TEXAS- Setelah tumbangnya Jepang di tangan Brasil, wajah sepak bola Asia di panggung Piala Dunia 2026 kini sepenuhnya berada di pundak Australia. Tim nasional berjuluk Socceroos tersebut bersiap melakoni laga hidup-mati kontra Mesir dalam perebutan tiket babak 16 besar.
Berdasarkan jadwal fase gugur, bentrok sengit antara Australia vs Mesir ini akan digelar di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu, 3 Juli 2026, dengan jam tayang pukul 01.00 WIB dini hari.
Baca juga: Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Gilas Austria 3-0 untuk Segel Tiket 16 Besar
Piala Dunia edisi kali ini menghadirkan catatan unik bagi zona AFC. Walau kuota kontestan dari Asia telah diperluas menjadi sembilan negara, hanya Jepang dan Australia yang sanggup melangkah hingga fase sistem gugur. Kini, dengan tersisihnya Tim Samurai Biru, skuad asuhan Tony Popovic memikul beban berat sebagai satu-satunya tumpuan Asia untuk mengulangi kejayaan mereka menembus babak 16 besar seperti edisi 2006 dan 2022 silam.
Dari segi historis di fase gugur modern, Socceroos sejatinya jauh lebih diuntungkan berkat konsistensi mereka di lima edisi pamungkas. Sebaliknya, The Pharaohs (julukan Mesir) justru baru pertama kali merasakan ketatnya persaingan babak gugur format modern setelah selalu terhenti di penyisihan grup pada edisi 1990, 2018, dan 2022.
Meski demikian, Mesir yang kini menduduki peringkat 26 FIFA sedikit lebih diunggulkan ketimbang Australia yang berada di posisi 28. Sepanjang fase grup, produktivitas Mesir terbilang impresif dengan catatan expected goals (xG) menyentuh angka 3,76, jauh mengungguli Australia yang mencatatkan xG 1,99. Lini serang Mesir juga sangat agresif dengan melepaskan 48 tembakan (13 tepat sasaran), berbanding terbalik dengan Socceroos yang hanya mengemas 26 peluang (11 on target).
Kendati unggul secara statistik, armada Hossam Hassan haram memandang remeh taktik pragmatis Australia. Socceroos kerap membiarkan lawan mendominasi penguasaan bola (rata-rata hanya 33 persen), namun mereka sangat disiplin dengan skema low block dan serangan balik cepat memanfaatkan transisi cepat melalui Jordan Bos serta Jackson Irvine. Postur tinggi Harry Souttar juga kerap menjadi senjata rahasia saat situasi bola mati.
Di sisi lain, Mesir memiliki keunggulan yang tidak dipunyai Australia, yakni faktor pembeda dari pemain bintang sekelas Mohamed Salah dan Omar Marmoush yang mampu mengonversi peluang sekecil apa pun menjadi gol di sepertiga akhir lapangan.
Jika Mesir gagal membongkar pertahanan rapat Australia sejak paruh pertama, bukan tidak mungkin laga ini akan berlanjut hingga drama adu penalti, atau bahkan memunculkan kejutan di mana Australia yang melaju menantang Argentina atau Tanjung Verde di babak berikutnya.
Head-to-Head
Pertemuan Terakhir:
- 18/11/10: Mesir 3-0 Australia (Persahabatan)
5 Laga Terakhir Australia:
- 26/06/26: Paraguay 0-0 Australia (Piala Dunia 2026)
- 20/06/26: Amerika Serikat 2-0 Australia (Piala Dunia 2026)
- 14/06/26: Australia 2-0 Turki (Piala Dunia 2026)
- 07/06/26: Swiss 1-1 Australia (Persahabatan)
- 31/05/26: Meksiko 1-0 Australia (Persahabatan)
5 Laga Terakhir Mesir:
- 27/06/26: Mesir 1-1 Iran (Piala Dunia 2026)
- 22/06/26: Selandia Baru 1-3 Mesir (Piala Dunia 2026)
- 16/06/26: Belgia 1-1 Mesir (Piala Dunia 2026)
- 07/06/26: Brasil 2-1 Mesir (Persahabatan)
- 29/05/26: Mesir 1-0 Rusia (Persahabatan)
Perkiraan Susunan Pemain
Australia (3-4-2-1): Beach; Herrington, Souttar, Circati; Behich, O'Neill, Irvine, Bos; Metcalfe, Irankunda; Toure.
Pelatih: Tony Popovic.
Mesir (4-2-3-1): Shobeir; Hafez, Ibrahim, Rabia, Hany; Attia, Saber; Ashour, Salah, Zico; Marmoush.
Pelatih: Hossam Hassan.
Prediksi Skor Akhir: Australia 0-1 Mesir (*)
Editor : Redaksi