Pemprov Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI

Reporter : Redaksi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menerima dua Rekor MURI di SMKN 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri

KEDIRI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, meraih dua rekor MURI pada Minggu (25/1/2026). Hal ini terlihat dalam pencapaian dua rekor MURI, yakni Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) terbanyak Satuan Pendidikan. Tepatnya terhadap 764 Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri dan swasta.

Adapun pencapaian kedua, yaitu, ]emrakarsa Gerakan Penanaman Ragam Tanaman Produktif dan Penaburan Benih Ikan Serentak, oleh 110.481 guru, dan murid SMA, SMK, dan SLB negeri serta swasta.

Baca juga: WFH ASN Jatim Berlanjut, Kini Digelar Setiap Jumat

Menanggapi hal itu, dalam kunjungan kerja dan penyerahan rekor MURI di SMK Negeri 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, penghargaan merupakan apresiasi bagi para guru dan siswa.


"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kepala sekolah, guru, dan seluruh murid. Mereka mampu dan telah memiliki semangat luar biasa dalam bidang ketahanan pangan berkelanjutan, termasuk tebar benih," kata Gubernur Khofifah.

Baca juga: Soal Pelantikan Ketua DPRD Surabaya, Gubernur Khofifah Belum Terima Surat Rekomendasi Penujukan Kaji Ipuk

Di tempat ini, Perwakilan MURI, Ari Andriani menyebutkan, penghargaan ini merupakan langkah konkrit dalam mengedukasi generasi muda. Hal paling utama terkait dengan pentingnya kedaulatan pangan dan pelestarian lingkungan.

'Upaya inovatif jni adalah kegiatan positif di dunia pendidikan Indonesia. Apalagi di lingkup sekolah, yang tak lagi menjadi pusat literasi akademik tetapi juga menjadi agen perubahan," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Jawa Timur Raih Penghargaan Bergengsi di National Governance Awards 2026

Lebih lanjut, imbuhnya, perubahan yang dimaksud adalah perubahan sosial dan juga ekonomi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Kami berharap Program SIKAP ini bisa menginspirasi sekolah lain yang ada di Indonesia," katanya.​ (RRI)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru