Pemkot Surabaya tak Ingin Pembukaan RHU Jadi Blunder Fatal

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto.

i

BACASAJA.ID - Pemkot Surabaya masih terus memantapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk tempat rekreasi hiburan umum (RHU). Termasuk memperkuat landasan hukum pada peraturan yang bakal dicantumkan.

Pemkot Surabaya menggandeng para tenaga ahli dari Universitas di Kota Surabaya. Hingga saat ini, Pemkot Surabaya masih melakukam lengkajian mendalam bersama tim Satgas Kota Surabaya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menyebut, pihaknya tak ingin kebijakan yang sudah dibuat itu menjadi blunder fatal. Oleh karena itu, landasan hukum dalam SOP itu harus jelas.

"Bagaimana cantolan hukumnya jangan sampai kita membuat kebijakan itu nanti malam menjadi masalah bagi pemkot," kata Eddy, Rabu (17/3/2021).

Kebijakan yang bakal diterapkan itu, kata bertujuan mendorong perputaran roda perekonomian, namun tetap dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

"Seperti langkah-langkah yang kemarin sudah beredar itu adalah cara bagaimana kita bisa mendisiplinkan semua dunia usaha," jelasnya.

Terlebih, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkeinginan merelaksasi seluruh sendiri perekonomian masyarakat Kota Pahlawan.

Eddy berharap ketika industri RHU ini kembali beroperasi, para pengelola bisa memegang komitmen penerapan protokol kesehatan. Apalagi di setiap RHU nantinya juga akan dilengkapi dengan tim satgas mandiri.

Dengan begitu, ia menekankan kepada seluruh pengelola RHU harus tegas dalam menerapkan aturan terkait protokol kesehatan.

"Misalnya ada pengunjung datang tidak membawa swab atau dia belum vaksin, berani nggak dia Satgas Mandiri di dunia usaha itu untuk menolak," tegasnya.

Sementaraa itu, terkait wacana penerapan deposito Rp 100 juta kepada pengelola RHU, dirinya masih belum bisa memastikan tentang hal itu.

"Itu saya belum berani ngomong karena masih dalam pembahasan Kita juga harus audiensi," ujarnya.

Perihal deposito itu Eddy menyebut, pihaknya tak memiliki maksud untuk menjadikannya sebagai ladang pendapatan. Namun wacana itu sendiri sebagai bentuk komitmen pengelola agar tertib protokol kesehatan.

"Artinya pemerintah kota hanya ingin semua dunia usaha disiplin protokol kesehatan itu saja. Ekonomi jalan dan warga masyarakat sehat, tidak ada Cluster hiburan dan sebagainya," terangnya.

Berdasarkan keterangannya, Pemkot Surabaya bakal menerapkan SOP itu di tempat-tempat yang memiliki intensitas tinggi pertemuan, seperti mall, karaoke, bioskop, hingga lapangan olahraga.

"Termasuk lain-lainnya, pasar dan lain sebagainya yang sudah diatur kita refocusing lagi. Sehingga kita lebih fokus dalam rangka upaya lebih merelaksasi dunia usaha dengan tidak mengesampingkan protokol kesehatan," pungkasnya. (byta)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…