Dana Rp5 Juta per RW Surabaya Cair! Arif Fathoni: Jangan Buat Pinjol, Gunakan untuk Skill Digital Pemuda

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

i

SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menilai kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dalam menyediakan anggaran kepemudaan sebesar Rp 5 juta per RW merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

“Anggaran tersebut harus diarahkan pada peningkatan kapasitas pemuda, khususnya dalam literasi digital dan pemasaran digital UMKM, di tengah pesatnya perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI),” kata Arif Fathoni, Senin (12/1/2026).

Menurut Arif Fathoni, teknologi AI ibarat pisau bermata dua. Jika dimanfaatkan dengan bijak, AI dapat menjadi alat bantu yang mendorong kemajuan. Namun jika disalahgunakan, teknologi ini justru berpotensi merusak tatanan sosial dan kebhinekaan.

“AI itu bisa menjadi penuntun, tapi juga bisa menjadi jembatan yang meruntuhkan kebhinekaan kalau disalahgunakan. Karena itu, salah satu cara menangkal hoaks dan disrupsi informasi adalah dengan meningkatkan literasi digital anak muda,” lanjut dia. 

Ia mengingatkan bahwa kondisi Surabaya yang relatif kondusif di tengah dinamika politik beberapa waktu terakhir tidak boleh membuat semua pihak lengah. Ke depan, ancaman penyalahgunaan teknologi digital seperti manipulasi konten dan penyebaran informasi palsu dapat memicu konflik horizontal apabila masyarakat tidak dibekali kemampuan literasi digital yang memadai.

“Anak muda ini pemimpin Surabaya hari esok. Tugas pemerintah bukan memaksakan, tapi meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mereka agar siap menghadapi tantangan zaman,” tegas politisi Partai Golkar yang akrab disapa Mas Toni tersebut.

Melalui anggaran Rp 5 juta per RW, Pemkot Surabaya mendorong pemuda, terutama yang tergabung dalam Karang Taruna untuk berperan sebagai agent of truth atau duta kebenaran di lingkungannya masing-masing.

Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan kritis, sehingga anak muda tidak mudah termakan hoaks dan terbiasa melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

“Harapannya, lewat pelatihan-pelatihan ini tumbuh kesadaran kolektif warga, terutama anak muda, untuk ‘saring sebelum sharing’. Mereka bisa menjadi pelopor yang meluruskan informasi di tingkat RW,” jelasnya.

Selain literasi digital, Arif Fathoni menegaskan bahwa anggaran kepemudaan tersebut juga diarahkan untuk penguatan digital marketing guna mendukung promosi UMKM di lingkungan sekitar.

Ia menekankan bahwa dana tersebut bukan diperuntukkan sebagai modal usaha, melainkan sebagai sarana pembinaan berbasis peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

“Pembinaan itu bukan berarti diberi modal Rp5 juta lalu disuruh buka warung. Yang paling penting adalah peningkatan skill dan pengalaman. Anak muda sekarang tidak bisa lepas dari gadget. Daripada dipakai untuk pinjol atau judol, lebih baik diarahkan ke hal positif,” katanya. 

Dengan menghadirkan pakar digital branding dan digital marketing, pemuda di tingkat RW diharapkan mampu membantu mempromosikan produk UMKM lokal melalui berbagai platform digital. Menurutnya, pendekatan ini lebih berkelanjutan karena membekali generasi muda dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Paling tidak, ada pemuda di RW yang bisa membantu UMKM setempat naik kelas lewat pemasaran digital. Ini bentuk pemberdayaan yang nyata,” imbuhnya.

Arif Fathoni menambahkan, pelaksanaan program dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan. Bulan pertama difokuskan pada penguatan literasi digital, bulan berikutnya pada digital marketing, kemudian disesuaikan dengan potensi lokal di tahap selanjutnya.

Gagasan ini, lanjutnya, dapat sejalan dengan visi Wali Kota Surabaya dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berkarakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Intinya, anggaran Rp5 juta per RW ini harus memberi dampak. Anak muda Surabaya kita siapkan menjadi pelopor, agen kebenaran, dan motor penggerak ekonomi lokal,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat dan Korem 142/Tatag memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan daerah, mendukung agenda pembangunan Presiden, serta menghadirkan m…

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelaraskan pelaksanaan Program …

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

POLDA SULBAR- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri diwujudkan dalam aksi sosial yang tulus dan sederhana namun penuh makna yang digelar oleh…

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

SURABAYA – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak keluarga, sekolah, dan pemerintah memperkuat upaya pencegahan perundungan terhadap anak. S…

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYA - Dalam upaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar…