BACASAJA.ID - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendatangi rumah milik Sulastri (54), warga Jalan Margorejo Masjid, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Wonocolo, yang ambruk diterpa angin kencang. Laporan tersebut didapatkannya pada Selasa (22/3/2022) pagi.
Setelah dilakukan pengecekan langsung, diketahui bahwa penghuni rumah sebanyak empat orang dalam kondisi selamat. Rumah tersebut ambruk ditengarai karena tidak kuat menahan terpaan angin dengan kondisi atap rumah yang lapuk.
Baca juga: Wawali Armuji Sidak Dugaan Penipuan WO Kamuya, Korban Rugi Puluhan Juta
“Ini bahaya. Sementara anggota keluarga di evakuasi dahulu, sambil kita usulkan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni,” kata Armuji, dikutip Rabu (23/3/2022).
Cak Ji, sapaan akrab Armuji, menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah sigap dengan mengirimkan terpal, bantuan sembako, dan permakanan untuk Sulastri serta keluarganya dalam tujuh hari ke depan.
Baca juga: Bertambah Lagi, Warga Wonokromo Tak Bisa Urus Sertifikat Akibat Klaim Eigendom oleh PT Pertamina
“Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tadi sudah dikirimkan bantuan untuk sementara. Saya juga meminta agar lurah dan camat sigap terhadap potensi rumah tidak layak huni yang rawan ambruk, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengimbau agar setiap lurah dan camat memiliki peta risiko rumah rawan ambruk, sehingga bisa melakukan langkah pencegahan dan tindakan cepat.
Baca juga: Kasus Tanah Eigendom Bertambah, Warga Gunung Sari Tak Bisa Urus SHM dan SHGB Sejak 10 Tahun Lalu
Sementara itu, Sulastri yang juga sebagai Bunda PAUD mengungkapkan, saat ini suaminya, Slamet Wibowo (58), yang menderita stroke sejak tahun 2017 harus diamankan ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari rumahnya.
“Ini kami bersihkan, antisipasi kalau nanti ada yang roboh lagi, sementara bapak di rumah orang tua dan anak-anak tidur di luar,” ungkap Sulastri. (*/RG4)
Editor : Redaksi