Nestapa GTT dan PTT Tulungagung di Hari Guru, Tunjangan Rendah dan tak Merata

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GTT dan PTT Tulungagung saat memperingati hari guru dengan berziarah di makam Kakak Ipar WR. Supratman.
GTT dan PTT Tulungagung saat memperingati hari guru dengan berziarah di makam Kakak Ipar WR. Supratman.

i

BACASAJA.ID - Tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru. Sayangnya ditengah peringatan hari guru ini, belum semua guru tidak tetap (GTT) dan Pegawai Tidak tetap (PTT) belum menikmati tunjangan transport yang diberikan oleh Pemkab Tulungagung.

Baru sebagian GTT dan PTT yang menerima tunjangan transport dari Pemkab Tulungagung, itupun masih jauh dibawah UMK Kabupaten Tulungagung.

Kesejahteraan GTT ini sempat disorot oleh anggota DPRD Tulungagung dalam rapat paripurna Rabu (23/11/21) kemarin.

Salah satunya dari legislator partai Hati Nurani Rakyat, Khambali. Menurut pria berkumis ini, kesejahteraan GTT di Tulungagung masih rendah.

Khambali membandingkan dengan Kabupaten Trenggalek yang tunjangan transportnya lebih besar dibanding Tulungagung.

Padahal menurutnya dari segi pendapatan daerah, Tulungagung lebih tinggi dibandingkan Trenggalek.

“Tulungagung (lebih) kuat, karena APBD nya Tulungagung dan Trenggalek itu tinggi Tulungagung,” jelas Khambali.

Sebagai perbandingan, tunjangan terendah GTT di Trenggalek sebesar 700 ribu rupiah, sedang GTT tertinggi Tulungagung hanya separuhnya, atau 350 ribu rupiah. Padahal menurutnya jumlah GTT di kedua daerah itu hampir sama.

Pihaknya meminta pada Bupati Tulungagung untuk meningkatkan besaran tunjangan transport GTT Tulungagung, setidaknya sama dengan Trenggalek.

Lalu darimana sumber penambahan tunjangan transport tersebut?

Khambali sebut dengan diterimanya sekitar 800 GTT menjadi P3K (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) mengurangi anggaran untuk transport GTT.

Tunjangan transport P3K itu bisa dialihkan pada GTT yang belum mendapat tunjangan. Sumber kedua berasal dari bantuan pada siswa kelas 1 dan 7.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, bantuan untuk kelas 1 dan 7 tidak diberikan bagi seluruh siswa, namun dikhususkan bagi siswa miskin. Sehingga sisa bantuan itu bisa dialihkan untuk tunjangan GTT.

“Dari itu juga kan sisanya bisa ditambahkan, salah satu sumber ya 2 itu,” jelas Khambali.

Sementara itu Ketua Forum GTT dan PTT PGRI Tulungagung, Sumarti berharap tunjangan bagi GTT dan PTT di Tulungagung bisa sebesar UMK.

Dirinya mencontohkan seperti Blitar dan Trenggalek yang tunjangannya lebih besar dibanding Tulungagung.

“Kalau harapan kita yang samalah dengan kota-kota lain yang sudah UMK,” jelasnya, Kamis (25/11/21).

Saat ini tunjangan bagi GTT dan PTT Tulungagung sebesar 350 ribu rupiah. Jumlah ini sudah alami peningkatan 100 ribu rupiah dibanding tahun lalu.

Mirisnya lagi, selain lebih rendah dari kabupaten lain, belum semua GTT dan PTT di Tulungagung menerima tunjangan dari Pemkab Tulungagung. Dari sekitar 4 ribuan GTT dan PTT, yang baru menerima tunjangan baru 2.400 an.

“1.800 guru SD dan 6 ratus sekian guru SMP,” jelas guru yang mengajar di SDN 4 Nyawangan Kecamatan Sendang tersebut.

Menanggapi permintaan itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo berencana menaikan tunjangan GTT dan PTT, meski tak sebesar permintaan GTT dan PTT.

“Ya kita naikan, (menjadi) sekitar 550 ribu,” pungkasnya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Rutan Sampang Periksa Kamar Warga Binaan, Fasilitas Berlebihan Jadi Perhatian

Rutan Sampang Periksa Kamar Warga Binaan, Fasilitas Berlebihan Jadi Perhatian

Senin, 05 Okt 2026 14:33 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:33 WIB

SAMPANG - Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang, Madura, melakukan kontrol keliling di sejumlah blok hunian warga binaan, Senin…

Tak Perlu Cari Air Hangat, Tiap Kamar Warga Binaan Rutan Sampang Kini Punya Termos

Tak Perlu Cari Air Hangat, Tiap Kamar Warga Binaan Rutan Sampang Kini Punya Termos

Senin, 05 Okt 2026 13:07 WIB

Senin, 05 Okt 2026 13:07 WIB

SAMPANG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang, Madura, menambah fasilitas untuk warga binaan. Kini, setiap kamar hunian dilengkapi termos air…

Gelar Razia, Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal

Gelar Razia, Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal

Senin, 05 Okt 2026 12:31 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:31 WIB

MALANG– Polres Malang Polda Jatim meningkatkan kegiatan penertiban terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. Sampai …

3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan 47 Aksi Demo di Jakarta

3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan 47 Aksi Demo di Jakarta

Senin, 05 Okt 2026 12:28 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:28 WIB

JAKARTA– Sebanyak 3.983 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan 47 aksi penyampaian pendapat di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Senin (5/10/2026). P…

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI–Polri untuk Indonesia

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI–Polri untuk Indonesia

Senin, 05 Okt 2026 12:21 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:21 WIB

JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya d…

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ada Temuan Latihan Tembak

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ada Temuan Latihan Tembak

Senin, 05 Okt 2026 12:19 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:19 WIB

JAKARTA- Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme di enam provinsi. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya…