SURABAYA – Dalam Seminar Nasional FISIP UNAIR yang diadakan oleh Departemen Ilmu Politik FISIP UNAIR, dengan tema sesi “Tata Kelola dan Integritas Pemilu”, Profesor Ramlan dan Profesor Ikrar menjadi pembicara utama yang membahas Tata Kelola dan Integritas Pemilu.
Seminar yang digelar Kamis (23/11/2023) ini dimoderatori oleh Kris Nugroho dan diselenggarakan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai aspek kunci dalam proses pemilihan umum.
Materi pertama yang dipandu oleh Profesor Ramlan menyajikan beragam isu krusial terkait tata kelola pemilu. Salah satu poin penting yang disorot adalah konsekuensi sistem pemilu di Indonesia terhadap parpol dan efektivitas kepemimpinan. Diskusi juga mencakup aspek tata kelola pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemahaman perilaku pemilih, serta integrasi konsep pemasaran politik dalam proses pemilihan.
Profesor Ramlan menyampaikan, "Integritas pemilu harus mengacu pada pemilu yang demokratis, yang mengutamakan prinsip kejujuran, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas."
Tiga poin utama dalam diskusi mencakup analisis tentang kepastian hukum dalam prosedur pemilihan, prinsip kesetaraan politik, dan pentingnya demokrasi perwakilan dalam menyiapkan kader-kader parpol.
Pada materi kedua yang dipimpin oleh Profesor Ikrar, penekanan diberikan pada revitalisasi demokrasi dan perdebatan seputar politik dinasti. Diskusi menggambarkan penurunan Indeks Demokrasi Indonesia dalam era pemerintahan Presiden Joko Widodo, serta memaparkan kontroversi seputar politik dinasti yang dianggap mengancam demokrasi.
Profesor Ikrar menyatakan, "Kita menghadapi dilema: apakah kita akan mengembalikan demokrasi pada esensinya atau terjerumus dalam politik dinasti yang melanggengkan kekuasaan dalam satu keluarga?"
Diskusi juga menyoroti adanya penurunan Indeks Demokrasi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dan menekankan pentingnya etika politik dalam menjaga demokrasi yang substansial.
Pada sesi tanya jawab, Profesor Ikrar menegaskan pentingnya tata krama dalam berpolitik serta perlunya pengawasan terhadap dinasti politik yang dapat mengganggu proses demokrasi.
Forum diskusi ini memberikan wawasan yang dalam tentang tantangan yang dihadapi dalam pemilu dan menyoroti pentingnya menjaga integritas, kesetaraan, dan etika dalam proses politik. (*)
Editor : Redaksi