BACASAJA.ID - Mungkin tak pernah tersebersit sedikit pun di benak warga di tiga desa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bahwa mereka bakal menjadi miliarder. Pasalnya, sebagian besar dari warga bekerja sebagai petani yang menggarap sawah masing-masing. Namun, hal itu berubah setelah proyek Petrochemical Complex Jabar diputuskan untuk dibangun di lokasi tiga desa itu.
Ekspresi wajah semringah warga yang lahannya terdampak proyek, terus terlihat sepanjang prosesi penandatanganan pelepasan lahan, Kamis (15/4/2021). Dari ratusan warga itu, masing-masing menerima ganti rugi pelepasan lahan dengan jumlah yang bervariasi. Ada yang 'hanya' ratusan juta rupiah, hingga Rp3 miliar! Busyet, dah!
Untuk pembayaran pelepasan lahan terdampak proyek Petrochemical Complex Jabar pada tahap pertama ini, total ada 531 warga di tiga desa di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang mendadak berbuah nasib menjadi jutawan maupun miliader. Tiga desa itu antara lain meliputi Desa Sukaurip, Desa Tegalsembadra, dan Desa Sukareja, Kecamatan Balongan.
Kepala BPN Kabupaten Indramayu Ristendi Rahim mengatakan, dari 531 warga yang lahannya dibebaskan tersebut, total luasnya mencapai 162,12 hektare.
"Kami berharap, warga tidak konsumtif dalam memanfaatkan uang hasil pembebasan lahan ini," tuturnya, Jumat (16/4/2021)
Pada pencairan tahap kedua nantinya, terdapat warga di tiga desa lainnya yang mendapat giliran mengantongi pembayaran pembebasan lahan yakni Desa Majakerta, Desa Balongan, dan Desa Limbangan.
Total nilai terabasan yang dicairkan kepada warga desa di Indramayu ini nilainya ditaksir lebih besar dari pada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Salah satu warga yang lahannya dibebaskan, Waskani, mengaku mendapatkan uang pembebasan lahan senilai Rp900 juta, untuk mengganti lahan sawahnya seluas 3.000 meter persegi.
"Senang bisa dapat uang. Nanti uangnya mau dipakai beli sawah lagi," ungkapnya. (dns)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 15:11 WIB
Senin, 26 Okt 2026 15:11 WIB
POLDA SULBAR - Memasuki hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Marano 2026, Satgas Preemtif tidak langsung melakukan penindakan. Melalui pendekatan persuasif…
Senin, 26 Okt 2026 15:07 WIB
Senin, 26 Okt 2026 15:07 WIB
POLDA SULBAR - Polda Sulbar - Setelah memaparkan hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebanyak…
Senin, 26 Okt 2026 11:58 WIB
Senin, 26 Okt 2026 11:58 WIB
POLDA SULBAR - Kepolisian Daerah Sulawesi Barat berhasil membongkar dua kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di…
Senin, 26 Okt 2026 11:37 WIB
Senin, 26 Okt 2026 11:37 WIB
POLDA SULBAR - Memimpin Apel Gelar pasukan Operasi Patuh 2026 dengan tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Berkeselamatan",…
Senin, 26 Okt 2026 03:05 WIB
Senin, 26 Okt 2026 03:05 WIB
Tim Bagor meraih juara pertama turnamen yang digelar Kodim Nganjuk dalam rangka HUT Ke-81 TNI ini.…
Minggu, 25 Okt 2026 16:07 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 16:07 WIB
SURABAYA, Bacasaja.id - Selamat datang di Surabaya, kota pahlawan yang kini punya atraksi baru, yakni wahana tebak-tebakan anatomi berhadiah cacat permanen …
Minggu, 25 Okt 2026 14:48 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 14:48 WIB
SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, mengajak generasi muda menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai aksi nyata. Ajakan itu d…
Minggu, 25 Okt 2026 14:46 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 14:46 WIB
POLDA SULBAR– Di balik ketegasan seragam cokelat dan beratnya tanggung jawab menjaga keamanan negeri, tersimpan sisi kemanusiaan dan ikatan kekeluargaan yang b…
Minggu, 25 Okt 2026 14:41 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 14:41 WIB
POLDA SULBAR- Dalam rangkaian kegiatan Minggu Kasih, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto berkunjung ke Pura Agung Sthana Dewata Mamuju, Minggu…
Minggu, 25 Okt 2026 09:11 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 09:11 WIB
JAKARTA- Kepemimpinan yang inspiratif tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi, memperkuat s…