SURABAYA, Bacasaja.id - DPRD Kota Surabaya menilai sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto, seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan pembentukan Koperasi Merah Putih, harus segera direspons pemerintah daerah. Tujuannya, agar Surabaya turut berperan aktif dalam menjaga kemandirian pangan nasional.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengatakan langkah Presiden Prabowo menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional merupakan kebijakan tepat di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni Terima Silaturahmi HMI Cabang Surabaya
“Dunia sedang tidak stabil, dari perang di Eropa, potensi konflik di Karibia, hingga perang dagang Amerika-Cina. Indonesia perlu bersiap meski tidak menghadapi ancaman langsung,” kata Fathoni, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, program makan bergizi gratis bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi investasi jangka panjang membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Pembukaan dapur umum (SPPG) di seluruh daerah juga menjadi antisipasi menghadapi krisis pangan.
Fathoni menekankan Pemkot Surabaya dapat mendukung program strategis ini melalui pemanfaatan lahan pertanian dan perikanan perkotaan, pengembangan urban farming, dan riset kolaboratif dengan perguruan tinggi melalui BRIDA Surabaya. Ia mencontohkan penelitian mahasiswa Unesa tentang pemanfaatan AI untuk kualitas air tambak, yang akan ditampilkan di Pimnas November 2025.
Baca juga: Arif Fathoni Apresiasi PMII Surabaya Hidupkan Tradisi Intelektual di Gedung DPRD Surabaya
“Koperasi Merah Putih bisa menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perikanan saat krisis. Jika serius, Surabaya bisa menjadi role model nasional dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Editor : Redaksi