Penyintas Covid-19 Alami Problem Psikologis, Mulai Cemas hingga Depresi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien covid-19 usai perawatan di RS
Pasien covid-19 usai perawatan di RS

i

BACASAJA.ID-Dampak virus corona (Covid-19) benar-benar berbahaya. Tak hanya mengancam nyawa, mereka yang terserang virus ini juga menghadapi sejumlah masalah psikologis.

Ini berarti para pasien Covid-19 tidak hanya harus berjuang melawan infeksi virus yang menyerang fisik. Setelah sembuh dari infeksi virus ini, banyak dari mereka dilaporkan menghadapi berbagai problem terkait psikologis.

Problem psikologis yang dihadapi pun bervariasi, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Demikian diungkapkan Dian Kartika Amelia Arbi, M.Psi., Psikolog dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa gangguan terkait kesehatan mental yang dilaporkan setelah individu menjalani pengobatan Covid-19. Beberapa di antaranya yaitu kesulitan tidur, permasalahan kognitif seperti penurunan kemampuan untuk berkonsentrasi dan penurunan kemampuan mengingat, gangguan kecemasan, gangguan mood seperti depresi, serta demensia.

Dian mengungkapkan banyak aspek psikososial pada masa pandemi yang turut menjadi stressor baru bagi para penyintas Covid-19, seperti kebijakan social and physical distancing serta isolasi pada pasien Covid-19.

“Terpapar Covid-19 sendiri juga merupakan traumatic event bagi individu sehingga kejadian traumatis ini mempengaruhi kesehatan mental mereka. Stigma-stigma di masyarakat terkait penyintas Covid-19 juga turut menjadi stressor bagi mereka,” ujarnya, dikutip Kamis  (6/5/2021) dari laman Kominfo Jatim.

“Dari aspek neurologis, sebenarnya ada respon-respon peradangan pada tubuh kita akibat infeksi dari virus itu (Covid-19) yang sebenarnya memengaruhi sistem neurologis yang pada akhirnya menyebabkan demensia. Tapi mekanisme berjalannya seperti apa, ini masih dalam penelitian lebih lanjut,” lanjut salah satu dosen di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair).

“Berbicara tentang treatment atau intervensi, hal yang penting dilakukan adalah asesmen dan diagnosisnya dulu. Jadi, bagaimana treatment-nya sebenarnya itu menyesuaikan terkait dengan keluhan, hasil asesmen, dan juga diagnosis,” ungkap Dian.

Ia menjelaskan bahwa ada atau tidaknya riwayat kesehatan mental terdahulu juga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental penyintas saat ini.

Menurutnya, di situasi pandemi sekarang banyak layanan-layanan psikologi berbasis daring yang dapat diakses oleh para penyintas. Pada layanan-layanan tersebut, akan ada psikolog atau ilmuwan psikologi yang stand by untuk melayani konseling secara daring.

“Kantor Staf Kepresidenan RI (KSP) bekerja sama dengan HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) sebenarnya memiliki layanan Sejiwa (Sehat Jiwa, Red) yang bisa diakses oleh masyarakat secara gratis di hotline 119 ext 8,” jelasnya.

“Kalau di Unair sendiri, ada UPP (Unit Pelayanan Psikologi) yang berada di bawah Fakultas Psikologi Unair yang melayani konseling secara daring. Beberapa rumah sakit juga ada yang sudah menyediakan layanan konseling dengan psikolog atau psikiater yang pelayanannya juga secara daring,” lanjut Dian.

Dian mengungkapkan bahwa tingginya stigma terkait para penyintas Covid-19 merupakan hambatan utama pemberian treatment psikologis kepada para penyintas Covid-19.

“Pada akhirnya, penyintas akan menyembunyikan identitas mereka sebagai penyintas. Ini mempengaruhi motivasi mereka untuk mendapatkan pertolongan entah itu layanan kesehatan mental atau layanan kesehatan lainnya,” papar dia.

“Sebenarnya, edukasi mengenai stigma (penyintas Covid-19) ini penting untuk dilakukan agar pengobatan, baik fisik maupun mental, bisa berjalan. Jadi, baik masyarakat maupun penyintas pun tidak ragu lagi mencari akses layanan kesehatan mental,” pungkas Dian. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …