Tiga Kali Ajukan Lahan ke BP Batam, PT SAT Bangun Sukses Minta Kejelasan Status Lahan di Setokok

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga Kali Ajukan Lahan ke BP Batam, PT SAT Bangun Sukses Minta Kejelasan Status Lahan di Setokok
Tiga Kali Ajukan Lahan ke BP Batam, PT SAT Bangun Sukses Minta Kejelasan Status Lahan di Setokok

i

BATAM — PT SAT Bangun Sukses meminta kejelasan mengenai status lahan di kawasan Setokok, Jembatan III Barelang, Batam. Permintaan tersebut disampaikan setelah perusahaan mengaku telah tiga kali mengajukan permohonan terkait lahan tersebut kepada BP Batam, namun belum memperoleh persetujuan.

Humas PT SAT Bangun Sukses, Guntur Liga, mengatakan dua pengajuan sebelumnya mendapat penolakan dengan alasan lahan yang diajukan belum memiliki Hak Pengelolaan (HPL).

“Sudah tiga kali kami mengajukan ke BP Batam. Dua kali ditolak dengan alasan belum ada HPL,” ujar Guntur, Jumat (11/9/2026).

Menurut Guntur, pada pengajuan ketiga pihaknya kembali mendapat penolakan. Namun, alasan yang disampaikan berbeda. Ia mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa lahan tersebut telah dialokasikan kepada pihak lain melalui Persetujuan Lahan (PL).

“Yang terakhir ditolak karena sudah diberikan kepada pihak lain PL-nya,” katanya

Kondisi tersebut kemudian mendorong PT SAT Bangun Sukses mempertanyakan status dan riwayat lahan dimaksud. Guntur berharap BP Batam dapat memberikan penjelasan mengenai proses pengajuan yang telah dilakukan perusahaan, termasuk dasar dan status pengalokasian lahan kepada pihak lain.

Selain itu, Guntur menyinggung informasi mengenai lahan yang selama ini disebut berkaitan dengan PT SAT Bangun Sukses dan kemudian disebut telah dijual atau dialihkan kepada PT MIG Perkasa Industri.

Ia menilai informasi tersebut perlu diklarifikasi bersama seluruh pihak yang berkepentingan agar terdapat kejelasan mengenai riwayat, dokumen, serta dasar penguasaan lahan.

“Ini juga harus dijelaskan secara rinci. Kalau memang ada pihak yang menjual atau mengalihkan lahan kepada PT MIG Perkasa Industri, dasar dan kewenangannya dari mana? Semua pihak harus dihadirkan supaya persoalan ini jelas,” ujar Guntur.

Guntur berharap BP Batam dapat memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak yang berkaitan dengan lahan tersebut. Di antaranya PT SAT Bangun Sukses, PT MIG Perkasa Industri, pihak yang disebut melakukan pengalihan lahan, serta masyarakat atau penggarap yang berada di lokasi.

Menurut dia, pertemuan diperlukan untuk mencocokkan dokumen dan menelusuri riwayat penguasaan lahan secara bersama-sama.

“Jangan sampai ada yang dirugikan. Kalau memang ada dokumen, mari kita buka semuanya dan periksa bersama. Siapa yang punya dasar dan siapa yang memiliki kewenangan harus jelas,” katanya.

Guntur menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghambat pembangunan maupun investasi di Kota Batam. Namun, ia menilai kepastian status lahan penting agar proses pembangunan dapat berjalan dengan dasar yang jelas dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kami mendukung pembangunan, tetapi kami juga meminta adanya kepastian hukum dan kejelasan mengenai lahan ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Guntur menyebut PT SAT Bangun Sukses telah lama menguasai dan memanfaatkan lokasi tersebut. Menurut dia, terdapat tanaman dan aktivitas perkebunan di atas lahan yang menjadi bagian dari persoalan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama 23 tahun sejak lahan tersebut diperoleh.

Menurut Guntur, dokumen terkait penguasaan lahan telah dibuat melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan diketahui atau dilegalisasi oleh camat setempat sekitar 23 tahun lalu.

Ia mengatakan bukti pembayaran PBB dan dokumen yang dimiliki perusahaan siap ditunjukkan sebagai bagian dari riwayat penguasaan lahan.

Karena itu, Guntur berharap persoalan tersebut dapat dilihat secara menyeluruh dengan memperhatikan dokumen dan keterangan dari seluruh pihak yang berkepentingan.

“Harapan kami BP Batam bisa duduk bersama semua pihak. Kita buka riwayatnya, kita lihat dokumennya, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” pungkasnya. (harianhaluankepri.com)
 

Berita Terbaru

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat terus memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan jalanan melalui analisis …

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

POLDA SULBAR – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat faktor kelayakan kendaraan, personel polda sulbar menggelar inspeksi keselamatan (ramcek) t…

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

POLDA SULBAR - Masa depan yang cerah tak hanya diisi dengan belajar giat, tetapi juga dibangun dari kedisiplinan yang tumbuh sejak dini. Demikian pesan…

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

PAMEKASAN - Forum Kota (Forkot) melaporkan enam perusahaan rokok (PR) di Kabupaten Sumenep kepada Bea Cukai Madura. Keenam perusahaan itu diduga melakukan…

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

JAKARTA- KPK membuka peluang memanggil petinggi PT Djarum untuk diperiksa terkait dugaan korupsi penerimaan negara dari sektor cukai. Pemanggilan akan…

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Aplikasi Sayang Warga (ASW) Posyandu. Langkah ini …

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

POLDA SULBAR- Menjaga kebugaran dan kesehatan para personel juga menjadi prioritas utama demi menunjang kelancaran Operasi Patuh Marano 2026 yang saat ini…

Sinergi Nyata, SMSI Kota Surabaya dan PWI Jatim Sukses Gelar OKK Angkatan ke-28 Diikuti Jurnalis se-Jawa Timur

Sinergi Nyata, SMSI Kota Surabaya dan PWI Jatim Sukses Gelar OKK Angkatan ke-28 Diikuti Jurnalis se-Jawa Timur

Kamis, 29 Okt 2026 11:20 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYA — Kolaborasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menghasilkan kerja nyata. Guna m…

Kelelahan dan Sakit di Tengah Jalan, Seorang Kakek Dibantu Polisi Pakai Mobil Patroli ke Tasiu

Kelelahan dan Sakit di Tengah Jalan, Seorang Kakek Dibantu Polisi Pakai Mobil Patroli ke Tasiu

Kamis, 29 Okt 2026 07:13 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR– Aksi humanis diperlihatkan oleh personel Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Mereka dengan sigap menolong seorang kakek lanjut usia (lansia) yang t…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya: BRI Perkuat Kompetensi dan Solidaritas Ujung Tombak Inklusi Keuangan

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya: BRI Perkuat Kompetensi dan Solidaritas Ujung Tombak Inklusi Keuangan

Rabu, 28 Okt 2026 22:32 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 22:32 WIB

SURABAYA — Di balik upaya memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ada peran tenaga pemasar yang berhadapan …