Janda Berjilbab Ini Jadi Pengedar Ekstasi Jaringan Lapas

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Arizanty diapit dua petugas kepolisian.
Tersangka Arizanty diapit dua petugas kepolisian.

i

BACASAJA.ID - Janda 37 tahun yang sudah beranak dua, Arizanty, ditangkap polisi lantaran terlibat dalam peredaran pil ekstasi sebagai pengedar, Kamis (14/1/2021). Dari tangan Arizanty, polisi menyita barang bukti 10 butir pil ekstasi di rumahnya di Jalan Kendangsari.

Kanitidik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya AKP Suhartono mengungkapkan, nama Arizanty ini mengapung dari keterangan pembelinya yang tertangkap lebih dulu.

Ketika diperiksa polisi, tersangka Arizanty mengaku baru satu bulan berprofesi sebagai pengedar ekstasi. Tapi, keterangan itu diragukan polisi. Soalnya, dari keterangan pembelinya, mereka telah bertransaksi empat kali.

Selidik demi selidik, tersangka Arizanty ini diduga menjadi bagian dari pengedar jaringan narapidana (napi) yang kini mendekam di sebuah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Namun, dia belum bisa mempublikasikannya. Sebab, jajarannya masih mendalaminya.

“Tersangka mendapat kiriman secara ranjau. Biasanya di Jalan Demak," papar Suhartono.

Kepada polisi, Arizanty berprofesi sebagai pengedar ekstasi lantaran terdesak kebutuhan hidup. Sehari-hari, tersangka bekerja sebagai buruh serabutan. Mengedarkan ekstasi adalah sebaga pendapatan tambahan. Sebelumnya, mantan suami tersangka adalah seorang pemakai. Dari situ, dia mengenal jaringan pengedar di lapas.

Suhartono mengungkapkan, penyidik tengah mendalami jejak tersangka sebagai pengedar. Arizanty disinyalir mendapat puluhan hingga ratusan pil ekstasi di setiap pengiriman. “Dugaannya seperti itu. Butuh waktu karena tersangka belum mau banyak mengaku saat diperiksa,” tuturnya. (jem/rga)

Tag :

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…