Pemkab Tulungagung Buka Peluang Pengelola Operasikan Tempat Wisata

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persiapan pembukaan salah satu tempat wisata di Tulungagung.
Persiapan pembukaan salah satu tempat wisata di Tulungagung.

i

BACASAJA.ID - Pemkab Tulungagung kian memantapkan langkahnya untuk membuka kembali lokasi wisata, yang sempat ditutup di masa pandemi.

Meski begitu, pembukaan tempat wisata tak bisa dilakukan secara serampangan. Sebelum dibuka, pengelola lokasi wisata wajib memenuhi sejumlah persyaratan, jika tidak maka ijin tidak akan diberikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, pengajuan ijin pembukaan tempat wisata bisa dilakukan mulai Sabtu (20/2/21).

“Pemkab Tulungagung melalui Satgas akan merelaksasi tempat wisata, baik alam maupun buatan,” ujar Galih.

Untuk bisa beroperasi lagi, tempat wisata harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas di tingkat kecamatan. Setelah itu baru dinaikan ke Satgas Kabupaten.

“Ada indikator-indikator yang harus dipenuhi sebagai assesment,” jelas Galih.

Kelayakan ijin Operasional tempat wisata tergantung dari proses assesment yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

Sementara itu untuk mensosialisasikan perihal pembukaan tempat wisata ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung mengumpulkan Pokdarwis (kelompok sadar wisata) di Tulungagung.

Pengumpulan ini dilakukan untuk memberikan gambaran pembukaan tempat wisata, yang mana harus sesuai dengan protokol kesehatan.

“Pelaku wisata mendapatkan form pengajuan ijin untuk dilengkapi dan diisi, setelah itu satgas desa, kecamatan dilanjutkan ke Dinas untuk diajukan ke Ketua Satgas (Bupati),” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan.

Bambang melanjutkan, prinsip utama dalam pembukaan tempat wisata adalah 3M plus. Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Pelalu wisata wajib menyediakan Thermo gun (pengukur suhu), tempat cuci tangan dan membatasi jumlah pengunjung,” katanya.

Dari data yang dimiliki oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ada 161 tempat wisata yang terdiri dari 24 wisata alam, 28 wisata buatan, 44 wisata purbakala, 23 wisata bahari, 3 wisata edukasi, 7 wisata kuliner, 6 wisata minat khusus, 15 wisata budaya, 6 wisata belanja dan 5 desa wisata.

Sementara itu Pengelola wisata buatan Nangkula Park di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu, Anang Mustofa mengaku sudah siap jika ijin lokasi wisata dibuka. Bahkan pihaknya kesiapan di Nangkula Park lebih baik dibanding lokasi lainya.

“Thermo gun di Nangkula Park sudah otomatis, sementara yang lain masih dipegang,” ujar Anang.

Anang melanjutkan pihaknya kini tengah bersiap dengan memasang sejumlah banner himbauan di beberapa titik Nangkula Park.

Selain itu tempat duduk yang ada akan diberi pembatas. Tempat wisata berkonsep taman dan selfie spot ini akan membatasi jumlah pengunjung, hingga separuh dari biasanya.

“Kalau biasanya 700 orang, mungkin nanti sekitar 350-400 pengunjung. Selama penutupan tempat wisata 2 bulan ini, kira-kira sudah Rp 750 juta hilang," jelasnya. (Noyo/rg4)

Tag :

Berita Terbaru

Polda Sulbar: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Polda Sulbar: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 28 Agu 2026 06:15 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 06:15 WIB

Polda Sulbar - Kepolisian daerah Sulawesi barat mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya agar…

BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Nilai Sosial Desa Brilian melalui Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI di Desa Doudo Gresik

BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Nilai Sosial Desa Brilian melalui Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI di Desa Doudo Gresik

Kamis, 27 Agu 2026 21:59 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 21:59 WIB

GRESIK — Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tidak hanya dirayakan melalui lomba dan hiburan rakyat. Di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten G…

Dongkrak Minat Baca Anak, Bunda Literasi Surabaya Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Dongkrak Minat Baca Anak, Bunda Literasi Surabaya Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Kamis, 27 Agu 2026 21:06 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 21:06 WIB

SURABAYA- Minat membaca anak-anak berkembang pesat di Kota Surabaya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan…

Keterlambatan Pengaspalan Ancam Keselamatan Pengendara, Wali Kota Eri  Peringatkan Kontraktor

Keterlambatan Pengaspalan Ancam Keselamatan Pengendara, Wali Kota Eri  Peringatkan Kontraktor

Kamis, 27 Agu 2026 20:58 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 20:58 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya memperketat pengawasan terhadap pengerjaan proyek pelebaran saluran air dan gorong-gorong di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Langkah…

Polda Sulbar Kawal Penyampaian Aspirasi secara Humanis, Situasi Kota Mamuju Tetap Aman dan Kondusif

Polda Sulbar Kawal Penyampaian Aspirasi secara Humanis, Situasi Kota Mamuju Tetap Aman dan Kondusif

Kamis, 27 Agu 2026 17:14 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 17:14 WIB

POLDA SULBAR- Polda Sulawesi Barat bersama jajaran Polresta Mamuju melaksanakan pengamanan secara humanis dan persuasif terhadap kegiatan penyampaian aspirasi…

Ngotot RSUD EC Tidak Bersalah di Kasus Pembuangan Limbah B3, Eri Cahyadi Ancam Pidanakan Pelaku

Ngotot RSUD EC Tidak Bersalah di Kasus Pembuangan Limbah B3, Eri Cahyadi Ancam Pidanakan Pelaku

Kamis, 27 Agu 2026 11:59 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:59 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan merek spuit atau jarum suntik yang ditemukan bersama ribuan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun …