Tiga Pilar Salurkan 25 Ton Beras Sumbangan Budha Zhu Tjie

bacasaja.id
Pelepasan bantuan ditandai pengibaran bendera oleh tiga pilar dan perwakilan Bhuda Zhu Tjie.

BACASAJA.ID - Tiga Pilar Kabupaten Tulungagung menyalurkan puluhan ton beras bantuan. Beras ini bakal diberikan pada masyarakat yang terdampak dengan pandemi covid-19, Jum’at (23/7/21) pagi.

Beras ini merupakan bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi. Beras bantuan ini didistribusikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP.

Baca juga: Ancam Berikan Bendera Hitam hingga Copot Kadis, Wali Kota Eri Minta Data Bansos Ditentukan Lewat Musyawarah RT

Untuk mempermudah pendistribusian beras bantuan, mereka menggunakan sepeda motor untuk menjangkau wilayah terpencil.

Pendistribusian beras bantuan ditandai dengan pelepasan petugas oleh Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Kapolres Tulungagung dan perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi di depan Makodim 0807/Tulungagung.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Inf. Mulyo Junaidi menjelaskan bantuan sosial ini dikhususkan bagi masyarakat yang terdampak dan melakukan isoman (isolasi mandiri).

“Bantuanya berupa beras 5 kilo dan obat-obatan,” terang Dandim.

Untuk jumlah bantuan yang disalurkan ada 5 ribu paket beras 5 kilo atau 25 ton beras dan masker.

Baca juga: Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Sementara itu perwakilan Budha Tzu Chi, Valentino menjelaskan bantuan ini diberikan dia seluruh Kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Bantuan ini sebagai bentuk dukungan yayasan pada pemerintah di masa pandemi covid-19.

“Nanti stok kami kalau masih ada akan kita dorong kabupaten yang masih membutuhkan,” terang Valentino.

Pria dengan rambut terkucir itu menjelaskan Yayasan Budha Tzu Chi merupakan yayasan yang concern terhadap kegiatan kemanusiaan.

Baca juga: Dinsos PPPA Kota Probolinggo Gelar Lomba Cerdas Cermat untuk Anak KPM Bansos

Disinggung total bantuan yang disalurkan di masa pandemi? Valentino jelaskan tiap kabupaten/kota di Jawa Timur mendapat alokasi 25-30 ton beras.

“Sudah semua, kecuali Blitar, Trenggalek, tinggal sedikit yang belum,” pungkasnya.

Dirinya berharap bantuan yang diberikan bisa berguna bagi masyarakat yang kesulitan di masa pandemi ini. (t.ag/JP/rg4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru