Gubernur Dan Wagub Kepri Harus Tetap Harmonis

bacasaja.id
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina

BACASAJA.ID - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad seharusnya saling menjaga hubungan dengan wakil gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina untuk tetap harmonis. Kabar hubungan keduanya tidak baik ini sudah menyebar di tengah masyarakat.

"Informasinya Bu Wagub kan sedang Umroh, jadi sebaiknya doakan beliau mendapatkan umroh yang mabrur. Bukan mengatakan beliau tak masuk kantor setahun karena itu tidak baik. Wagub sedang ibadah di Tanah Suci jika sudah pulang bisa bertemu kembali dudukkan mana tugas Wagub dan mana tugas gubernur biar saling melengkapi," kata Direktur Perwakilan Public Trust Institute Kepulauan Riau Robby Patria, Sabtu (13/11/2022) kemarin.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad seharusnya saling menjaga hubungan dengan wakil gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina untuk tetap harmonis. Kabar hubungan keduanya tidak baik ini sudah menyebar di tengah masyarakat.

"Informasinya Bu Wagub kan sedang Umroh, jadi sebaiknya doakan beliau mendapatkan umroh yang mabrur. Bukan mengatakan beliau tak masuk kantor setahun karena itu tidak baik. Wagub sedang ibadah di Tanah Suci jika sudah pulang bisa bertemu kembali dudukkan mana tugas Wagub dan mana tugas gubernur biar saling melengkapi," kata Direktur Perwakilan Public Trust Institute Kepulauan Riau Robby Patria, Sabtu (13/11/2022) kemarin.

akan ikut pilkada karena calonnya belum ada. Maka kita tidak bisa menyebutkan itu kampanye. Pihak Bawaslu pun tidak bisa menindak. Karena bukan kampanye apalagi di sekolah yang jelas jelas dilarang dalam UU pilkada. Jadi kita harus pahami bersama apa itu kampanye karena terikat aturan yang jelas di atur dalam UU Pilkada 10 tahun 2016," ujar Robby.

Robby menyebutkan, hubungan Ansar dan Marlin walaupun sudah tak harmonis jangan lah selalu diumbar ke publik terlalu sering. Karena dapat mengurangi kepercayaan publik kepada pemimpin mereka.

"Bagaimana mau membuat rakyat sejahtera, mewujudkan janji kampanye mereka pada 2020 lalu, membuat hubungan dengan wakilnya saja tidak bisa. Biar sajalah Wagub ke sekolah memotivasi siswa untuk menjadi pelajar yang tangguh," ujar Robby.

Ansar dan Marlin masih memiliki waktu hingga 2024 menjadi kepala daerah. Masih ada dua tahun lagi mereka bersama dan yakinkan publik mewujudkan janji politik mereka.

"Sehingga harusnya keduanya saling melengkapi dalam memimpin daerah ini. Ansar juga harus belajar dari pengalaman tak harmonis sewaktu menjadi bupati di Bintan Ansar ketika berpasangan dengan Mastur Taher. Pengalaman adalah guru yang paling baik sehingga tak lagi terulang ketika jadi gubernur," kata Robby. (MDK)

 

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru