SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih, menyerap aspirasi warga dalam kegiatan pengajian ibu-ibu di kawasan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.Rabu 10 September 2025
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, para ibu menyampaikan berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari ekonomi keluarga, pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga perbaikan fasilitas umum di lingkungan sekitar.
Baca juga: SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?
Enny mengatakan, forum pengajian tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga wadah penting untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat.
“Kami sebagai wakil rakyat berkewajiban menampung aspirasi warga. Apa yang disampaikan para ibu-ibu di sini akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam program kerja pemerintah kota,” ujarnya.
Sejumlah usulan mengemuka, di antaranya pelatihan keterampilan untuk ibu rumah tangga, dukungan permodalan bagi pelaku UMKM, serta peningkatan kebersihan dan keamanan lingkungan.
Baca juga: Dukung Penolakan Warga Barata Jaya, DPRD Surabaya Desak Audit Izin Toko Miras Spiritshaus
Selain mendengarkan aspirasi, Legislator PKS itu juga mengajak ratusan anggota pengajian yang hadir untuk berdoa bersama demi keselamatan dan ketenteraman Kota Surabaya.
“ Kami memohon agar Surabaya selalu aman dari kerusuhan. Antusiasme ibu-ibu pengajian hari ini menjadi pertanda kepedulian akan kondisi saat ini sekaligus semangat untuk bersama-sama mengawal Surabaya agar lebih hebat, terarah, dan penuh berkah,” tegasnya.
Enny menegaskan dirinya akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar kebutuhan warga Mojo segera ditindaklanjuti. Ia juga mengapresiasi semangat para ibu pengajian yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan sosial.
Baca juga: DPRD Surabaya: Pejabat Pemkot Jangan Malas!
Dengan adanya kegiatan serap aspirasi ini, warga Mojo merasa lebih dekat dengan wakil rakyat.
Mereka berharap program-program ke depan semakin menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah. (dims)
Editor : Redaksi