Zona Merah Penyebaran COVID-19, Tulungagung Perketat Jam Malam

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Minggu (29/11/20) sore. (Foto:noyo )
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Minggu (29/11/20) sore. (Foto:noyo )

i

BACASAJA.ID - Melonjaknya jumlah kasus Covid-19 di Tulungagung membuat Pemkab Tulungagung mengambil langkah baru.

Salah satunya dengan rencana menambah durasi jam malam. Jam malam yang kini dimuat pada pukul 23.00 hingga pukul 04.00, akan dikembalikan seperti awalnya, mulai pukul 22.00 hingga 04.00.

Rencana ini disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan Penanganan Covid19 bersama Forkopimda dan Forkopincam seluruh Tulungagung.

“(Jam malam) dikembalikan semula, jam 22.00 sampai jam 04.00,” terang Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Minggu (29/11/20) sore.

Selain itu pihaknya meminta seluruh petugas untuk lebih gencar mensosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat.

Lantaran kondisi yang kian memerah di sejumlah kecamatan, pihaknya juga melarang ijin keramaian. Pasalnya, penularan Covid19 bisa ditularkan melalui kerumunan massa.

“Ijin keramaian saya tolak, yang berpotensi mengundang massa tidak boleh, operasi yustisi dan jam malam kota teruskan,” jelas Maryoto.

Untuk hajatan, tetap diperbolehkan kecuali di beberapa desa yang tingkat Penularannya tinggi. Meski hajatan diperbolehkan, namun tetap dilakukan pembatasan, seperti jumlah tamu tak boleh lebih dari 50 orang per sesi.

Sebagai contoh, jika tamu undangan sebanyak 200 orang, maka dibuat 4 sesi, dengan tamu undangan 50 orang tiap sesi. Disinggung apakah peningkatan ini berkaitan dengan hajatan yang marak saat ini, lantaran adanya kepercayaan masyarakat yang percaya dengan hitungan hari baik, Maryoto belum bisa memastikan.

“Banyak faktor, oleh karena untuk memproteksi dengan cara itu (protokol kesehatan),” jelasnya.

Sedang untuk pengusaha, terutama warung kopi, diminta untuk menerapkan jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan dan mewajibkan pembeli untuk memakai masker.

Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto menuturkan, akan mendukung keputusan Pemkab untuk memutus penularan Covid19.

Salah satunya dengan menambah atau mengoptimalkan kampung tangguh yang telah dibentuk.

“Akan kita optimalkan menambah kampung tangguh, syukur bisa 100 persen,” tukasnya.

Sebelumnya, selama seminggu terakhir jumlah pasien terkonfirmasi positif covid19 di Tulungagung mengalami peningkatan secara signifikan.

Selama seminggu, total ada 133 tambahan pasien baru. Peningkatan tertinggi terjadi pada Sabtu (28/11/20) kemarin, dengan 62 pasien baru.

Dari 19 Kecamatan di Tulungagung, 14 menjadi zona merah penyebaran covid-19, 1 zona kuning dan 4 zona merah. Kondisi yang terjadi saat ini merupakan gelombang kedua penularan Covid19 di Tulungagung.

Bahkan RSUD dr. Iskak tak mampu lagi menampung pasien Covid19 sejak Jum’at (27/11/20) malam. Begitu juga dengan tempat karantina pasien Covid19 di rusunawa yang tak lagi mampu menampung(noyo/las).

Tag :

Berita Terbaru

Pengelolaan Limbah B3 di Surabaya Capai 95 Persen, Edukasi Terus Digencarkan

Pengelolaan Limbah B3 di Surabaya Capai 95 Persen, Edukasi Terus Digencarkan

Minggu, 21 Jun 2026 11:48 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:48 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pengelolaan sampah medis dan nonmedis melalui pengawasan berbasis data, penyediaan fasilitas…

Anggota DPR RI Tagih Solusi Jangka Panjang Usai PLN Putuskan Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Timur

Anggota DPR RI Tagih Solusi Jangka Panjang Usai PLN Putuskan Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Timur

Minggu, 21 Jun 2026 11:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:35 WIB

JAKARTA- Gangguan pasokan listrik yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah dalam Sistem Interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) menjadi sorotan…

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Minggu, 21 Jun 2026 11:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:32 WIB

JAKARTA- Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis…

Plt Bupati Ponorogo: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Bahan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Plt Bupati Ponorogo: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Bahan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Minggu, 21 Jun 2026 11:16 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 11:16 WIB

PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berkepentingan terhadap hasil Sensus Ekonomi (SE) 2026. Plt Bupati Lisdyarita meminta responden yang mencakup…

Gemerlap Fiktif Surabaya:  Saat Hiburan Rakyat Surabaya Kembali Dibayar Air Mata Kemacetan!

Gemerlap Fiktif Surabaya:  Saat Hiburan Rakyat Surabaya Kembali Dibayar Air Mata Kemacetan!

Sabtu, 20 Jun 2026 12:26 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:26 WIB

Oleh: Tri Widayanto Kordinator Liputan Bacasaja.id Di bawah gemerlap lampu pedestrian yang estetik dan deretan piala Adipura Kencana yang dipajang rapi l…

Pemadaman Bergilir Berulang, Mufti Anam Desak Transparansi Pemerintah dan PLN

Pemadaman Bergilir Berulang, Mufti Anam Desak Transparansi Pemerintah dan PLN

Sabtu, 20 Jun 2026 11:20 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 11:20 WIB

JAKARTA- Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah dan PT PLN (Persero) memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat terkait pemadaman…