Banjir Bandang Terjang Pacitan Ratusan Warga Mengungsi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir Bandang, Ratusan Warga Pacitan Mengungsi Banjir di Pacitan merendam pemukiman warga. Mereka pun mengungsi. (Foto: Metro TV)
Banjir Bandang, Ratusan Warga Pacitan Mengungsi Banjir di Pacitan merendam pemukiman warga. Mereka pun mengungsi. (Foto: Metro TV)

i

BACASAJA.ID - Ratusan warga di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, terpaksa mengungsi. Mereka meninggalkan rumah dan memikih tempat aman karena daerah mereka diterjang banjir bandang.

Hingga Senin (16/11) pagi, ratusan warga belum berani kembali, meski air mulai surut. Warga khawatir sungai kembali meluap dan muncul banjir susulan, mengingat hujan masih turun.

"Semua rumah terendam, sampai pinggang. Kami semua mengungsi ke tempat aman,” kata Sunarti, salah seorang warga Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung.

Informasi yang dihimpun, selain merendam ratusan rumah, banjir bandang juga mengakibatkan jembatan penghubung antardesa di Kebonagung putus.

Jembatan beton sepanjang kurang lebih 10 meter itu ambrol dan hanyut terbawa aliran sungai. Akibatnya jalur penghubung Desa Banjarrejo dan Desa Punjung putus total.

Berdasarkan rekaman video amatir, jembatan putus bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan sejak Minggu sore. Sejumlah warga pun histeris ketakutan.

Banjir bandang ini terjadi setelah hujan deras turun lebih dari tiga jam. Tingginya curah hujan menyebabkan sungai tak mampu menampung air dan meluap. Beberapa wilayah yang terdampak banjir yakni Dusun Padi, Desa Porwosari dan Dusun Wetih, Desa Purwoasri.

“Tidak menutup kemungkinan banjir akan berlanjut ke daerah yang lebih rendah karena hujan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan, Didik Alih Wibowo, dikutip dari iNews. (net)

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…