Pakar Farmasi Unair: Teh Hijau Bagus untuk Tingkatkan Imunitas Penderita Covid-19

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produk teh hijau. (Ist)
Salah satu produk teh hijau. (Ist)

i

BACASAJA.ID - Prioritas utama dalam masa pandemi Covid-19 saat ini adalah bagaimana kita menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Guru besar farmasi Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Apt. Djoko Agus Purwanto, M.Si. menjelaskan mengenai teh yang dapat membantu penyembuhan Covid-19.

“Banyak penelitian tentang teh yang sudah dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah, baik yang baru maupun yang lama. Berdasarkan jurnal-jurnal baru teh dikatakan bisa meningkatkan innate immunity pada penderita Covid-19,” ujar Prof. Djoko, Rabu (01/9/2021).

Teh berpotensi membantu meningkatkan imunitas penderita Covid-19 karena kandungan Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) di dalamnya. Namun tidak semua teh memiliki kandungan EGCG. Berbagai jenis teh yang dikenal publik seperti teh putih (teh pucuk), teh hijau, teh oolong, dan teh hitam memiliki EGCG dalam kondisi yang berbeda.

Teh hitam adalah teh yang difermentasi dan banyak dikonsumsi masyarakat. Akibat dari fermentasi tersebut, kandungan EGCG di dalam teh hitam rusak. Sehingga memiliki kandungan EGCG rendah.

Menurut Prof. Djoko, teh hijau yang tidak mengalami fermentasi mengandung EGCG paling tinggi. EGCG dari teh hijau memiliki sifat anti-oxidant 100 x vit C dan 25 x vit E.

Sifat antioxidant EGCG yang sangat kuat memiliki banyak manfaat seperti anti-cancer, anti-hypertension, anti-diabetes, anti-HIV dan antiviral, anti-atherosclerosis, anti-cholesterol, dan neuroprotective.

“Banyak orang mengatakan jangan minum teh karena bisa merusak ginjal. Itu adalah pendapat yang keliru. Tidak ada satupun penelitian yang mengatakan teh dapat merusak ginjal. Tidak ada. Teh itu justru bagus untuk ginjal. Kandungan utama teh, EGCG, dapat mengobati kerusakan ginjal,” Jelas Prof. Djoko.

EGCG dapat mencegah masuknya virus ke dalam sel. Tidak hanya itu, EGCG juga mampu menjaga sistem imun dan mencegah peradangan (inflamasi). Prof. Djoko menyampaikan dalam salah satu riset bahwa EGCG adalah potential therapeutic agent untuk penderita Covid-19 yang bergejala maupun tidak.

Potential therapeutic agent merupakan kemampuan EGCG dalam menyembuhkan atau menangani suatu penyakit, dalam hal ini Covid-19. EGCG dikatakan demikian karena kemampuannya menekan ekspresi IL-6.

Penekanan ekspresi IL-6 akan mencegah terjadinya badai sitokin. Sitokin merupakan bagian dari sistem imun untuk melawan virus. Peningkatan sitokin akan menyebabkan kekacauan pada organ dan mengakibatkan paru-paru pada penderita Covid-19 memutih.

Tentunya selain EGCG, teh tersusun dari senyawa lain yaitu kafein. Kandungan kafein pada teh cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan asam lambung. Oleh sebab itu, Prof. Djoko bersama dengan Fakultas Farmasi Unair mengeluarkan produk minuman teh hijau yang bernama Meditea.

Meditea adalah minuman teh hijau yang sudah di ekstrak sehingga mengandung EGCG saja dan aman untuk lambung. Meditea dapat ditemukan di platform belanja online seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada. (JNR/KMF/RG4)

Berita Terbaru

KPK Periksa Dosen Unbraw Malang, Calon Promotor Mantan Wamenimipas Silmy Karim

KPK Periksa Dosen Unbraw Malang, Calon Promotor Mantan Wamenimipas Silmy Karim

Selasa, 29 Sep 2026 21:29 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 21:29 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas Brawijaya (Unbraw), Romy Hermawan. Dia akan…

Bawa 25,4 Kg Sabu dalam Alphard, Dua Kurir Diadili

Bawa 25,4 Kg Sabu dalam Alphard, Dua Kurir Diadili

Selasa, 29 Sep 2026 16:37 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYA – Dua terdakwa kasus narkotika, Sonny Pentury alias Ambon dan Iwan Wahyudi alias Iwan, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, S…

Kapolda Sulbar dan BPK Perkuat Sinergi Pengawasan Anggaran

Kapolda Sulbar dan BPK Perkuat Sinergi Pengawasan Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 16:31 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 16:31 WIB

POLDA SULBAR- Langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel terus digelorakan di Sulawesi Barat salah satunya lewat…

Belanja Infrastruktur di RAPBD Surabaya 2027 Capai Rp6,2 Triliun, Banggar Ungkap Alasannya 

Belanja Infrastruktur di RAPBD Surabaya 2027 Capai Rp6,2 Triliun, Banggar Ungkap Alasannya 

Selasa, 29 Sep 2026 14:36 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYA- Belanja infrastruktur pelayanan publik menjadi salah satu perhatian dalam Rancangan APBD (RAPBD) Surabaya 2027. Alokasi yang disiapkan mencapai…

Rotasi Besar-Besaran di Polda Jatim: Kabid TIK hingga Sejumlah Kapolres Resmi Berganti, Ini Daftarnya!

Rotasi Besar-Besaran di Polda Jatim: Kabid TIK hingga Sejumlah Kapolres Resmi Berganti, Ini Daftarnya!

Selasa, 29 Sep 2026 14:31 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 14:31 WIB

SURABAYA – Polda Jatim menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Jatim serta sejumlah Kapolres j…

Dugaan Penganiayaan di Malunda, ini Penjelasan Tegas Kabid Humas Polda Sulbar!

Dugaan Penganiayaan di Malunda, ini Penjelasan Tegas Kabid Humas Polda Sulbar!

Selasa, 29 Sep 2026 12:40 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:40 WIB

POLDA SULBAR- Menanggapi dugaan kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Memo Ardian, menegaskan bahwa Polres …