Bukan Cuma Reog! Ini 10 Destinasi Wisata Alam Ponorogo yang Punya Panorama Bikin Candu

Reporter : Redaksi
Telaga Ngebel Ponorogo

PONOROGO- Kabupaten Ponorogo selama ini memang sangat lekat dengan kesenian tradisional Reog. Julukan "Kota Reog" pun sudah mendarat lama untuk wilayah di Jawa Timur ini. Namun, jika dieksplorasi lebih mendalam, Ponorogo menyimpan kekayaan alam luar biasa yang berpotensi menjadi tujuan liburan favorit Anda selanjutnya.

Bagi Anda yang ingin menepi sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan, bentang alam Ponorogo yang masih asri sangat pas untuk menyegarkan pikiran. Mulai dari telaga yang tenang, air terjun tersembunyi, gua prasejarah, hingga puncak perbukitan dengan spot foto kekinian siap memanjakan mata.

Baca juga: Ratusan Off-Roader Ramaikan Grebeg Suro Adventure VII, Tawarkan Sensasi Berkemah di Hutan

Berikut adalah 10 rekomendasi objek wisata di Ponorogo yang wajib masuk ke dalam daftar rencana perjalanan Anda:

1. Telaga Ngebel

Lokasi: Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Daya Tarik: Jika Kabupaten Magetan bangga dengan Telaga Sarangan, maka Ponorogo punya Telaga Ngebel sebagai primadona. Suasananya sangat sejuk dan kini semakin dilengkapi berbagai fasilitas modern. Anda bisa menyewa speed boat, perahu wisata, berkuda mengelilingi tepian telaga, atau berburu kuliner lokal. Salah satu camilan wajib yang sangat pas dinikmati di tengah udara dingin Ngebel adalah hidangan nangka goreng hangat.

2. Watu Semaur

Lokasi: Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Daya Tarik: Sesuai namanya, kata semaur dalam bahasa Jawa memiliki arti "menjawab". Keunikan destinasi ini terletak pada tebing batu raksasa yang bisa menghasilkan gema atau memantulkan suara saat Anda berteriak di depannya. Berlatar pemandangan sawah terasering dan pegunungan hijau, tempat ini menawarkan panorama layaknya sebuah lukisan alam. Jalur menuju ke sini cukup menantang, sehingga pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima.

3. Air Terjun Jurang Gandul

Lokasi: Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Daya Tarik: Berdekatan dengan area Watu Semaur, air terjun ini sangat cocok bagi para pencinta petualangan ekstrem. Medan trekking dari pos jaga menuju titik air terjun membutuhkan fisik yang bugar karena jalurnya yang curam. Disarankan datang saat cuaca cerah, sebab saat musim hujan trek tanah akan berubah menjadi licin, berlumpur, dan sering kali tertutup kabut tebal.

4. Pemandian Air Panas Tirta Husada

Lokasi: Jl. Raya Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo.

Daya Tarik: Berjarak hanya sekitar 4 kilometer dari kawasan Telaga Ngebel, pemandian alami ini merupakan tempat terbaik untuk relaksasi otot setelah lelah berpetualang. Air di pemandian Tirta Husada memiliki suhu hangat berkisar antara 32 hingga 35 derajat Celsius. Menariknya, kandungan belerang alami di tempat ini dipercaya oleh masyarakat sekitar dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

5. Gua Lowo Sampung

Lokasi: Desa Boworejo, Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Baca juga: Kirab Pusaka, Jamasan, Buceng Purak di Grebeg Suro Tetap Pikat Hati Masyarakat

Daya Tarik: Destinasi ini memadukan petualangan alam dengan nilai sejarah purbakala. Gua Lowo diperkirakan menjadi tempat tinggal manusia purba pada zaman Mesolitikum hingga Neolitikum. Untuk mencapainya, Anda harus melakukan trekking jalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 1 km menembus kawasan hutan jati yang rimbun dan teduh.

6. Puncak Liman – Gunung Wilis

Lokasi: Perbatasan beberapa kabupaten (akses via Desa Besuki, Kec. Jugo).

Daya Tarik: Gunung Wilis membentang di beberapa wilayah kabupaten di Jawa Timur, termasuk Ponorogo. Bagi para pendaki, Puncak Liman merupakan titik tertinggi dari jajaran pegunungan ini dengan ketinggian mencapai 2.563 mdpl. Jalur pendakiannya relatif bersahabat bagi pendaki pemula dengan estimasi waktu tempuh rata-rata sekitar 8 jam perjalanan kaki.

7. Air Terjun Kokok

Lokasi: Dusun Senarang, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Ponorogo.

Daya Tarik: Air terjun setinggi 30 meter ini bersumber langsung dari aliran Sungai Kokok. Uniknya, air mengalir deras menuruni tebing batu dalam tiga tingkatan atau tiga jalur aliran yang eksotis. Dari area parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 700 meter melewati jalur perbukitan yang cukup terjal. Di bagian dasar air terjun, terdapat batuan besar yang nyaman untuk tempat bersantai sembari bermain air.

8. Air Terjun Coban Lawe

Baca juga: Pukau Ribuan Penonton, Reog Purbaya Harumkan Nama Surabaya di Panggung Nasional

Lokasi: Kawasan Pegunungan, Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Ponorogo.

Data Tarik: Berada tersembunyi di dalam kawasan hutan lindung di lereng Gunung Wilis, Coban Lawe menawarkan pemandangan yang sangat asri dan alami. Karena lokasinya searah dengan rute menuju Telaga Ngebel, Anda bisa mengunjungi kedua tempat ini sekaligus dalam satu hari perjalanan. Debit airnya yang deras dikelilingi vegetasi hijau subur dijamin membuat betah berlama-lama.

9. Air Terjun Sunggah

Lokasi: Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Daya Tarik: Dengan ketinggian mencapai kurang lebih 60 meter, Air Terjun Sunggah menyajikan pemandangan yang megah, terutama saat debit air berada di puncaknya pada musim penghujan. Pengelolaan tempat ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Fasilitas penunjang di lokasi pun sudah cukup memadai, mulai dari gazebo untuk istirahat, toilet bersih, hingga area parkir kendaraan.

10. Mloko Sewu

Lokasi: Dusun Pumpon, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo.

Daya Tarik: Jika Anda mencari tempat wisata modern dengan pemandangan dari ketinggian (gardu pandang), Mloko Sewu adalah pilihan yang tepat. Dari tempat ini, Anda bisa melihat lanskap alam Ponorogo yang indah. Destinasi ini dilengkapi banyak spot foto Instagramable populer seperti miniatur balon udara, ayunan gantung, dan replika sangkar burung besar. Fasilitas tambahannya pun sangat lengkap, meliputi camping ground, wahana bermain anak, area outbound, hingga restoran dan kafe kekinian. (*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru