Aksi 5 Bandit Residivis Ganjal ATM, Dicokok Subdit Jatanras Polda Jatim

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kasubdit 3 Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kasubdit 3 Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur

i

SURABAYA — Para pelaku pengganjal kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) di daerah rest area harus menyesali perbuatannya. Pasalnya, aksi mereka berhenti karena dihentikan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur bersama Tim Resmob Bareskrim Polri. Lima orang tersangka diamankan dalam operasi yang digelar di lima wilayah berbeda.
 
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kasubdit 3 Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur dan AKP Fauzi saat menyebutkan, bahwa kasus ini merupakan jaringan lintas provinsi. "Ada lima orang yang kita amankan dan masing-masing ditangkap dilokasi yang berbeda," terang Julestnya Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurut Kasubdit 3 Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur bahwa, kelima pelaku tersebut beraksi secara berpindah-pindah, dominan di area rest area jalan tol, mulai dari Banyuwangi hingga Merak, dengan konsentrasi terbanyak di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
Modus operandi pelaku sendiri lanjut perwira dengan dua melati di pundak ini mengganjal lubang kartu ATM sehingga korban gagal bertransaksi. Saat korban bingung, pelaku mendekat berpura-pura membantu, lalu meminta nomor PIN dengan alasan mencoba kembali. Setelah korban menyebutkan, pelaku menukar kartu ATM korban dengan kartu miliknya sendiri yang serupa.
 
"Pelaku tidak hanya menyasar mesin ATM berdiri mandiri, melainkan lokasi terbuka seperti Pujasera, Indomaret, maupun Alfamart agar lebih sulit dilacak," papar Jumhur.
 
Madih kata Jumhur kelima tersangka yang diamankan adalah DD, warga Cilegon, MW, warga Lampung, AS, warga Bandung, ADS, warga Jatinangor dan YA, warga Lampung
 
Dan seluruh pelaku berusia di atas 40 tahun dan mereka diketahui merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan. Mereka saling mengenal saat di dalam penjara.
 
"Setiap selesai beraksi, mereka tidak menginap di hotel agar tidak terlacak, melainkan langsung pulang ke daerah masing-masing. Hanya berkumpul kembali jika hendak melakukan aksi berikutnya di titik pertemuan yang disepakati,"papar Jumhur.
 
Penangkapan tersebar di wilayah Tangerang, Cikampek, Nagreg, Garut, hingga Ciamis. Penyelidikan berlangsung sekitar satu bulan sejak laporan kejadian di TKP Singosari, Malang, pada 16 September 2026. Identifikasi dilakukan melalui rekaman CCTV dan koordinasi antar-Polda.
 
Sementara itu, Kanit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Fauzi, menambahkan tim memetakan pola pergerakan dari rekaman kamera pengawasan, lalu mengerucut pada kelompok yang berasal dari Lampung. Penangkapan pertama terhadap DD justru dilakukan saat tersangka hendak kembali beraksi di wilayah Jawa Timur.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan petugas menyita sejumlah kartu ATM, alat bantu pengganjal mesin berupa tusuk gigi, buku catatan, ponsel, modem, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta kendaraan yang dipakai berpindah tempat.

Aksi pelaku ini sungguh cepat, mereka berpura pura membantu korban saat transaksi di ATM, kemudian kartu milik korban diganti dan pada saat itulah mereka langsung memindahkan uang milik korban ke sejumlah rekening tampungan milik pelaku. " Mereka dalam satu aksi pernah memindahkan uang milik korban hingga 100 juta, tapi jika digabungkan selama aksi mencapai miliaran rupiah,"paparnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak menyerahkan nomor PIN kepada siapa pun, sekalipun orang tersebut terlihat membantu. Proses hukum terhadap kelima tersangka kini berjalan sesuai Undang-Undang yang berlaku. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

SURABAYA- Kota Surabaya kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih Penghargaan Pembangunan…

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pengelolaan sampah ilegal di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kamis (1/10/2026).…

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

JAKARTA – Presiden telah resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Mengawali m…

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jenderal Polisi Listyo dan Komjen Polisi Dedi

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jenderal Polisi Listyo dan Komjen Polisi Dedi

Kamis, 01 Okt 2026 20:16 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 20:16 WIB

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bintang…

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kamis, 01 Okt 2026 20:13 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 20:13 WIB

JAKARTA- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik,…

Reses Didik Beldex di Tembok Lor, Warga Keluhkan PIP, Desil hingga Kuliah Gratis

Reses Didik Beldex di Tembok Lor, Warga Keluhkan PIP, Desil hingga Kuliah Gratis

Kamis, 01 Okt 2026 19:35 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:35 WIB

SURABAYA – Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, menyerap sejumlah aspirasi krusial warga R…