Surabaya - Polda Jawa Timur memberangkatkan kendaraan water treatment untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kendaraan tersebut mampu mengolah air sungai dan air laut menjadi air bersih siap minum.
Kendaraan water treatment diberangkatkan dari lingkungan Polda Jatim pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemberangkatan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolda Jatim.
Baca juga: Pengedar Sabu di Panceng Gresik Ditangkap, Modal Beli Narkoba dari Judol
Dalam misi kemanusiaan tersebut, dua personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim ditugaskan mengoperasikan kendaraan water treatment selama berada di lokasi bencana.
Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim AKP Supriyadi, S.Kom., mengatakan pengiriman personel dan kendaraan tersebut merupakan amanah untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Kami mendapat amanah untuk mengirimkan dua personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor bersama kendaraan water treatment dalam misi kemanusiaan ke NTT. Ini bukan sekadar tugas, tetapi bentuk kepedulian dan kehadiran Brimob untuk masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” kata Supriyadi, Rabu (19/8/2026).
Supriyadi menjelaskan kedua personel tersebut ditugaskan untuk mengoperasikan sekaligus memastikan kendaraan water treatment dapat berfungsi secara optimal. Sarana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana.
Baca juga: Catut Nama Artis dan Selebgram, Penipuan Arisan Bodong Diusut Polda Jatim
“Kita selalu meminta kepada seluruh anggota agar melaksanakan tugas dengan ikhlas, menjaga nama baik kesatuan, dan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Di mana pun masyarakat membutuhkan, di situ Brimob harus hadir,” ujarnya.
Kendaraan water treatment tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan air bersih bagi warga selama masa tanggap bencana. Kendaraan itu mampu mengolah air dari sumber yang tersedia, termasuk air sungai dan air laut, menjadi air bersih siap minum.
“Kendaraan tersebut mampu menghasilkan sekitar 2.000 hingga 5.000 liter air bersih per jam, atau belasan ribu liter per hari, tergantung kondisi unit dan sumber air,” jelasnya.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Emas Senilai Rp3,7 Miliar
Pengiriman bantuan ini sekaligus menunjukkan peran personel Brimob yang tidak hanya menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga terlibat dalam misi kemanusiaan, khususnya ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana.
“Kehadiran personel Brimob bersama sarana pendukung juga menjadi bagian dari respons Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana,” tuturnya.
Dengan diberangkatkannya kendaraan water treatment bersama dua personel Brimob, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT, khususnya warga yang terdampak gempa dan membutuhkan air bersih selama proses penanganan bencana.
Editor : Redaksi