Bersama Jerome Polin, Rian Fahradi, dan Elsa Japasal, Wali Kota Eri Ajak 8 ribu Gen Z di Surabaya Berani Wujudkan Mimpi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri Cahyadi ketika menghadiri kegiatan “Gen Z Suroboyo Beraksi dan Menginspirasi” di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
Wali Kota Eri Cahyadi ketika menghadiri kegiatan “Gen Z Suroboyo Beraksi dan Menginspirasi” di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

i

SURABAYA -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak 8 ribu anak muda di Kota Pahlawan berani untuk meraih mimpi-mimpinya. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Eri Cahyadi ketika menghadiri kegiatan “Gen Z Suroboyo Beraksi dan Menginspirasi” di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Lidah Wetan, Sabtu (8/6/2024).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa atau Gen Z, harus berani memiliki mimpi dan diwujudkan. “Jangan hanya bertanya mencari pekerjaan apa kemudian meminta kepada pemerintah, itu bukan Gen Z. Jadi kalau ingin menjadi orang yang berhasil, bermimpilah kamu, raih lah mimpi itu dengan usaha, bukan hanya diam saja, setelah gagal lalu hanya menunggu,” kata Wali Kota Eri.

Dalam kegiatan ini, juga hadir Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa Arie Rukmantara ini, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Rini Indriyani. Tak hanya itu, juga ada tiga bintang tamu yang dihadirkan sebagai narasumber, yakni presiden Gen Z Rian Fahradi, Elsa Japasal, dan konten kreator Jerome Polin.

Menurut Wali Kota Eri, sosok Jerome, Rian, Elsa patut dicontoh dan dijadikan semangat bagi Gen Z di Kota Surabaya untuk bangkit dan berani mewujudkan mimpi-mimpinya. Karena menurutnya, mewujudkan cita-cita tidak hanya datang dari diri sendiri, akan tetapi juga harus ada tempat yang mewadahi kreativitas atau bakat dari anak-anak muda ini.

Karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki beberapa hal yang dapat dijadikan tempat untuk mewujudkan mimpi anak-anak muda. Seperti pelatihan-pelatihan untuk mengasah softskill, Job Fair, hingga musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) pemuda di tingkat kelurahan.

“Maka di dalam setiap muskel (musyawarah kelurahan) itu (pemuda) diajak untuk (mewujudkan) apa yang kamu inginkan. Tidak menunggu lagi ingin bekerja di pemerintahan apa, tidak seperti itu. Tapi bagaimana pemerintah hadir memberikan apa yang mereka mau, sehingga menjadi jembatan untuk meraih keberhasilan mereka,” tuturnya.

Ia berharap, dengan adanya program-program yang dimiliki Pemkot Surabaya saat ini, Gen Z sebagai generasi penerus di tahun 2045 bisa memiliki mental dan semangat yang lebih baik lagi.

“Saya harap tidak akan ada lagi Gen Z stroberi di Surabaya, dengan maka akan semakin hilang, atau bahkan tidak ada lagi Gen Z stroberi di Surabaya,” harapnya.

Di samping itu, Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa Arie Rukmantara mengatakan, agar Gen Z di Surabaya menjadi generasi penerus bangsa yang handal, maka harus ada pola asuh yang baik dari orang tua. Menurutnya pola asuh terhadap anak sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya di kemudian hari.

Maka dari itu, Arie mengingatkan, orang tua harus tahu bagaimana melindungi anak-anak di dalam sebuah rumah tangga.

“Karena parenting itu bukan nature born skil (bakat sejak lahir), akan tetapi ilmu yang harus dipelajari oleh orang tua. Artinya harus dipelajari, nah seperti ini sudah ada di Kota Surabaya, seperti Puspaga, Sinau Bareng, dan lain sebagainya,” kata Arie.

Di kesempatan ini, Arie juga menyampaikan pesan penting bagi seluruh Gen Z di Kota Surabaya untuk menyongsong Indonesia Maju di 2045. Tiga pesan itu diantaranya adalah, jangan gagap, jangan gugup, dan tertinggal.

“Indonesia siap-siap menjadi negara maju, karena (Gen Z) siap-siap menjadi pemimpin negara maju. Artinya yang dipimpin bukan hanya Indonesia, akan tetapi yang dipimpin adalah dunia. Sebagai negara terbesar ke-4 di dunia secara ekonomi, jangan ragu untuk memimpin dunia,” pesannya.

Yang kedua, jangan sampai kesejahteraan bangsa Indonesia turun di tahun 2045. Maka dari itu, ia berharap Gen Z di Kota Surabaya harus mengantisipasi hal tersebut. Yang ketiga, ia berharap, para Gen Z bisa mempertahankan posisi Indonesia sebagai negara terbesar ke-4 di dunia secara ekonomi.

“Jadi negara terbesar di dunia secara ekonomi yang tidak mencintai perang, menyukai sesama (manusia), dan mencintai sesama, serta toleransi. Karena toleransi dan keberagaman adalah modal dari indonesia,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

SURABAYA - DitSiber Polda Jatim membongkar sindikat penipuan berkedok investasi yang memanfaatkan media sosial, aplikasi komunikasi, serta platform perdagangan…

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Korps Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, jajaran Bid Propam Polda Sulbar menggelar aksi kepedulian…

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Awal Dua Pria Diciduk di Sendana, Satuan Res Narkoba Polres Majene Kembangkan Kasus Hingga Temukan 24 Sachet Sabu MAJENE – Satuan Res Narkoba Polres Majene k…

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR - Saat lampu-lampu kota mulai menyala dan kegelapan menyelimuti perjalanan warga pulang ke rumah, kehadiran Polantas Polda Sulawesi Barat justru…

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

PB XIV mampir ke Kamis di Sriwedari dan berbaur dengan warga hingga berebut foto. Kegiatan ini memperkuat wisata seni budaya dan ekonomi kreatif Solo.…

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Pahlawan untuk menjual seragam sekolah, termasuk seragam batik. Kebijakan…