SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Budi Leksono, menggelar reses di kawasan Peneleh. Dalam kesempatan itu, ia mendapat berbagai aspirasi dari masyarakat. Mulai usulan honor bagi pemandu wisata lokal hingga keluhan minimnya fasilitas MCK di sekolah PAUD.
Para pemandu wisata lokal di Peneleh berharap Pemkot Surabaya bisa memberikan perhatian lebih. Salah satunya dengan menyediakan honor sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga dan menghidupkan wisata sejarah di wilayah tersebut.
Baca juga: Belanja Infrastruktur di RAPBD Surabaya 2027 Capai Rp6,2 Triliun, Banggar Ungkap Alasannya
Selain itu, para Bunda PAUD juga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait fasilitas MCK yang layak di sekolah. Mereka menilai keberadaan sarana tersebut sangat penting demi kenyamanan dan kesehatan anak didik.
Baca juga: Izin Alkohol Kedaluwarsa dan Remaja Masuk Klub, DPRD Surabaya Desak RHU Ditindak Tegas
Menanggapi aspirasi tersebut, Budi Leksono menyatakan bahwa sebagai wakil rakyat dirinya akan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Saya akan meneruskan dan mengawal aspirasi ini kepada dinas terkait. Pemandu wisata lokal harus diberdayakan karena mereka bagian penting dalam menjaga sejarah kota, dan fasilitas MCK di PAUD juga harus segera ditangani karena menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tegasnya.
Baca juga: Anas Karno Dorong Bunda Jelita Diperkuat, Administrasi Anak Disiapkan Sejak Kehamilan
ia menambahkan perhatian terhadap sektor pendidikan usia dini serta pemberdayaan potensi lokal harus menjadi prioritas pembangunan di Surabaya. (dims)
Editor : Redaksi