Apa itu Tradisi Rasol di Bawean Gresik? Warga Ramai-ramai Mandikan Sapi Usai Bajak Sawah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tradisi Rasol, ritual turun-temurun di Bawean, Gresik
Tradisi Rasol, ritual turun-temurun di Bawean, Gresik

i

GRESIK - Warga Desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, memiliki tradisi unik yang dilakukan setiap selesai musim tanam. Mereka berkumpul di pantai untuk menggelar Tradisi Rasol, ritual turun-temurun yang diwarisi dari leluhur mereka.

Tradisi ini berupa memandikan sapi di laut setelah hewan ternak tersebut selesai digunakan untuk membajak sawah selama musim tanam. Sebelum acara puncak berlangsung, warga lebih dulu menggelar doa bersama di musholla masing-masing sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang telah mereka lalui.

Ketika hari pelaksanaan tiba, ratusan warga berbondong-bondong menuju pantai. Para pemilik sapi, terutama kaum laki-laki, ikut masuk ke laut untuk memandikan hewan ternaknya. Suasana semakin semarak karena banyak perantau asal Bawean yang kembali ke kampung halaman demi merasakan kembali atmosfer tradisi ini. Salah satunya adalah Hosa, seorang perantau dari Malaysia.

“Saya sudah lama tidak pulang ke Boyan (sebutan untuk Bawean bagi perantau). Tradisi ini sangat meriah dan harus tetap dijaga,” ujarnya.

Kepala Desa Bululanjang, Umar, menegaskan bahwa Tradisi Rasol adalah bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, pemerintah desa telah menetapkannya sebagai agenda tahunan yang terus dilestarikan.

“Tradisi ini bukan hanya sekadar memandikan sapi, tetapi juga menjadi ajang berkumpul dan mempererat kebersamaan warga. Setelah bekerja keras di sawah, mereka menikmati waktu bersama di pantai, berbagi makanan, dan bercengkrama dengan sanak saudara,” kata Umar, Selasa (11/2/2025).

Tak hanya bagi orang dewasa, Rasol juga menjadi momen spesial bagi anak-anak yang bisa bermain di laut, berenang, dan bercanda bersama teman-temannya.

Lebih dari sekadar hiburan, Tradisi Rasol juga memiliki nilai religius yang mendalam. Selain sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan, doa bersama juga menjadi sarana memohon keselamatan dan hasil panen yang melimpah di musim berikutnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat Sangkapura, Umar Junid, serta jajaran Muspika dan kepala desa dari wilayah sekitar. Keberadaan mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Bawean. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …