SKANDAL LAHAN KAMPUNG TUA BATAM: Tenaga Ahli Kepala BP Batam Diduga ‘Lompati’ Hukum, Jual Lahan Adat Senilai Rp1 Miliar!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BATAM, Bacasaja.id - Sebuah dokumen hukum rahasia bocor ke publik dan seketika menyulut api kontroversi di tanah Melayu. Surat Perjanjian Pengikatan Jual Beli (SPPJB) bertanggal 13 Juli 2020 memampang nyata sebuah transaksi ilegal yang berani: sebidang tanah seluas 4.677 meter persegi di Kampung Tanjung Tritip, Tanjung Uma, laku terjual dengan angka fantastis, Rp1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah!).

Lebih mengejutkan lagi, aktor di balik transaksi di bawah tangan ini diduga kuat merupakan seorang Tenaga Ahli Kepala BP Batam berinisial IM. Ironis dan mencoreng wajah institusi, seorang figur yang seharusnya menjadi garda terdepan penjaga regulasi tata ruang Batam, justru diduga menjadi dalang dari komersialisasi lahan adat yang dilindungi hukum.

Dalam dokumen tersebut, IM bertindak sebagai Pihak Pertama (Penjual) yang melepas lahan sengketa itu kepada seorang pengusaha konstruksi bernama Sis sebagai Pihak Kedua (Pembeli).

TABRAK TEMBOK HUKUM
Mengapa Transaksi Ini Haram?

Tanjung Tritip bukanlah tanah komersial biasa yang bisa dipatok dan diperjualbelikan sesuka hati oleh para makelar berdasi. Secara administratif dan historis, kawasan ini adalah Tanah Ulayat/Adat Khusus yang berada di bawah payung hukum Kampung Tua Tanjung Uma.
Ada tiga benteng hukum kokoh yang dengan sengaja ditabrak dalam transaksi gelap ini:

NIHIL REGULASI PENGALIHAN 

Hak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam telah berkali-kali menegaskan: tidak ada satu pun payung hukum formal yang melegalkan jual beli tanah di wilayah Kampung Tua. Lahan yang sudah bersertifikat di kawasan ini hanya diizinkan untuk diagunkan ke bank sebagai modal ekonomi masyarakat lokal, BUKAN untuk dipindah tangankan atau dijual ke pihak luar.

CAGAR BUDAYA dan WARISAN SEJARAH DIPERKOSA 

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam, Kampung Tua adalah kawasan cagar budaya dan pemukiman adat yang dilindungi dari ekspansi industri maupun perumahan komersial. Memperjualbelikannya sama saja dengan mencoba menghapus identitas sejarah penduduk asli Batam yang sudah menetap jauh sebelum Otorita Batam (sekarang BP Batam) lahir.

PERJANJIAN "SAMPAH" YANG BATAL DEMI HUKUM

Merujuk Pasal 1320 dan 1337 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), sebuah perjanjian wajib memiliki "sebab yang halal". Karena objek tanah ini dilarang untuk dijual, maka lembaran kesepakatan bernilai Rp1 Miliar antara IM dan Siswanto secara otomatis berstatus batal demi hukum sejak awal ditandatangani.

JERAT PIDANA MENANTI
Dari Pasal Penipuan hingga Pemalsuan

Langkah nekat melakukan transaksi di bawah tangan ini tidak hanya berujung pada kerugian materi, tetapi juga membuka pintu jeruji besi bagi para pelakunya. Aparat penegak hukum dan kepolisian Batam kini didorong untuk segera membongkar jaringan mafia tanah ini.
Sanksi pidana berat yang siap mengintai meliputi:

Pasal 378 & 372 KUHP (Penipuan dan Penggelapan): Ancaman hukuman 4 tahun penjara menanti penjual atau broker yang berani mengiming-imingi pembeli dengan dokumen bodong atas lahan yang nyatanya merupakan aset negara atau tanah adat bersama.

Pasal 263 KUHP (Pemalsuan Dokumen): Jika transaksi ini mengandalkan manipulasi surat alas hak, kuitansi fiktif, atau tanda tangan otoritas lokal yang dipalsukan, pelakunya terancam bui hingga 6 tahun.

Bagi pembeli, ini adalah alarm bahaya. Alih-alih mendapatkan investasi properti, uang Rp1 Miliar tersebut dipastikan hangus tanpa sisa, karena negara tidak akan pernah memberikan ganti rugi satu rupiah pun jika sewaktu-waktu pemerintah melakukan penataan lahan.

Tidak hanya itu, lembaga adat seperti Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) juga siap mengambil tindakan tegas berupa sanksi sosial dan pengusiran bagi warga luar yang nekat mencuri ruang hidup masyarakat lokal secara ilegal.

KEPALA BP BATAM TUTUP MATA DAN TELINGA?

Publik kini mengarahkan pandangannya tajam ke arah Kantor BP Batam.

Bagaimana mungkin seorang Tenaga Ahli di lingkaran dalam Kepala BP Batam bisa terlibat dalam praktik yang merusak tatanan hukum pertanahan Batam?

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menuntut ketegasan dari otoritas terkait untuk segera mengusut tuntas keterlibatan oknum IM dan membersihkan institusi dari praktik mafia tanah yang menjijikkan ini.

(dree/wied)

Berita Terbaru

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat terus memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan jalanan melalui analisis …

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

POLDA SULBAR – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat faktor kelayakan kendaraan, personel polda sulbar menggelar inspeksi keselamatan (ramcek) t…

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

POLDA SULBAR - Masa depan yang cerah tak hanya diisi dengan belajar giat, tetapi juga dibangun dari kedisiplinan yang tumbuh sejak dini. Demikian pesan…

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

PAMEKASAN - Forum Kota (Forkot) melaporkan enam perusahaan rokok (PR) di Kabupaten Sumenep kepada Bea Cukai Madura. Keenam perusahaan itu diduga melakukan…

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

JAKARTA- KPK membuka peluang memanggil petinggi PT Djarum untuk diperiksa terkait dugaan korupsi penerimaan negara dari sektor cukai. Pemanggilan akan…

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Aplikasi Sayang Warga (ASW) Posyandu. Langkah ini …

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

POLDA SULBAR- Menjaga kebugaran dan kesehatan para personel juga menjadi prioritas utama demi menunjang kelancaran Operasi Patuh Marano 2026 yang saat ini…

Sinergi Nyata, SMSI Kota Surabaya dan PWI Jatim Sukses Gelar OKK Angkatan ke-28 Diikuti Jurnalis se-Jawa Timur

Sinergi Nyata, SMSI Kota Surabaya dan PWI Jatim Sukses Gelar OKK Angkatan ke-28 Diikuti Jurnalis se-Jawa Timur

Kamis, 29 Okt 2026 11:20 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYA — Kolaborasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menghasilkan kerja nyata. Guna m…

Kelelahan dan Sakit di Tengah Jalan, Seorang Kakek Dibantu Polisi Pakai Mobil Patroli ke Tasiu

Kelelahan dan Sakit di Tengah Jalan, Seorang Kakek Dibantu Polisi Pakai Mobil Patroli ke Tasiu

Kamis, 29 Okt 2026 07:13 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR– Aksi humanis diperlihatkan oleh personel Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Mereka dengan sigap menolong seorang kakek lanjut usia (lansia) yang t…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya: BRI Perkuat Kompetensi dan Solidaritas Ujung Tombak Inklusi Keuangan

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya: BRI Perkuat Kompetensi dan Solidaritas Ujung Tombak Inklusi Keuangan

Rabu, 28 Okt 2026 22:32 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 22:32 WIB

SURABAYA — Di balik upaya memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ada peran tenaga pemasar yang berhadapan …