Vaksin Merah Putih Unair Surabaya Masuk Tahap Uji Klinis Bulan Juli

bacasaja.id
Rektor Univeritas Airlangga (Unair) Kota Surabaya, Prof. Moh. Nasih bersama Wakil Rektor Bidang Internasional, Digitalisasi dan Informasi (Warek IDI Unair) dr Muhammad Miftahussurrus.

BACASAJA.ID - Penelitian Vaksin Merah Putih Universitas Airlangga (Unair) Kota Surabaya, bakal masuk pada tahap pra klinis bulan Juli mendatang.

Rektor Univeritas Airlangga (Unair) Kota Surabaya, Prof. Moh. Nasih mengatakan, jika tim peneliti sudah masuk pada primata atau hewan besar.

Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Apresiasi BEM FEB Unair Kawal APBD 2025 Bidang Pendidikan

"Kita sudah masuk makaka hewan besar. Sebab, mencit sudah selesai. Dari mencit kita sudah selesai tahap pra klinis. Hasilnya alhamdulillah. Sekarang dalam proses itu," kata Prof. Nasih, Rabu 9 Juni 2021.

Tapi, Prof. Nasih juga mengakatan, bila sempat terkendala dengan ketersediaan BSL 3 dan belum bisa bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), karena belum ada ketersediaan kandang.

"Tapi kawan-kawan biotis juga membantu untuk kita agar bisa menggunakan kandang yang terisolasi benar. Mudah-mudahan pada Agustus kita uji klinis," terangnya.

Baca juga: Terbitkan SE Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan COVID-19, Eri Cahyadi : Nggak Usah Panik!

Nantinya, sebanyak 15 ekor makaka akan disuntikan Vaksin Merah Putih secara bertahap pada pra klinik ditahap 2.

"Penelitian masih kehati-hatian tentang itu," katanya.

Baca juga: Siaga COVID-19, Dinkes Kota Surabaya Pastikan Belum Ada Kasus Terkonfirmasi

Tim peneliti Vaksin Merah Putih mentargetkan ada sekitar 30 ekor makaka yang akan mengikuti tahapan itu.

"Pada sisi lain kita ingin semua ini update. Kami ingin mengembang biakan virus-virus terkini dan ini bukan hal yang mudah. Kita sudah minta ke Balai Litbangkes dan ini perlu waktu. Kita tidak menyangka ada varian baru lalu dikembangbiakan dan disuntikan," tandas Prof. Nasih. (byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru