SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Budi Leksono, menggelar reses di kawasan Peneleh. Dalam kesempatan itu, ia mendapat berbagai aspirasi dari masyarakat. Mulai usulan honor bagi pemandu wisata lokal hingga keluhan minimnya fasilitas MCK di sekolah PAUD.
Para pemandu wisata lokal di Peneleh berharap Pemkot Surabaya bisa memberikan perhatian lebih. Salah satunya dengan menyediakan honor sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga dan menghidupkan wisata sejarah di wilayah tersebut.
Baca juga: SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?
Selain itu, para Bunda PAUD juga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait fasilitas MCK yang layak di sekolah. Mereka menilai keberadaan sarana tersebut sangat penting demi kenyamanan dan kesehatan anak didik.
Baca juga: Dukung Penolakan Warga Barata Jaya, DPRD Surabaya Desak Audit Izin Toko Miras Spiritshaus
Menanggapi aspirasi tersebut, Budi Leksono menyatakan bahwa sebagai wakil rakyat dirinya akan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Saya akan meneruskan dan mengawal aspirasi ini kepada dinas terkait. Pemandu wisata lokal harus diberdayakan karena mereka bagian penting dalam menjaga sejarah kota, dan fasilitas MCK di PAUD juga harus segera ditangani karena menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tegasnya.
Baca juga: DPRD Surabaya: Pejabat Pemkot Jangan Malas!
ia menambahkan perhatian terhadap sektor pendidikan usia dini serta pemberdayaan potensi lokal harus menjadi prioritas pembangunan di Surabaya. (dims)
Editor : Redaksi