Jelang Debat Pilgub Jatim 2024, Risma-Gus Hans Dapat Dukungan Guru Madrasah Diniyah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Risma dan Gus Hans dapat dukungan guru Madin
Risma dan Gus Hans dapat dukungan guru Madin

i

SURABAYA – Menjelang debat Pilgub Jatim 2024 pada 18 Oktober, dukungan terhadap pasangan Cagub-Cawagub Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini dan KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), terus mengalir dari berbagai kalangan.

Kali ini, Perkumpulan Guru Diniyah Nasional (PGDN) menyatakan dukungannya secara resmi dalam sebuah deklarasi yang digelar di Surabaya, Rabu (9/10/2024).

Acara yang dihadiri ratusan guru diniyah ini berlangsung penuh semangat. Mereka mengapresiasi kepemimpinan Risma yang dikenal peduli terhadap kesejahteraan masyarakat kecil serta fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan agama di madrasah diniyah.

Ketua PGDN Jawa Timur, Gus Samsul Khoiri, menyatakan bahwa pihaknya menilai pasangan Risma dan Gus Hans memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan, khususnya pendidikan agama.

“Yang pertama tentu terkait nasabnya, Bu Risma itu cicitnya pendiri NU. Kedua, rekam jejaknya jelas. Ketiga, Bu Risma pemimpin yang ikhlas dan bersih,” tegas Gus Samsul dilansir laman resmi PDIP, Kamis (10/10/2024).

Menurutnya, Risma telah membuktikan kepemimpinannya selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial. Sementara Gus Hans dikenal karena perannya di pondok pesantren besar di Jombang.

“Keduanya pasangan yang pas untuk memimpin Jawa Timur ke depan,” cetus Gus Samsul.

Hal senada disampaikan Sekretaris PGDN Jawa Timur, Ayopri, SHI. “Bu Risma adalah pemimpin yang peduli terhadap wong cilik dan tangguh dalam memperjuangkan pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan di madrasah diniyah,” ujar Ayopri.

Menurut dia, PGDN yang terdiri dari puluhan ribu guru diniyah tersebar di seluruh Jawa Timur dan berbagai wilayah Indonesia siap berjuang untuk memenangkan Risma dan Gus Hans di Pilgub Jatim 2024.

Risma, yang hadir sebagai tamu kehormatan, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa guru-guru diniyah memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa.

Risma berjanji untuk memperjuangkan hak-hak mereka, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan kapasitas.

“Guru diniyah adalah pilar penting dalam pendidikan karakter anak bangsa. Jika saya ditakdirkan memimpin Jawa Timur, saya akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan para guru diniyah,” tegas Risma.

Dia juga mengingatkan bahaya yang dihadapi bangsa jika anak-anak tidak mendapatkan pendidikan agama yang memadai.

Pengalamannya selama menjadi Wali Kota Surabaya dalam menangani anak-anak yang terlibat dalam masalah sosial seperti narkoba semakin memotivasinya untuk memperhatikan pendidikan agama.

“Saya sudah menginventarisasi berbagai masalah yang dihadapi madrasah, guru, dan para santri. Insya Allah, jika dipercaya memimpin, saya akan fokus pada peningkatan kesejahteraan, legalitas sekolah, insentif beasiswa, serta perbaikan infrastruktur,” jelas Risma.

Gus Hans menambahkan bahwa dukungan nyata dari pemerintah diperlukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi guru diniyah. “Butuh tindakan afirmatif. Pemerintah harus hadir untuk membantu mereka,” ujar Gus Hans.

Dengan dukungan kuat dari para guru madrasah diniyah, pasangan Risma-Gus Hans semakin percaya diri dalam mengusung berbagai program sosial dan pendidikan yang pro-rakyat.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk memohon agar Risma dan Gus Hans diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin yang melayani rakyat. (*)

Berita Terbaru

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYA, – Polemik arisan Meow yang menyeret nama MCL kembali memanas. Setelah sempat menjadi perhatian publik, delapan korban akhirnya menempuh jalur hukum d…

Lambaian Perpisahan dengan Irjen Pol Adi Deriyan, "Sampai Jumpa Sahabatku, Kita Saling Mendoakan"

Lambaian Perpisahan dengan Irjen Pol Adi Deriyan, "Sampai Jumpa Sahabatku, Kita Saling Mendoakan"

Sabtu, 10 Okt 2026 09:52 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 09:52 WIB

Polda Sulbar - Setelah seluruh rangkaian acara pelepasan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta selesai, Kapolda Sulbar yang baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, bersama…