BATAM – Praktik judi online (judol) yang selama ini bersembunyi di balik kedok aplikasi live streaming di Kota Batam memasuki babak baru. Bos judi online berkedok Live Streaming di Kota Batam mengutus pengusaha untuk meredam pemberitaan.
Operator utama sindikat tersebut dikabarkan mulai gelisah dengan maraknya pemberitaan beberapa hari terakhir.
Baca juga: Dua Orang Tewas Akibat Bentrokan di Setokok, Kapolda Kepri Minta Masyarakat Tetap Tenang
Untuk meredam panasnya sorotan publik, sang bos yang disebut-sebut sebagai warga negara asing (WNA) itu telah mengutus seorang pengusaha asal Batam untuk melobi sejumlah media agar tidak memperluas pemberitaan.
Langkah ini, diduga kuat sebagai upaya damage control di tengah semakin terbukanya tabir operasional ilegal mereka.
Seperti diketahui, aplikasi V*** Live, platform live streaming yang diduga menjadi kedok utama, mendadak menghapus fitur “ruang game” setelah namanya terus disebut dalam pemberitaan.
Baca juga: Bareskrim Polri Grebek “Kasino Liar” Diduga Milik Akau, 197 Orang Diamankan dan Rp7,7 Miliar Disita
Penghapusan fitur ini diyakini bukan tanpa sebab, melainkan untuk menghilangkan jejak digital aktivitas judi yang selama ini disisipkan di dalamnya.
Praktik haram ini bukan sekadar judi online biasa. Aplikasi V*** Live yang masih dapat diunduh di Playstore ini, diduga kuat dijadikan sarana untuk menyisipkan konten perjudian.
Baca juga: Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional, Transaksi Capai Rp890 Miliar
Modusnya, para pelaku merekrut sejumlah influencer asal Batam untuk berperan sebagai moderator live streaming.
Tugas utama para moderator ini adalah mengarahkan penonton yang awalnya datang untuk menonton konten hiburan, untuk masuk ke ruang game khusus yang telah disediakan. (sumber: bataminfo.co.id)
Editor : Redaksi