. Pasalnya, belakangan ini terjadi, serentetan bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai daerah di pelosok tanah air.

Ini artinya, kata Megawati, kerja-kerja di bidang lingkungan dan pelestarian, kurang maksimal.

"Sekarang makin banyak mata air yang tadinya ada jadi mengering. Masyarakat mengeluh dengan kurangnya air. Sebenarnya itu terjadi karena perbuatan kita sendiri," urai Megawati.

Megawati menambahkan, dirinya kerap meminta kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk mengajak bicara setiap orang yang ditemui, dengan bahasan lingkungan.

Putri sang Proklamator Sukarno itu mencontohkan dirinya sendiri. Sejak menjabat sebagai wakil presiden RI, dirinya sudah berkomitmen memelihara kebun raya.

Sebab satu hal yang diyakini oleh Megawati yakni kehidupan manusia akan senada dengan alam sekitarnya. Megawati diajari prinsip 'aku adalah kamu, kamu adalah aku' Oleh Bung Karno, yang sangat penting di dalam mengatur hubungan antar sesama, serta tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.

Dalam konteks itu, Megawati mengatakan para kader PDIP harus memahami kehidupan partai politik bukan sekedar politik praktis semata. Sebaliknya, politik sebaiknya dilihat sebagai sebuah alat perjuangan bagi mencapai kehidupan yang dicita-citakan.

Di PDIP, katanya cita-citanya adalah mewujudkan dan menegakkan nilai Pancasila dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dalam konteks lingkungan, kesejahteraan rakyat itu termasuk bagaimana lingkungan yang sehat dan lestari benar-benar terjadi.

"Pilihlah sungai di setiap daerahmu, hijaukan sungai itu dari hulu ke hilir. Dengan penghijauan maka mata air akan dapat dijaga dan diselamatkan," kata Megawati.

Megawati mengatakan dirinya sangat berharap, semua pihak bisa saling bersama dan saling membantu agar Indonesia mempunyai lebih banyak kebun raya.

"Sebuah kebun raya yang dibuat oleh Indonesia yang luasnya itu memang sangat bisa mengagumkan," kata Megawati.

Megawati menilai seluruh pihak sebagai warga tentunya bisa mewujudkan hal tersebut demi keberlangsungan Indonesia sampai ratusan tahun mendatang.

“Tentunya sebagai salah seorang warga bangsa, masa tidak bisa ya? Apakah tidak ada getaran-getaran itu lagi pada diri kita untuk memperjuangkan kehidupan lingkungan kita sendiri, kehidupan kita sendiri? Kenapa? Kita kan akan ada keturunan," ujarnya.

Kalau memungkinkan lanjut dia Indonesia bisa menjadi sebuah titik penting di dunia ini yang bertahan sampai ratusan tahun ke depan. (snd/tna/rg4)

Berita Terbaru

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

JAKARTA- Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi…

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak permohonan tersangka korupsi E-KTP, Paulus T…

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA- Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Kota Surabaya bukan sekadar piagam penghargaan administratif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya,…

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…