Sebelum Ditangkap, Terduga Teroris di Surabaya Bikin Pengajian Aneh

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan saat hendak melakukan penggeledahan di kos yang ditinggali ZA terduga teroris Jalan Tambak Deres, Kenjeran, Surabaya. (Istimewa) 
Petugas gabungan saat hendak melakukan penggeledahan di kos yang ditinggali ZA terduga teroris Jalan Tambak Deres, Kenjeran, Surabaya. (Istimewa) 

i

BACASAJA.ID - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menyita barang bukti sebanyak empat karung dari penangkapan terduga teroris di Jalan Tambak Deres Gang 2, Kenjeran, Surabaya. Sebelum penangkapan itu, ternyata warga sekitar sudah mencurigai terduga teroris itu. 

Saat penggerebekan berlangsung, Ketua RT yang diwakili oleh menantunya Kasianto menyaksikan langsung penggeledahan di kamar milik terduga teorirs ZA (43). Beberapa barang seperti senjata tajam (sajam), buku, dan senjata api (senpi) disita. 

"Saya tadi malam itu diminta menyaksikan adanya barang sitaan, kurang lebih 30-an. Ada kapak, ada palu, ada parang, pedang juga ada, laras panjang dan semacam buku-buku. Ada empat karung," tutur Kasianto mewakil Ketua RT yang tengah berada di luar kota, Selasa (2/3/2021). 

Penggeledahan berlangsung selama 30 menit. Saat proses penggeledahan oleh Densus 88, sang istri terduga teroris juga turut serta menyaksikan. AZ yang bekerja di Jalan Tanjungsari Surabaya, menurut Kasianto, belakangan ini jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitar. 

"Pak Asroh kerjanya pagi, pulangnya malam. Sekarang jarang kumpul, jarang sosialisasi juga," terang dia. 

Bahkan, beberapa tahun lalu AZ juga kerap menggelar pengajian-pengajian yang dinilai masyarakat itu menyimpang. Warga sekitar pun yang sudah mencurigai hal itu sempat melakukan diskusi dan menegurnya. Selain itu pengajian yang dinilai menyimpang dilaksanakan tanpa izin dengan warga setempat. 

"Itu dulu. Setelah masyarakat tidak mengehendaki, kita rapat secara persuasif, akhirnya enggak ada. Dikarenakan tidak seperti pengajian yang kita tahu, kesannya kayak janggal, jadi masyarakat enggak menyukai," tutupnya. (ads/l1)

 

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…